Warga RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Jambi Khawatir Banjir Susulan, Minta Bantuan Perahu Karet

Tangkapan layar pada video banjir di RT 19 Suka Karya, Kotabaru, Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Warga RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, kini tengah dilanda kekhawatiran akan potensi banjir susulan.

Pasalnya, kondisi cuaca yang diperkirakan masih akan berlangsung hujan lebat dalam beberapa waktu ke depan.

Hal ini memicu rasa cemas di kalangan warga setempat, terutama dengan dampak yang telah terjadi pada sekitar 20 rumah yang terendam banjir sebelumnya.

Menurut Jakarsih, salah salah satu warga RT 19, kondisi saat ini semakin menambah ketidaknyamanan, karena air diperkirakan akan semakin bertambah.

Baca juga:  Kolaborasi dan Sinergi Tangani Banjir, Gubernur dan Wali Kota Turun Bersama Tinjau Warga Terdampak

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Menahun di RT 03 Kenali Asam Atas Kota Jambi Dikeluhkan Warga

Baca juga: Capai Rp 44 Miliar Efisiensi di Pemkot Jambi, Apa Saja yang Terimbas?

Selain itu, mereka merasa khawatir jika hujan kembali turun deras, banjir bisa kembali melanda dan semakin memberi dampak pada pemukiman mereka.

Baca juga:  8 Jadwal Keberangkatan dari Jambi Hari Ini, Didominasi Rute CGK

Para warga pun berharap adanya bantuan berupa perahu karet untuk membantu mobilitas mereka di tengah kondisi yang tidak menentu.

Akses jalan yang terendam air membuat mereka kesulitan bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari.

“Kami butuh perahu karet untuk bisa bergerak, karena akses jalan banyak yang terendam. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah dan pihak terkait,” ujar salah satu warga yang terdampak.

Baca juga:  Jelang MTQ Provinsi, Kota Jambi Fokus Asah Prestasi Kafilah Dengan TC Terpadu

Pihak RT setempat juga telah menyampaikan keluhan ini kepada pemerintah Kelurahan dan Kecamatan. Mereka berharap agar langkah cepat bisa diambil untuk mencegah dampak yang lebih besar akibat banjir susulan.

Warga RT 19 berharap bantuan yang cepat dapat meringankan beban mereka, serta memastikan keselamatan mereka dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terus berlangsung.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait