Sinergi Pemerintah dan Adat: Ketua RT Resmi Jadi Pemangku Adat di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, Aswan Hidayat Usman, secara resmi mengukuhkan para Ketua RT se-Kota Jambi sebagai pemangku adat di wilayahnya masing-masing.

Pengukuhan ini berlangsung bersamaan dengan pelantikan Ketua RT periode 2025–2030, pada Rabu, 21 Mei 2025.

Momen sakral ini ditandai dengan pemasangan lacak, penutup kepala khas adat Melayu Jambi, kepada perwakilan Ketua RT.

Baca juga:  Ketua DPRD Kota Jambi Temukan Sampah Meluber di Olak Kemang, DLH Diminta Segera Bertindak

Pemasangan lacak dilakukan langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dan Wakil Wali Kota Jambi, sebagai simbol pengukuhan tanggung jawab adat dan sosial di tengah masyarakat.

“Ketua RT tidak hanya memegang amanah administratif, tetapi juga memikul tanggung jawab sebagai penjaga nilai-nilai adat dan budaya di lingkungannya,” ujar Aswan Hidayat Usman dalam sambutannya.

Baca juga:  Angka Kecelakaan Lebaran 2025 di Jambi Anjlok, Tilang Menurun Drastis

Ketua LAM Kota Jambi menekankan pentingnya peran Ketua RT sebagai pemimpin yang mampu menjaga kearifan lokal, serta menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga adat.

Wali Kota Maulana juga mendukung penuh pengukuhan ini dan menyatakan bahwa pelibatan adat dalam kepemimpinan RT menjadi kekuatan kultural yang penting dalam membangun Kota Jambi secara holistik.

Baca juga:  Jelang Lebaran, Baznas dan TP PKK Kota Jambi Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

“Melalui pelestarian adat, kita perkuat identitas dan karakter masyarakat Jambi. Ketua RT kini menjadi garda terdepan, baik secara administratif maupun kultural,” tegas Maulana.

Pengukuhan Ketua RT sebagai pemangku adat ini menjadi langkah penting dalam sinergi antara pemerintah dan lembaga adat, serta sebagai upaya pelestarian budaya di era modern.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait