Persiapan Jambi Hadapi PON Bela Diri 2026, Tes Fisik Tahap II Digelar 11 April

KONI Jambi menggelar tes fisik tahap II untuk atlet kickboxing, tinju, muaythai, kurash, anggar, dan IBCA-MMA, sebagai persiapan menghadapi PON Bela Diri III 2026 di Sulawesi Utara. Tes fisik digelar 11 April 2026 di Stadion KONI Jambi, fokus raih prestasi dan persiapan matang atlet.

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pengurus KONI Provinsi Jambi kembali menggelar tes fisik tahap II bagi atlet dari enam cabang olahraga yang dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri III 2026 di Manado, Sulawesi Utara.

Sekretaris Umum KONI Jambi, Muhammad Ali, mengatakan bahwa tes fisik tahap II akan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, di Stadion KONI Provinsi Jambi.

Berbeda dari tahap pertama, pada tahap kedua ini tes hanya mencakup fisik, sementara tes kesehatan akan dilakukan setelah jadwal resmi PON Bela Diri 2026 diumumkan.

Baca juga:  Tanjab Barat Jadi Tuan Rumah! Porprov Jambi ke‑24 Ditunda ke 2027, Berikut Penjelasan Ketua KONI Jambi

“Atlet dari cabor kickboxing, IBCA-MMA, kurash, tinju, muaythai, dan anggar wajib hadir sesuai jadwal,” ujar Muhammad Ali, Rabu (8/4/2026).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum VIII KONI Jambi, Aswan Hidayat, menambahkan bahwa KONI Pusat telah resmi menetapkan delapan cabang olahraga bela diri yang dipertandingkan pada PON Bela Diri 2026.

Baca juga:  Kejurprov Angkat Besi 2025 Digelar, Ketum KONI Jambi Dorong Regenerasi Lifter Muda

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum KONI Pusat Nomor 41 Tahun 2026, cabor yang akan bertanding antara lain anggar, hapkido, IBCA MMA, kickboxing, kurash, muaythai, tinju, dan yongmoodo, dengan total 139 nomor pertandingan.

“KONI daerah, termasuk Jambi, sudah bisa langsung fokus melakukan pembinaan dan seleksi atlet. Target kami bukan hanya ikut, tapi bersaing meraih prestasi,” kata Aswan Hidayat.

Baca juga:  Waduh! Anggaran Jadi Kendala, Porprov Jambi di Tanjab Barat Terpaksa Digelar Tahun 2027

PON Bela Diri 2026 dijadwalkan berlangsung pada awal Oktober 2026 di Sulawesi Utara, dan seluruh provinsi telah mengikuti aturan resmi terkait usia atlet serta ketentuan pertandingan.

Menurut Aswan, peluang Jambi tetap terbuka, terutama pada cabang unggulan seperti tinju dan muaythai, dengan catatan pembinaan atlet dilakukan secara konsisten dan matang.

“Kita optimistis, asalkan persiapan dijalankan serius dan atlet siap secara fisik maupun mental,” tegasnya.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait