Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, selaku Ketua Pelaksana Festival, menyampaikan bahwa rangkaian acara berlangsung selama empat hari, hingga 30 November 2025.
Menurutnya, festival ini menggabungkan tiga program prioritas: Ruang Milenial (Rumel), Kota Tangguh, dan Balai Latihan Kerja Tematik (BALIKAT).
“Kami yakin bahwa sebagai kota tanpa Sumber Daya Alam, penguatan Sumber Daya Manusia adalah kunci. Karena itu kami berterima kasih atas dukungan Wali Kota untuk memberikan ruang kreativitas bagi anak muda,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa, kegiatan ini mengedepankan konsep Community Based Development (CBD) agar masyarakat tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.
Acara peresmian berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni Melayu Jambi.
Hadir dalam kegiatan ini para kepala daerah peserta Muskomwil II APEKSI, Deputi Kepala Bank Indonesia Provinsi Jambi Robby Fathir Nashary, unsur Forkopimda Kota Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, Ketua GOW Jambi Marsha Lystia Diza, Ketua DWP Kota Jambi Sri Hartati Ridwan, Sekda Kota Jambi A. Ridwan, serta jajaran Pemkot Jambi.
Sebagai bentuk penghargaan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota turut menyerahkan cinderamata kepada para peserta Muskomwil.(*)







