Warga Berkerumun dan Parkir Sembarangan Hambat Damkar Jambi, Mustari Affandy Beri Peringatan Tegas

Kerumunan warga dan kendaraan parkir menghambat Damkar Jambi saat kebakaran ruko di Kasang. Damkartan mengingatkan warga menjaga akses pemadam.
Dengarkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kerumunan warga dan kendaraan yang parkir sembarangan menjadi kendala petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi saat menangani kebakaran toko manisan Berkah Jaya di Jalan Raden Pamuk, Kelurahan Kasang, Kecamatan Jambi Timur, Selasa 27 Oktober 2026.

Kondisi tersebut menyulitkan petugas ketika membentangkan selang pemadam menuju titik api.

“Padahal, akses yang lapang sangat penting agar armada dan personel dapat bergerak cepat saat menghadapi kebakaran,” tegas Mustari Affandy, Kepala Damkartan Kota Jambi.

Damkartan Kota Jambi mengingatkan masyarakat agar tidak berkerumun di sekitar lokasi kejadian dan tidak memarkir kendaraan yang menghalangi jalur operasional petugas.

Warga juga diminta memberi ruang bagi armada darurat untuk menjangkau titik kebakaran tanpa hambatan.

Dalam laporan penanganan kebakaran, Damkartan mencatat banyak warga menyaksikan kejadian dari sekitar lokasi.

“Pada saat bersamaan, kendaraan yang parkir sembarangan mempersempit ruang gerak petugas saat menggelar selang pemadam,” bebernya.

Baca juga:  Evakuasi Cincin di Jari Warga, Tim Damkartan Kota Jambi Tindak Cepat dan Aman

Situasi seperti ini perlu menjadi perhatian bersama. Ketika kebakaran terjadi, petugas harus segera mencapai sumber api, mengoperasikan peralatan, dan mengendalikan kobaran agar tidak menjalar ke bangunan lain.

Kerumunan yang mendekati area operasi maupun kendaraan yang menutup akses dapat menambah kesulitan petugas di lapangan.

“Karena itu, masyarakat perlu menjaga jarak aman, mengikuti arahan petugas, dan memastikan jalur masuk serta ruang kerja pemadam tetap terbuka,” tegasnya.

Damkartan menekankan bahwa, lokasi kebakaran bukan tempat untuk menonton dari jarak dekat.

Warga sebaiknya mengutamakan keselamatan diri dan membantu petugas dengan tidak menghalangi proses pemadaman.

Kebakaran tersebut melanda ruko tiga lantai yang digunakan sebagai toko manisan Berkah Jaya.

Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun meninggal dunia setelah dilaporkan terjebak di kamar mandi.

Baca juga:  Cegah Kebocoran PAD, BPPRD Kota Jambi Gunakan Tapping Box dan Pemeriksaan Lapangan

Damkartan menerima laporan kebakaran pada pukul 17.12 WIB. Petugas berangkat tiga menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 17.20 WIB.

Sebanyak 30 personel diterjunkan dengan dukungan tujuh kendaraan, terdiri dari satu kendaraan komando, tiga armada pemadam, dan tiga armada suplai air.

Petugas melakukan pemadaman serta pendinginan untuk mengendalikan api dan mencegahnya merambat ke bangunan sekitar.

Operasi menggunakan sekitar 26.000 liter air dan 25 liter cairan busa pemadam atau foam.

Penanganan turut melibatkan kepolisian, TNI, BPBD, PLN, PSC, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta relawan pemadam kebakaran.

Petugas kembali ke markas atau pos masing-masing pada pukul 19.36 WIB.

Peristiwa di Kelurahan Kasang ini menjadi pengingat pentingnya disiplin masyarakat saat menghadapi keadaan darurat.

Ketika kebakaran terjadi, setiap ruang yang tersedia dapat membantu petugas menggelar peralatan dan menjangkau lokasi yang membutuhkan penanganan segera.

Masyarakat diminta tidak memarkir kendaraan di jalur yang berpotensi dilalui armada pemadam, tidak mengerumuni titik kejadian, serta segera menyingkir ketika petugas meminta akses dibuka.

Baca juga:  Pos Mudik Dipantau Langsung Walikota Maulana, Kondisi Aman dan Terkendali

Warga yang mengetahui kebakaran dapat menghubungi Damkartan Kota Jambi melalui WhatsApp 0811-7113-113, telepon (0741) 41171, atau Call Center 112.

Selain melaporkan kejadian dengan cepat, masyarakat perlu memberikan dukungan nyata dengan menjaga akses tetap terbuka.

Respons petugas akan lebih optimal ketika armada, personel, dan peralatan dapat bekerja tanpa gangguan dari lingkungan sekitar.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran toko manisan Berkah Jaya masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang.

Laporan awal yang mengaitkan kejadian dengan aktivitas bermain api atau merokok belum cukup untuk menetapkan penyebab kebakaran sebagai fakta.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait