BNNP Jambi Gagalkan Jaringan Narkoba Lintas Provinsi, Sita 25 Kg Sabu Senilai Rp25 Miliar

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  BNNP Jambi, bekerja sama dengan BNNP Sumatera Utara (Sumut), menggagalkan peredaran sabu lintas provinsi yang melibatkan Medan, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Kepala BNNP Provinsi Jambi, Brigjen Pol Wisnu Handoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan jaringan Medan-Jambi yang telah berlangsung cukup lama.

“Kami terus mengembangkan penyelidikan, dan hingga saat ini tim kami masih berada di lapangan untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujar Wisnu pada Selasa, 4 Maret 2024.

Dua tersangka yang ditangkap merupakan pemain lama dalam bisnis narkoba dan telah beberapa kali melakukan pengiriman sabu ke berbagai daerah, termasuk Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Baca juga:  Bangun Sinergi, PWI Kota Jambi Sambangi BNN Kota Jambi

Baca juga:  Cegah Peredaran Narkoba, Polda Jambi Datangi SMPN 6 Kota Jambi

Wisnu mengungkapkan bahwa, setiap kilogram sabu yang mereka antar akan dihargai sekitar Rp10 juta.

Dari hasil pengungkapan ini, petugas berhasil menyita 25 kilogram sabu yang bernilai sekitar Rp25 miliar.

Ini artinya, sekitar 200 ribu jiwa masyarakat Jambi berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba berkat penangkapan ini.

Modus yang digunakan para kurir sangat cerdik, yakni dengan menyembunyikan narkoba di dalam pintu mobil rental yang mereka gunakan untuk mengangkut barang haram tersebut.

Baca juga:  Bandar Sabu Desa Jambi Tulo Ditangkap, Polisi Sita 24 Paket Narkoba

Baca juga:  Bandar Sabu di Tanjab Timur Dicokok, Polisi Temukan Uang Puluhan Juta Rupiah

Penangkapan ini menjadi bukti bahwa jaringan narkoba lintas provinsi yang sudah lama beroperasi berhasil digagalkan oleh tim BNNP Jambi.

Brigjen Wisnu Handoko juga mengimbau masyarakat Jambi untuk lebih aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.

“Kami mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat untuk melaporkan jika ada kegiatan yang mencurigakan. Pemberantasan narkoba tidak akan efektif tanpa dukungan semua pihak,” tegas Wisnu.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba, yang semakin meresahkan generasi muda.

BNNP Jambi berkomitmen untuk terus memberantas jaringan narkoba lintas provinsi demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan bersih dari narkoba.(*)




Polres Bungo Gelar Razia Malam, Tekan Aktivitas PETI di Sungai Buluh

MUARABUNGO – Komitmen Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, dalam memberantas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus dibuktikan. Program Zero PETI yang digaungkan bukan sekadar wacana, melainkan aksi nyata di lapangan.

Pada Selasa 25 Februari 2025, sekitar pukul 22.30 WIB, Kapolres bersama jajarannya melaksanakan razia PETI di wilayah Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi. Razia ini melibatkan Kabag OPS, Kasat Sabhara, Kasat Intelkam, Kanit Tipidter, serta seluruh personel Mapolres Bungo.

“Kami sengaja melakukan razia malam ini untuk memastikan aktivitas PETI di Sungai Buluh. Setiba di lokasi, beberapa alat PETI kami amankan. Selain itu, sampel air dari lokasi juga kami ambil untuk diteliti,” ujar AKBP Natalena.

Baca juga :KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Baca juga: Jalan Rusak Parah di Dusun Tepian Danto, Warga Desak Pemkab Bungo Segera Perbaiki

Ia menegaskan bahwa razia ini akan terus dilakukan hingga target Zero PETI di Kabupaten Bungo tercapai. Tidak ada pengecualian dalam pemberantasan PETI, baik itu yang menggunakan rakit, dompeng darat, maupun alat berat.

“Razia ini membuktikan komitmen kepolisian dalam memberantas PETI yang telah merusak lingkungan dan mencemari air. Tentunya, setiap tindakan yang kami lakukan akan melalui prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKBP Natalena berharap agar para pelaku PETI segera menghentikan aktivitasnya di titik-titik yang telah dipetakan oleh pihak kepolisian. Menurutnya, seluruh lokasi PETI saat ini berada dalam pengawasan ketat, termasuk pihak yang menampung emas hasil tambang ilegal tersebut.

“Satu-satunya cara untuk menghentikan PETI di Bungo adalah dengan menindak tegas pemilik lahan yang digunakan sebagai lokasi tambang ilegal. Mereka harus bersiap untuk dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban,” tutup Kapolres.

Dengan razia yang terus digencarkan, diharapkan Kabupaten Bungo dapat benar-benar terbebas dari aktivitas PETI, sehingga lingkungan tetap terjaga dan masyarakat tidak lagi terdampak akibat pencemaran yang ditimbulkan.(*)

 

 




Kejaksaan Agung Bentuk Satgas Penertiban Kawasan Hutan, Jambi Jadi Fokus Pengawasan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI – Kejaksaan Agung Republik Indonesia resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan untuk mengawasi dan menindak pelanggaran pengelolaan hutan ilegal di berbagai daerah, termasuk Provinsi Jambi.

Melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung menunjuk Albertus Roni sebagai jaksa koordinator untuk Satgas di Jambi. Penugasan ini ditetapkan dalam surat B-602/F/Fjp/02/2025 pada 7 Februari 2025.

Menurut Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jambi, Noly Wijaya, langkah ini bertujuan untuk memastikan kawasan hutan dikelola sesuai aturan dan menghindari eksploitasi ilegal.

“Satgas ini akan melakukan pengawasan serta tindakan hukum terhadap pihak yang melanggar aturan, termasuk memberikan sanksi denda dan penguasaan kembali kawasan hutan oleh negara,” jelas Noly Wijaya.

Baca juga: Jelang Ramadan, Satgas Pangan Jambi Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pokok di Pasar Angso Duo

Baca juga: Pemprov Jambi Bersiap Sambut Kembalinya Gubernur Al Haris, Ini Jadwalnya

Selain Jambi, pemantauan juga dilakukan di Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, Kepulauan Riau, Maluku, dan Papua.

Selain itu satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 dan memiliki tiga tugas utama yaitu, menagih denda administratif bagi pelanggar, menguasai kembali kawasan hutan yang digunakan secara ilegal dan memulihkan aset kawasan hutan agar dapat dikelola secara berkelanjutan.

Satgas PKH bekerja di bawah koordinasi langsung Presiden dengan dukungan beberapa Kelompok Kerja (Pokja), termasuk Pokja Penegakan Hukum dan Pokja Pemulihan Aset.

Lebih lanjut, menurut Noly, Satgas akan menindak tegas siapa saja yang terbukti melanggar aturan pengelolaan kawasan hutan. Mereka akan diwajibkan membayar ganti rugi kepada negara, sementara lahan yang ditertibkan akan dikelola kembali oleh Pokja Pemulihan Aset.

“Dengan adanya Satgas ini, diharapkan tidak ada lagi pelanggaran pengelolaan hutan yang merugikan negara dan lingkungan,” pungkas Noly Wijaya.

Langkah tegas ini diharapkan dapat menekan praktik ilegal serta menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang.(*)




Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Mengawali tugasnya, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza langsung tancap gas.

Curah hujan tinggi di Kota Jambi sejak Minggu dinihari yang mengakibatkan genangan air dan banjir di beberapa titik dalam wilayah Kota Jambi menjadi tantangan utama tugasnya hari ini.

Setelah sebelumnya Wali Kota dokter Maulana memberikan arahan kepada jajarannya untuk cepat tanggap menangani banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan di Kota Jambi.

Kini, giliran Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha turun lapangan.

Baca juga: Warga RT 19 Kelurahan Suka Karya, Kota Jambi Khawatir Banjir Susulan, Minta Bantuan Perahu Karet

Baca juga: Mal JBC Picu Banjir di RT 11 Simpang IV Sipin, Warga Minta Pemerintah Segera Tindak Lanjut

Dengan didampingi Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, Sekda A Ridwan dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Lurah, Wawako Diza melalukan inspeksi lapangan di beberapa titik banjir dan genangan di Kota Jambi, Minggu (23/2/2025).

Dalam tinjauannya itu, Wawako Diza tampak melihat langsung lingkungan rumah warga yang terdampak banjir.

Dia juga sempat berdialog untuk mendengar keluhan warga terdampak banjir.

Sejumlah titik yang ditinjau Wawako Diza bersama rombongan, yakni diwilayah RT 19 dan SDN 98 Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru.

Kemudian Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung (belakang karoke Carli). Dan terakhir Lrg Widuri Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kota Baru.

Usai melakukan tinjauannya, kepada awak media Diza mengatakan, tinjauan ini merupakan upaya penanganan pertama yang dilakukan Pemkot Jambi untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dilapangan.

“Hal ini harus kita lakukan terlebih dahulu, untuk mengetahui faktor apa yang menjadi penyebab banjir. Apakah dari segi drainase yang tersumbat maupun kesanggupan volume tampungan air yang kurang lebar,” kata Diza.

“Mungkin kedepan tindakan yang akan diambil lebih kepada normalisasi sungai sebagai langkah pertama,” lanjutnya.

Dalam tinjauannya itu, Wawako Diza juga sempat menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak banjir.

“Dikesempatan ini kami juga menyalurkan bantuan emergency sebagai langkah awal dalam pemberian bantuan kepada masyarakat,” sebutnya.

Wawako Diza juga memastikan, Pemkot akan menjaga keselamatan warganya yang terdampak banjir dari bahaya hewan liar maupun antisipasi sengatan arus listrik.

“Pemkot Jambi melalui Dinas Damkartan juga memastikan wilayah-wilayah yang terdampak banjir ini bisa terbebas dari hewan-hewan liar, seperti ular dan biawak. Selain itu, Pemkot Jambi juga telah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan warga terhindar dari sengatan arus listrik,”singkatnya.

Berdasarkan informasi, sejauh ini terdapat 18 titik banjir di Kota Jambi.

Pemkot Jambi melalui Damkartan juga telah mengevakuasi 12 warga yang terdampak banjir, dengan prioritas warga lansia, balita dan ibu hamil.

Berikut 18 titik banjir yang terjadi di Kota Jambi hari ini, Minggu (23/2/2025) :

1. RT 15, Perumnas Aur Duri, Kelurahan Aur kenali, Kecamatan Telanaipura.

2. SD 113, Kelurahan Simpang 4 Sipin, Kecamatan Danau Sipin.

3. Lapas kota Jambi, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo.

4. Depan SPBU Kuburan Cina, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo.

5. Perum Kembar Lestari, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

6. RT 19, Kelurahan Suka karya, Kecamatan Kota Baru

7. Perumahan Namura, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

8. RT. 32, Kelurahan Simpang 4 sipin Kecamatan Danau Sipin.

9. RT 36, Kelurahan Kenali besar (Jl.Penerangan), Kecamatan Alam Barajo.

10. RT.08 Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru.

11. RT 03, Kelurahan Kenali Asam, Kecamatan Kotabaru.

12. Perum Bougenvill Lestari, RT 25, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

13. Depan Kantor BPK, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Kotabaru

14. RT 14, Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru.

15. Perum Bumi Paal Merah Indah, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Paal Merah.

16. Aster Biru lingkar selatan, Kelurahan Lingkar Selatan Kecamatan Jambi Selatan.

17. RT 56, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Jambi Selatan.

18. RT 22, Kelurahan Telanai, Kecamatan Telanaipura.(*)




Walikota Jambi Maulana, Ikuti Retreat di Akademi Militer Magelang Pasca Dilantik

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Walikota Jambi, Maulana, hari ini tiba di kawasan Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti retret yang dijadwalkan berlangsung selama delapan hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepemimpinan dan pengembangan diri pasca pelantikannya sebagai Walikota Jambi.

Dalam pesan singkat yang disampaikan melalui akun media sosialnya, Maulana mengungkapkan bahwa sore ini ia sudah berada di kawasan Akademi Militer Magelang.

“Sore ini saya sudah berada di kawasan Akademi Militer Magelang, untuk mengikuti upacara penyambutan menuju gerbang akademi militer. Kami akan melakukan retreat selama delapan hari di Akmil ini, mohon doanya semoga sukses, semangat!” ujar Maulana.

Baca juga: Resmi Dilantik sebagai Wali dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Siap Jalankan Amanah dengan Maksimal

Baca juga: MotoGP Musim 2025 Dimulai Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

Retret ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan pengambilan keputusan bagi Maulana dalam menjalankan tugasnya sebagai walikota.

Sementara itu, Walikota Jambi yang baru ini juga dijadwalkan untuk memimpin apel disiplin pada Senin mendatang.

Apel disiplin ini menjadi langkah awal Maulana dalam membangun kedisiplinan dan tata kelola yang lebih baik di lingkungan pemerintahan Kota Jambi.

Semoga kegiatan retret ini membawa inspirasi dan kekuatan bagi Maulana dalam menjalankan tugas kepemimpinannya di Kota Jambi.(*)




Sinergi PHR Zona 1 dan Pemprov Jambi Meningkatkan Produksi Energi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Sebagai operator hulu migas di wilayah Jambi, PHR Zona 1 terus berkontribusi pada peningkatan produksi migas untuk mencapai swasembada energi yang dicanangkan oleh pemerintah.

General Manager PHR Zona 1, Hari Widodo, menyampaikan harapan agar Pemprov Jambi terus memberikan dukungan terhadap dua anak perusahaan yang beroperasi di daerah ini.

Yaitu Pertamina EP Jambi Field dan Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang Field.

Baca juga: Ditpolairud Polda Jambi Teken Pakta Integritas, Komitmen Wujudkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Baca juga: Resmi Dilantik sebagai Wali dan Wakil Walikota Jambi, Maulana-Diza Siap Jalankan Amanah dengan Maksimal

Saat ini, PHR Zona 1 berupaya meningkatkan produksi melalui berbagai inovasi, seperti Sistem Sinergi Optimalisasi Produksi (SSOP), Enhanced Oil Recovery (EOR), dan Fracturing & Acidizing.

Selama dua tahun terakhir, produksi meningkat signifikan berkat upaya ini.

Produksi minyak di wilayah Jambi Field, yang meliputi Kota Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, dan Kabupaten Batanghari, mencapai 7.394 BOPD.

Kontribusi ini penting dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.

Selain itu, PHR Zona 1 juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang dialokasikan melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Migas, yang mencapai Rp 409 miliar pada 2024.

PHR Zona 1 juga aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk pengembangan pertanian terpadu di Kabupaten Batanghari, gerai energi di Kota Jambi, serta program penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Muaro Jambi.

Total dana yang dialokasikan untuk program-program ini mencapai lebih dari satu milyar rupiah.

Hari Widodo menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi antara PHR Zona 1, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Diharapkan kolaborasi ini terus berlanjut untuk memberi dampak positif yang lebih besar di masa depan.(*)




Penuh Haru dan Pesan Iringi Pelepasan Pj Walikota Jambi Sri Purwaningsih

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menggelar acara pelepasan Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, yang dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, Jailani, Kamis (20/2) di gedung Grha Siginjai Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Plh Sekda Jailani memberikan apresiasi atas pengabdian Sri Purwaningsih selama menjabat sebagai Pj Walikota Jambi.

Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi positif yang telah diberikan oleh Sri Purwaningsih untuk kemajuan kota ini.

“Terima kasih atas pengabdian ibu selama menjabat sebagai Pj Walikota Jambi. Tentu banyak suka duka hingga pelajaran yang berarti,” ujar Jailani, yang juga menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian yang telah diraih oleh Sri selama masa tugasnya.

Baca juga: Sikat Tambang Ilegal di Bungo, Puluhan Alat PETI Dibakar Polisi

Baca juga: Jelang Pelantikan, Walikota Jambi Maulana Mohon doa dari Masyarakat Kota Jambi

Sementara itu, dalam momen penuh haru, Sri Purwaningsih menyampaikan ungkapan terima kasih.

“Saya tidak menyangka, acara pelepasan ini datang begitu cepat. Tanpa terasa, sudah 1 tahun, 3 bulan, dan 13 hari saya menjalani jabatan ini,” kata Sri, sambil menahan haru.

Tiga Poin Penting dalam Masa Tugas Pj Walikota Jambi

Sri Purwaningsih mengungkapkan tiga hal penting yang menjadi sorotan selama masa jabatannya.

Pertama, ia merasa banyak kesuksesan yang tercapai, namun hal itu tidak hanya karena dirinya, melainkan karena kelanjutan dari program-program yang sudah ada sebelumnya.

“Saya hanya melanjutkan program-program yang sudah ada sebelumnya,” ujar Sri.

Kedua, ia menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terlibat dalam masa tugasnya.

“Saya ingin membuka pintu maaf seluas-luasnya kepada semua pihak,” ungkapnya.

Ketiga, Sri Purwaningsih menegaskan bahwa hubungan kerja yang terjalin selama ini telah berjalan secara legal dan bahwa tugasnya sebagai Pj Walikota Jambi kini telah selesai.

“Tugas saya sebagai Pj Walikota kini selesai,” tambah Sri.

Pesan Pj Walikota Jambi untuk Kota Jambi

Meskipun masa tugasnya berakhir, Sri Purwaningsih mengakui bahwa masih banyak pekerjaan yang belum selesai.

“Saya mohon maaf karena belum bisa menyelesaikan semua tugas yang ada. Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari semua pihak yang telah membantu saya menjalankan tugas ini,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.

Di penghujung acara, Sri Purwaningsih mengingatkan agar perpisahan ini tidak menghalangi komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini.

“Saya izin pamit, dan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama ini. Semoga komunikasi kita tetap terjaga,” tutupnya.

Acara pelepasan ini menjadi momen yang penuh haru, baik bagi Sri Purwaningsih maupun bagi seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam menjalankan program-program pembangunan di Kota Jambi.

Semoga keberlanjutan dan kesuksesan Kota Jambi terus terjaga.(*)




Bantuan Rp154 Juta dari Pemkot Jambi, Meringankan Beban Korban Bencana

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemerintah Kota Jambi menyalurkan bantuan sebesar Rp154 juta kepada 14 keluarga korban bencana yang terjadi sepanjang tahun 2024.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada warga yang terdampak bencana seperti kebakaran, tersengat listrik, puting beliung, dan pohon tumbang.

Mustari Affandi, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

Nilai bantuan yang diberikan bervariasi, disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami masing-masing keluarga korban.

Baca juga: Harap Ada Solusi Baru Lewat Kepemimpinan Wali Kota Maulana, Atasi Pasar Talang Banjar

Baca juga: BKSDA Jambi Ingatkan Warga Waspadai Kemunculan Buaya di Sungai Batanghari

“Bantuan ini disalurkan dengan nominal yang berbeda-beda, tergantung tingkat kerusakan yang dialami oleh para korban. Total dana yang kami salurkan sebesar Rp154 juta,” jelas Mustari Affandi.

Selain memberikan bantuan, Mustari juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari, dan menghindari terjadinya bencana yang disebabkan oleh kelalaian.

Terutama dalam hal kelistrikan, yang sering menjadi faktor utama penyebab kebakaran di Kota Jambi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi, Sri Purwaningsih, langsung menyerahkan bantuan kepada keluarga korban bencana.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: Jelang Pelantikan 20 Februari, Maulana dan Wakilnya Jalani Gladi di Istana Kepresidenan

Sri menjelaskan bahwa pemberian bantuan ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu warganya yang sedang menghadapi musibah.

“APBD Kota Jambi telah memadai untuk memberikan perhatian kepada warga yang terkena musibah. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban mereka,” kata Sri Purwaningsih.

Sri juga menekankan pentingnya setiap bencana menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat.

Diharapkan, warga semakin waspada dan berhati-hati untuk mengurangi potensi bencana di masa depan.

Baca juga: Kasus Disinyalir Mandek, Syifa Pilih Mengadu ke DPR RI

Baca juga: Cara Membuat Sayur Sop yang Lezat dan Bergizi

Lebih lanjut, Sri Purwaningsih meminta agar dinas terkait terus melakukan sosialisasi pencegahan bencana, terutama mengenai penggunaan listrik yang berisiko tinggi menyebabkan kebakaran.

Ia berharap, sosialisasi ini bisa dilaksanakan hingga tingkat kelurahan agar masyarakat dapat mengurangi dampak dari potensi bencana kebakaran.(*)




BKSDA Jambi Ingatkan Warga Waspadai Kemunculan Buaya di Sungai Batanghari

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi mengimbau seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar Sungai Batanghari, untuk lebih waspada setelah kemunculan buaya di kawasan tersebut.

Zuhratus Saleh, Humas BKSDA Jambi, mengungkapkan bahwa video penampakan buaya yang beredar luas di media sosial menjadi perhatian utama.

“Kami mengingatkan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di dekat sungai,” kata dia.

“Meskipun kami berharap tidak ada korban, namun langkah pencegahan ini penting untuk menghindari risiko,” ujarnya saat dihubungi di Jambi, Selasa.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu Jelang Ramadan, Amankan 92 Tersangka

Baca juga: YECVT, ABS, dan TCS, Fitur Canggih Yamaha untuk Pengalaman Touring Lebih Maksimal

BKSDA Jambi menjelaskan bahwa kemunculan buaya tersebut kemungkinan terkait dengan turunnya permukaan air Sungai Batanghari.

