Siapkan Infrastruktur AI
Untuk mendukung ambisi tersebut, Indosat menyebut telah membangun sejumlah fondasi infrastruktur yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas komputasi dan konektivitas.
Salah satunya melalui Zankore yang diperkuat dengan kontrak jangka panjang berkapasitas 200 MW.
Infrastruktur tersebut disebut menjadi bagian dari penguatan kemampuan komputasi perusahaan.
Di sisi konektivitas, RAIA Grid didukung jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer.
Infrastruktur ini diarahkan untuk mendekatkan akses kapabilitas AI kepada pelaku usaha, pengembang, peneliti, hingga masyarakat.
Indosat menyebut kedua infrastruktur tersebut menjadi bagian dari fondasi AI Factory dan pengembangan ekosistem AI perusahaan.
Fokus perusahaan kemudian diarahkan bukan hanya pada seberapa besar kapasitas AI yang dapat dibangun, tetapi bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan manfaat dan nilai ekonomi yang lebih luas.
Target Berdayakan 2 Juta Talenta Digital
Pengembangan AI Indosat juga mencakup aspek sumber daya manusia. Perusahaan menargetkan pemberdayaan hingga 2 juta talenta digital pada 2030.
Untuk mencapai target tersebut, Indosat mengembangkan kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, mitra teknologi serta berbagai pemangku kepentingan.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat riset AI, mendorong inovasi serta meningkatkan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri.
Di saat yang sama, Indosat menyatakan akan memperluas akses terhadap peluang ekonomi digital bagi masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.
Uji Coba AI-RAN
Pengembangan teknologi juga menyasar efisiensi infrastruktur jaringan. Indosat tengah melakukan uji coba AI-RAN yang dirancang untuk menekan konsumsi energi hingga 20 persen dibandingkan jaringan konvensional.
Teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengembangkan infrastruktur digital yang lebih efisien dan bertanggung jawab.
Dengan berbagai agenda tersebut, Indosat menempatkan AI bukan hanya sebagai teknologi baru, tetapi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.
Perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha menjadi salah satu keputusan penting RUPSLB yang memberikan keberlanjutan terhadap agenda tersebut, bersamaan dengan perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







