Bank Jambi Sengeti Alami Masalah, ASN Merasa Dirugikan Uang Puluhan Juta Hilang

Puluhan ASN Muaro Jambi mengeluhkan saldo tabungan mereka berkurang di Bank Jambi Cabang Sengeti. Bank pastikan dana akan dikembalikan maksimal 10 hari kerja dan layanan gaji ASN tetap aman.

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mendatangi kantor Bank Jambi Cabang Sengeti pada Senin (23/2/2026) pagi.

Mereka meminta penjelasan terkait saldo tabungan yang tiba-tiba berkurang signifikan, meski tidak ada transaksi yang dilakukan.

Sejak pagi, ruang layanan bank dipenuhi nasabah yang mengalami keluhan serupa. Beberapa ASN melaporkan kehilangan dana hingga puluhan juta rupiah.

Baca juga:  Perbaikan Jembatan Sepungur Bungo Segera Dimulai, Ini Jadwalnya

“Saya kaget. Saldo sekitar Rp 50 juta, tiba-tiba berkurang lebih dari Rp 24 juta. Saya tidak pernah tarik tunai atau transfer,” ujar salah seorang ASN yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Nasabah lain menyebut kehilangan dana hingga Rp 9 juta dan tidak menerima notifikasi transaksi melalui SMS maupun mobile banking.

Selisih saldo baru diketahui saat pengecekan rutin atau hendak melakukan penarikan tunai.

Baca juga:  Lengkap! Berikut Hasil Seleksi JPT Pratama Muaro Jambi Tahun 2025

Kepala Cabang Bank Jambi Sengeti, Ferdini Lili Anur, membenarkan adanya gangguan yang mempengaruhi beberapa rekening nasabah. Ia menyebut pihak manajemen pusat tengah menangani persoalan tersebut.

“Penyebabnya masih dilacak, masih on progress. Hari ini layanan sudah mulai bisa diakses kembali. Pencairan bisa melalui tatap muka. Kami berusaha semaksimal mungkin,” jelas Ferdini.

Baca juga:  Keracunan Ratusan Warga, DPRD Muaro Jambi Minta Sanksi Tegas untuk Pengelola SPPG

Meski belum dapat merinci penyebab terjadinya selisih saldo, manajemen bank memastikan dana nasabah yang terpotong akan dikembalikan maksimal 10 hari kerja.

Ferdini menambahkan, layanan keuangan pemerintah, termasuk pembayaran gaji ASN, tetap berjalan normal.

“Nasabah yang mengeluhkan beragam, ada pegawai, ada juga wiraswasta. Tidak berpengaruh ke gaji para pegawai. Mudah-mudahan segera pulih,” tutup Ferdini.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait