Wawako Diza Hadir, Pemkot Jambi Tunjukkan Komitmen Nyata untuk Anak Disabilitas

Lebih lanjut, Ia menekankan pentingnya pemahaman dan dukungan terhadap penyandang autisme yang kerap menghadapi hambatan dalam berkomunikasi dengan lingkungan sekitar, sebuah kondisi yang memengaruhi kemampuan mereka dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Oleh karena itu, kehadiran kita semua sebagai lingkungan yang inklusif sangat dibutuhkan untuk membuka jalan bagi mereka agar tetap tumbuh, belajar, dan berkembang dengan baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, mengungkapkan pentingnya keberagaman metode pembelajaran dalam mendukung pendidikan dan kehidupan anak-anak istimewa, agar mereka dapat tumbuh dan berkembang secara setara serta berdampingan dengan masyarakat lainnya.

Baca juga:  Maulana Dorong Semangat Gotong Royong! Wujudkan Kota Jambi Tangguh Bencana

“Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk terus berupaya menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai penanganan anak-anak istimewa. Ilmu dan pendekatan dalam dunia pendidikan dan terapi akan terus berkembang dan maju. Saat ini telah banyak metode yang dikembangkan oleh para ahli, baik melalui teknik terapi modern maupun pendekatan tradisional, yang tentu sangat bermanfaat dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak istimewa kita,” ungkap Diza.

Baca juga:  Wali Kota Jambi dan Bupati Kerinci Teken MoU Pasokan Pangan dan Pariwisata

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Satu Hari Bersama Anak Disabilitas, yang tidak hanya menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak berkebutuhan khusus, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Kota Jambi untuk lebih memahami dunia pendidikan dan kebutuhan anak-anak disabilitas.

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

“Sering kali kita tidak menyadari bahwa sebagian anak penyandang disabilitas, terutama dengan spektrum autisme, sebenarnya memiliki tingkat kecerdasan (IQ) yang sama atau bahkan lebih tinggi dari anak-anak pada umumnya. Namun, keterbatasan pada sistem sensorik membuat mereka sangat sensitif terhadap rangsangan dari lingkungan sekitar,” ujar Diza.

Ia menambahkan, bahwa anak-anak penyandang disabilitas memerlukan pendekatan yang khusus dan berkelanjutan.

image_pdfimage_print

Pos terkait