Sukseskan Asta Cita Presiden, Pemkot Percepat Pendirian Koperasi Merah Putih di Seluruh Kelurahan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Proses Legislasi Badan Hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Tingkat Kota Jambi yang digelar Kementerian Hukum Provinsi Jambi, bertempat di Aula Bappeda kota Jambi, Rabu (18/6/2025).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari tindak lanjut dan dukungan terhadap target nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, yaitu membentuk 80.000 Koperasi Merah Putih (KMP) di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2025.

Baca juga:  Pemerintah Kota Jambi Gelar Festival Muharram, Diza Hazra: Saatnya Kita Berubah Lebih Baik

Dalam keterangannya, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menekankan pentingnya peran koperasi dalam menopang perekonomian nasional, khususnya dalam penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Keberadaan koperasi bukan sekedar menjadi wadah pengumpulan modal atau transaksi ekonomi semata, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, dan pemerataan kesejahteraan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Diza juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan retret bersama Presiden pada Februari lalu, Presiden RI secara langsung menyinggung pentingnya pengembangan program Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari Asta Cita pembangunan nasional.

Baca juga:  Wali Kota Jambi Maulana: Aktivitas PT SAS akan Dievaluasi Jika Langgar RTRW

“Program KMP ini menjadi bagian dari upaya strategis mewujudkan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dan pembangunan ekonomi dari bawah. Inilah fondasi yang akan mengantarkan kita menuju visi besar Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Diza juga mengungkapkan, bahwa pendirian Koperasi Merah Putih (KMP) sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Jambi, yakni Bank Harkat dan Kampung Bahagia. Kedua program ini bertujuan menciptakan ekosistem kelompok usaha yang kuat di tingkat komunitas, guna mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga:  Data Akhir Tahun: Aktivitas Perairan Jadi Penyebab Utama Operasi SAR di Jambi

Lebih dari itu, program tersebut juga diarahkan untuk mewujudkan lingkungan yang berkualitas melalui penguatan kelembagaan RT, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis nilai-nilai kegotongroyongan.

image_pdfimage_print

Pos terkait