Wabup Gerry Trisatwika Dorong Peningkatan Mutu Perpustakaan Sarolangun Lewat Akreditasi

Wabup Gerry Trisatwika membuka penilaian akreditasi perpustakaan Sarolangun untuk mendorong peningkatan standar layanan dan literasi masyarakat.
Dengarkan

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, S.E., mendorong peningkatan kualitas pengelolaan dan pelayanan perpustakaan melalui proses akreditasi sesuai Standar Nasional Perpustakaan.

Upaya ini diharapkan memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, informasi, dan pengembangan literasi masyarakat.

Gerry menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan Penilaian Kesesuaian Perpustakaan dengan Standar Nasional Perpustakaan dalam rangka akreditasi perpustakaan di Aula Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kabupaten Sarolangun, Senin 26 Oktober 2026.

Menurut Gerry, akreditasi menjadi bagian penting dalam mengevaluasi pengelolaan perpustakaan sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.

“Perpustakaan tidak cukup hanya menyediakan koleksi buku, tetapi juga perlu menghadirkan layanan yang berkualitas dan memudahkan masyarakat memperoleh informasi,” kata dia.

Ia menekankan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca juga:  Warga Soroti Proyek Jalan Hampir Rp1 Miliar di Tuo Ilir, Coran Diduga Hanya Semen dan Pasir

“Karena itu, proses akreditasi diharapkan tidak berhenti pada penilaian administratif,” sebutnya.

Hasil evaluasi perlu menjadi acuan bagi pengelola untuk membenahi tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan.

Kepala DPAD Kabupaten Sarolangun, H. Ahmad Nasri, menjelaskan bahwa penilaian akreditasi mencakup sejumlah aspek utama, mulai dari tata kelola kelembagaan, pelayanan, pengelolaan koleksi, hingga ketersediaan sarana dan prasarana.

“Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur kesesuaian penyelenggaraan perpustakaan dengan standar nasional,” sebutnya.

Pengelola juga perlu memperhatikan keberlanjutan perbaikan agar layanan yang tersedia dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

Ahmad Nasri berharap rekomendasi dari tim asesor dapat membantu DPAD Sarolangun menentukan langkah pembenahan secara terarah dan berkelanjutan.

Baca juga:  Pasokan BBM Sarolangun Jadi Perhatian, Wabup Gerry Koordinasi Langsung dengan Pertamina

“Dengan evaluasi tersebut, pengelola perpustakaan memiliki acuan untuk mengidentifikasi kekurangan, memperbaiki aspek yang belum memenuhi standar, serta mempertahankan kualitas layanan yang sudah berjalan baik,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional RI, Made Ayu Wirayati, serta asesor Renda Khris Ardhi Artha.

Turut hadir Kepala DPAD Sarolangun H. Ahmad Nasri, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) DPAD Sarolangun Neti Nasri, jajaran DPAD, dan tamu undangan lainnya.

Keterlibatan unsur Perpustakaan Nasional RI dalam kegiatan ini menjadi bagian dari proses penilaian kesesuaian perpustakaan dengan standar yang berlaku.

Hasil penilaian dan rekomendasi asesor diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelola untuk menyusun prioritas perbaikan.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun mendorong pengembangan perpustakaan agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca dan meminjam buku.

Baca juga:  Lakukan Patroli Rutin, Polres Kerinci Sasar Lokasi Miras dan Titik Rawan Kejahatan

Perpustakaan juga diharapkan menjadi pusat pembelajaran dan informasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Penguatan fungsi tersebut membutuhkan pengelolaan koleksi yang relevan, layanan yang memadai, serta sarana dan prasarana yang mendukung kebutuhan pemustaka.

Melalui proses akreditasi, Pemkab Sarolangun berharap peningkatan kualitas perpustakaan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memperluas kesempatan masyarakat untuk mengakses pengetahuan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung visi pembangunan Sarolangun Maju.

Ke depan, tindak lanjut atas hasil evaluasi akan menjadi bagian penting untuk memastikan peningkatan standar berjalan seiring dengan perbaikan layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait