JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi menunjukkan kemajuan signifikan dalam berbagai indikator sosial ekonomi pada Tahun 2025.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Maulana dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Selasa (31/03/2026), pada agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota 2025.
Wali Kota Maulana menegaskan, upaya pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat membuahkan hasil nyata.
“Tahun 2025, angka kemiskinan Kota Jambi tercatat sebesar 7,69 persen, turun dibanding 7,73 persen pada 2024. Sementara tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan dari 7,38 persen menjadi 7,08 persen,” ujar Maulana.
Penurunan angka kemiskinan ini menunjukkan keberhasilan program-program sosial dan ekonomi yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk pemberdayaan UMKM dan peningkatan akses pelayanan dasar.
Selain itu, Maulana memaparkan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Jambi.
IPM merupakan indikator penting yang mengukur kualitas hidup masyarakat berdasarkan tiga dimensi: kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak.
“Tahun 2025, IPM Kota Jambi mencapai 82,32, masuk kategori Sangat Tinggi, meningkat dibanding 81,77 pada 2024.
Ini menjadi bukti nyata upaya Pemkot Jambi dalam meningkatkan kualitas hidup warganya,” jelas Wali Kota Maulana.
Maulana menambahkan, capaian ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan.
“Kami akan terus memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat agar kemajuan sosial ekonomi ini dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga Kota Jambi,” tutupnya.(*)







