JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Program Internet Rakyat resmi diluncurkan dan langsung menarik perhatian publik karena menawarkan layanan internet rumah berkecepatan hingga 100 Mbps dengan tarif hanya Rp100.000 per bulan.
Berbeda dari layanan internet konvensional, Internet Rakyat menggunakan teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) berbasis Open RAN di frekuensi 1.4 GHz, sehingga tidak membutuhkan jaringan kabel fiber optik.
Program ini dikembangkan melalui kolaborasi SURGE (PT Solusi Sinergi Digital) dengan perusahaan teknologi Jepang, OREX SAI.
Model layanannya memungkinkan pengguna menikmati internet unlimited hanya dengan memasang modem (CPE) yang menerima sinyal 5G dari BTS terdekat.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa modem tidak dikenakan biaya sewa, sehingga pelanggan cukup membayar biaya bulanan Rp100 ribu.
Saat ini, cakupan Internet Rakyat mulai meluas ke berbagai wilayah di Indonesia. Layanan disebut telah menjangkau lebih dari 12 daerah, termasuk sejumlah kawasan di Jawa, Maluku, dan Papua.
Meski demikian, pemerataan jaringan masih menjadi hambatan karena banyak wilayah belum masuk area jangkauan. Pemerintah dan penyedia layanan menargetkan perluasan signifikan mulai 2026.
Pemerintah menekankan bahwa Internet Rakyat dirancang untuk menekan biaya internet rumah sekaligus memperluas akses digital masyarakat.
Teknologi 5G FWA dinilai mampu menjangkau wilayah yang sulit dilalui kabel fiber, sehingga diharapkan mendorong transformasi digital, pendidikan, UMKM, hingga layanan publik.
Meski menawarkan harga yang sangat terjangkau, sejumlah kekhawatiran muncul terkait konsistensi kualitas jaringan, terutama saat jumlah pengguna meningkat.
Beberapa pengguna forum teknologi juga mempertanyakan kecepatan pada jam sibuk serta kesiapan infrastruktur di tahap awal ekspansi.
Calon pelanggan dapat mengecek ketersediaan layanan melalui portal resmi sebelum mendaftar.
Jika alamat masuk jangkauan, pemasangan bisa dilakukan tanpa biaya tambahan. Beberapa daerah bahkan dilaporkan mendapat promo gratis bulan pertama.
Dengan biaya jauh lebih rendah dibanding internet rumahan pada umumnya, Internet Rakyat menjadi salah satu layanan yang paling dinanti masyarakat.
Namun keberhasilan jangka panjangnya akan ditentukan oleh pemerataan jaringan dan pemeliharaan infrastruktur nasional.(*)