Hal ini memungkinkan buaya lebih mudah terlihat di sepanjang tepian sungai. Pihak BKSDA akan terus memantau situasi dan siap melakukan evakuasi jika terdapat laporan resmi yang mengkhawatirkan.

Namun, pihak BKSDA belum bisa memastikan asal-usul buaya yang muncul tersebut.

Mereka juga menambahkan bahwa Sungai Batanghari memiliki potensi menjadi habitat alami bagi buaya.

Baca juga: Jelang Pelantikan 20 Februari, Maulana dan Wakilnya Jalani Gladi di Istana Kepresidenan

Baca juga: Waduh! Imbas Efisiensi Anggaran, 5 Mobil Dinas KPU Bungo Ditarik

“Buaya merupakan satwa yang dilindungi. Meskipun jumlahnya di Jambi belum terdata secara pasti, kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,” tambah Zuhratus Saleh.

Menurut peraturan terbaru, penanganan buaya kini beralih kewenangan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Meski demikian, BKSDA masih menerima laporan masyarakat dan akan melakukan evakuasi jika buaya dianggap membahayakan.(*)




Keakraban dan Semangat Petualangan Warnai Honda Bikers Motour Camp Jambi

Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Keindahan alam Jambi menjadi saksi keseruan Honda Bikers Motour Camp 2025 yang digelar pada Sabtu dan Minggu, 15 – 16 Februari 2025 bertempat di Pondok Meja Luar Ruangan Jambi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) Main Dealer sepeda motor Honda di Provinsi Jambi, bekerja sama dengan puluhan bikers yang tergabung dalam Ikatan Motor Honda Jambi (IMHJ).

Deputy Manager Marketing Communication Sinsen Frank Setia menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama bikers Honda, serta menciptakan momen kebersamaan yang menyenangkan.

“Selama dua hari penuh kami mengadakan camping bersama, sharing session dan ngopi bareng sambil menikmati suasana alam. Selain itu, ada berbagai kegiatan menarik seperti edukasi safety riding, live acoustic performance, BBQ-an dan tentunya touring yang seru” ujar Frank.

baca juga: Program MBG Jambi Dimulai, 3.509 Siswa Dapat Makanan Sehat, Diharapkan Merata ke Semua Sekolah

baca juga: Pj Wali Kota Jambi Tinjau Program Makan Bergizi Gratis, Siswa Antusias Nikmati Hidangan Sehat

Acara dimulai dengan edukasi safety riding yang diberikan di Safety Riding Centre Sinsen Pal 6, tempat peserta menerima informasi dan pelatihan penting mengenai keselamatan berkendara.

Setelah itu, peserta melanjutkan perjalanan menuju lokasi camping dengan semangat petualangan yang tinggi.

Acara ini diikuti oleh komunitas-komunitas Honda di Jambi, seperti Komunitas Honda Streetfire Club Indonesia Jambi (HSFCI), Community Blade Rider Jambi (COBRA), dan Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Jambi.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antar komunitas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para bikers untuk berbagi pengalaman dan memperdalam pengetahuan seputar dunia sepeda motor.

baca juga: Peluncuran Program MBG di Jambi: Gubernur Pastikan Distribusi Makanan Bergizi Tepat Waktu

baca juga: Petani Kerinci Senang, Harga Karet Melejit di Atas 11 Ribu per Kilogram

Bro Andrea Fitria, salah satu anggota dari Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Jambi mengatakan acara seperti ini sangat penting untuk memperkuat hubungan antar pengguna sepeda motor Honda di Jambi.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat ikatan antar klub, tetapi juga menjadi wadah untuk saling mendukung dan menjaga rasa persaudaraan di antara komunitas-komunitas Honda. Saya berharap acara seperti ini bisa terus diadakan untuk semakin memperkuat solidaritas kami sebagai satu keluarga besar Honda” ujar Andrea penuh semangat.

Honda Bikers Motour Camp 2025 sukses menghadirkan momen penuh semangat, persahabatan dan edukasi dalam suasana alam yang menyegarkan.

Acara ini membawa keseruan dan kebersamaan di Jambi sekaligus membuktikan bahwa Honda bukan hanya sekadar merek sepeda motor, tetapi juga bagian dari sebuah komunitas yang saling mendukung dan mempererat hubungan antar bikers.(*)