Di akhir sambutannya, Diza menegaskan bahwa pembinaan mualaf bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga keagamaan, melainkan kewajiban bersama sebagai sesama muslim.
“Mari kita rangkul saudara-saudara kita dengan penuh kasih sayang, jauhkan dari sikap diskriminasi, dan jadikan mereka sebagai bagian yang utuh dari keluarga besar umat Islam di Kota Jambi,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota berharap agar kegiatan pembinaan mualaf ini tidak berhenti sebatas seremonial, tetapi terus berlanjut dengan program nyata yang berkesinambungan, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridai setiap langkah kita, menguatkan ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Kota Jambi sebagai kota yang damai, sejahtera, dan penuh keberkahan. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Kota Jambi Bahagia yang masyarakatnya berakhlakul karimah dapat tercapai,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Jambi, Prof. Dr. Kasyful Anwar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin MUI Kota Jambi yang dilaksanakan setiap tahun.
“Alhamdulillah, pada hari ini kita melaksanakan dua kegiatan. Pertama, seminar yang sedang berlangsung di Museum Siginjai ini, dan kedua, bimtek penyelenggaraan jenazah khusus perempuan yang dilaksanakan oleh MUI Kecamatan Telanaipura,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan, Ketua Panitia Amran menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari empat kategori.
“Pertama, dari Mualaf Center Jambi, kedua dari Mualaf Quran Center, ketiga dari Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, dan keempat dari unsur non-organisasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, tujuan kegiatan ini adalah sebagai sarana penguatan akidah dan pemantapan ibadah, agar dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pelatihan keterampilan dan industri, yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam berusaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.
“Maka dari itu, kami sangat berharap keseriusan saudara-saudara dalam mengikuti kegiatan ini. Semoga nantinya selain mampu menjalankan ibadah dengan baik, juga dapat didukung oleh kondisi ekonomi yang lebih mapan,” singkatnya.







