“Saya bangga melihat semangat dan sportivitas para rider, baik dari Jambi maupun dari luar daerah. Kalian adalah bagian dari sejarah kebangkitan olahraga otomotif di Kota Jambi. Terima kasih sudah menjadikan event ini begitu hidup dan membanggakan,” ujar Maulana.
Ia berharap kejuaraan ini menjadi titik awal pembinaan atlet balap motor yang lebih terarah, dan mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Setelah menyampaikan apresiasinya kepada para peserta, Maulana juga memberikan penghargaan kepada 24 sponsor yang telah berkontribusi besar dalam menyukseskan kejuaraan ini tanpa membebani anggaran pemerintah.
“Alhamdulillah, seluruh pendanaan event ini murni berasal dari sponsor. Ini bukti bahwa dengan kolaborasi dan partisipasi dunia usaha, kita bisa menghadirkan event besar tanpa membebani APBD,” tambahnya.
Ia menegaskan, bahwa Kejurprov ini bukan hanya sekedar ajang balapan atau hiburan semata, namun menjadi bukti konkret model pembangunan berbasis kolaborasi, yang berdampak langsung pada sektor ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bukti kekuatan sinergi. Pemerintah cukup menjadi fasilitator, dan semua pihak, baik dari sponsor, panitia, hingga komunitas turut bergerak bersama. Inilah semangat yang ingin terus kita bangun di Kota Jambi,” jelasnya.
Tak hanya sukses dari sisi teknis penyelenggaraan, Kejurprov ini juga mencatatkan dampak ekonomi yang signifikan.
Selama dua hari pelaksanaan, lebih dari 1.000 pelaku UMKM dan pedagang terlibat aktif.
Lapak-lapak kuliner, minuman, suvenir, hingga bengkel mini di sekitar area balapan tampak ramai diserbu penonton.
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Selama dua hari pelaksanaan, diperkirakan lebih dari 15.000 penonton memadati kawasan Tugu Keris Siginjai. Antusiasme ini, tak lepas dari konsep penyelenggaraan yang terbuka untuk umum dan tanpa pungutan tiket, sehingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Aktivitas ekonomi pun ikut bergerak cepat, perputaran uang dari transaksi UMKM diperkirakan menembus angka Rp1,2 miliar,” ungkap Maulana.







