Selanjutnya, dalam laporan kinerja Pemerintah yang dirinya pimpin bersama Wakil Presiden Gibran, Prabowo mengatakan ekonomi RI tetap tumbuh sebesar 5,12 persen meskipun perekonomian global terguncang karena dipicu kebijakan tarif impor oleh Presiden Amerika Serikat.
“Di tengah perang dagang, perang tarif, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh 5,12 persen dan pakar meyakini ini akan terus mengalami peningkatan di saat yang akan datang,” katanya.
Ia juga mengapresiasi Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah membangun sistem program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tujuh bulan ini yang telah meyasar ke 20 juta orang.
Dan ini sekaligus merupakan intervensi Pemerintah dalam memperbaiki gizi bagi anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Negara Brasil butuh belasan tahun untuk capai 40 juta makan gratis. Sedangkan kita harus akui, negara kita punya kemampuan, bila ada kehendak, banyak yang bisa kita kerjakan bersama untuk mencapai target 82 juta anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui menikmati program Makan Bergizi Gratis,” ucap Prabowo.
Kepala Negara juga mengungkap berbagai program, seperti ketahanan pangan untuk kesejahteraan petani, penanggulangan kemiskinan melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang akan memastikan setiap program Pemerintah untuk masyarakat miskin tepat sasaran.
Kemudian dalam memutus rantai kemiskinan, melalui pendidikan pemerintah membentuk Sekolah Rakyat dan sekolah-sekolah unggulan untuk mengejar ketertinggalan dalam bidang sains yang dinamakan Sekolah Unggul Garuda.
“Dalam bidang Kesehatan pemerintah telah membangun sistem Kesehatan yang lebih adil dan merata melalui pengecekan kesehatan gratis yang saat ini telah dimanfaatkan lebih dari 18 juta warga Indonesia. Serta peningkatan layanan kesehatan di 66 Rumah Sakit tersebar di 66 Kabupaten/Kota. Serta mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Sanur sebagai pusat layanan medis Internasional,”kata Presiden.
“Saya percaya dengan kita bersatu dan bergotong royong kita bisa mencapai demokrasi yang sesuai dengan budaya kita, insyaAllah Indonesia akan semakin kuat dan rakyat akan Sejahtera. Sesuai dengan tema tahun ini ‘Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju’,” lanjutnya.







