2. Alokasikan anggaran khusus, buatlah anggaran terpisah untuk belanja self-reward atau hadiah bagi diri, jangan mencampurnya dengan biaya kebutuhan pokok.
3. Ingatlah bahwa hadiah tidak selalu berupa barang, self-reward bisa berbentuk quality time, waktu istirahat yang berkualitas, atau aktivitas sederhana lain yang tidak harus mengeluarkan banyak uang.
4. Pikirkan dampak jangka panjang, apakah pembelian barang ini benar-benar memberikan kebahagiaan yang bertahan lama atau hanya sensasi sesaat?
Dengan menerapkan cara-cara ini, kita bisa tetap menikmati hidup dan mengapresiasi diri tanpa harus terjebak dalam budaya konsumtif yang akan menyulitkan kondisi keuangan tanpa kita sadari.(*)







