JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Ketersediaan beras nasional menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 dipastikan dalam kondisi aman.
Komisi IV DPR menyebut cadangan beras pemerintah saat ini mencapai sekitar 3,32 juta ton, bahkan diklaim sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan stok pangan nasional.
Kepastian tersebut disampaikan usai kunjungan kerja Komisi IV ke sejumlah gudang milik Perum Bulog di berbagai daerah.
Dari hasil peninjauan langsung, DPR menilai pasokan beras dalam kondisi cukup untuk menjaga stabilitas harga dan kebutuhan masyarakat selama bulan puasa hingga Lebaran.
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Ia menyampaikan, berdasarkan laporan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan Bulog, stok beras nasional saat ini berada di angka sekitar 3,32 juta ton.
“Ini merupakan angka tertinggi dalam sejarah dan menjadi modal penting menghadapi kebutuhan menjelang Ramadan dan Lebaran,” ujar Firman usai kunjungan di Gudang Bulog Trihajo, Wates, Kabupaten Kulon Progo, DIY.
Menurut DPR, tingginya cadangan beras menjadi faktor penting dalam meredam potensi lonjakan harga yang kerap terjadi saat permintaan meningkat.
Ramadan dan Idulfitri biasanya diikuti kenaikan konsumsi rumah tangga, sehingga stabilitas pasokan menjadi krusial untuk menjaga daya beli masyarakat.
Koordinasi antara pemerintah pusat dan lembaga pangan dinilai berjalan efektif dalam menjaga keseimbangan stok nasional.
Meski stok dalam kondisi melimpah, DPR mengingatkan pemerintah agar tetap waspada terhadap tantangan distribusi.
Faktor cuaca ekstrem, gangguan logistik, hingga potensi spekulasi pasar harus diantisipasi sejak dini.
Komisi IV menekankan bahwa cadangan besar perlu diimbangi dengan sistem distribusi yang efisien dan pengawasan berkelanjutan.
Serapan hasil panen petani juga harus tetap terjaga agar stabilitas harga tidak hanya dirasakan konsumen, tetapi juga produsen.
Dengan posisi stok saat ini, DPR optimistis kebutuhan beras masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terpenuhi tanpa gangguan berarti.(*)







