Pada kesempatan tersebut, Wamen juga mencontohkan keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Jambi yang telah terintegrasi dengan sistem berbasis digital dan menyediakan 131 jenis layanan. Layanan tersebut tidak hanya dari instansi daerah, tetapi juga melibatkan lembaga hingga kementerian di tingkat pusat.
“Saya telah berkunjung ke sana, dan melihat bagaimana MPP Kota Jambi mampu menyatukan pelayanan Pemerintah, BUMN, BUMD, dan swasta dalam satu tempat terpadu yang terintegrasi dan nyaman. Kehadiran MPP ini mempercepat proses layanan, meningkatkan kolaborasi, sekaligus memperkuat daya saing yang mencerminkan wajah nyata birokrasi di hadapan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran MPP Kota Jambi patut dicontoh, mengingat hingga kini persentase keberadaan MPP di seluruh Indonesia baru mencapai sekitar 58 persen,” ujar Wamen.
Wamen berharap, seluruh jajaran Pemerintahan di Provinsi Jambi agar terus melakukan langkah-langkah nyata dalam meningkatkan kualitas Pelayanan Publik.
“Dikesempatan ini, saya titipkan harapan. Pertama, agar menggunakan hasil indeks kinerja sebagai alat navigasi dalam pembenahan layanan publik; Kedua, menorong integrasi lintas Dinas dan Lembaga; Ketiga, memperkuat kanal partisipasi publik; Keempat, pengembangan inovasi layanan mengacu pada lokal Daerah, dan; Terakhir, budayakan pelayanan prima yang harus menjadi etos seorang ASN,” tutup Wakil Menteri PANRB Komjen. Pol. (Purn) Purwadi Arianto.
Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris dalam sambutannya menegaskan, audiensi bersama Wamen ini merupakan momentum penting dalam memperkuat sistem pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Persoalan pelayanan publik ini merupakan tugas kita sebagai Aparatur Negara untuk menyiapkan layanan yang berorientasi kepada kepuasan masyarakat melalui SDM yang unggul,” tegasnya.
Dia juga menyebut, bahwa indeks kepuasan masyarakat saat ini di Jambi terus meningkat dan membaik.
“Ketika kita melayani dengan baik, maka kepuasan juga akan dirasakan oleh publik tentunya,” singkat Gubernur Al Haris.







