Ia juga menyampaikan bahwa dengan telah dikukuhkannya Wali Kota Jambi bersama Ketua TP PKK Kota Jambi sebagai Ayah Bunda Genre, keduanya memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan generasi muda Kota Jambi tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menjadi harapan keluarga, bangsa, dan masyarakat.
“Ayah Bunda Genre menjadi teladan dan panutan bagi para remaja dalam mempersiapkan masa depan dengan perencanaan yang matang. Melalui pembinaan yang ramah dan inspiratif, mereka diharapkan mampu menjauhkan generasi muda dari ancaman Triad KRR (seks bebas, pernikahan dini, dan penyalahgunaan Napza),” ungkapnya.
Putut menambahkan, upaya tersebut tentu tidak bisa dilakukan sendiri. “Mudah-mudahan secara berkelompok dan berkolaborasi, kita dapat melaksanakan berbagai kegiatan bersama dalam rangka mendidik anak-anak muda kita agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam laporan pelaksanaan kegiatan, mewakili Plt Kepala DPPKB Kota Jambi, Kabid Advokasi dan Informasi (Advin) Verdianof, menyampaikan bahwa tujuan peringatan Harganas adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan.
“Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran keluarga dalam mencetak generasi emas, menguatkan komitmen bersama terhadap program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, serta mendorong percepatan penurunan stunting. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan para pemangku kepentingan, mulai dari stakeholder, tokoh masyarakat, hingga mitra kerja dalam mendukung program Bangga Kencana,” jelasnya.
Dalam rangkaian peringatan Harganas tersebut, Verdianof juga menuturkan bahwa telah dilaksanakan sejumlah kegiatan, salah satunya adalah Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor yang digelar pada 16–30 Juni 2025 di seluruh kecamatan. Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Puskesmas, Bidan Praktek Mandiri, rumah sakit, serta klinik pratama, dan secara sistematis dilaporkan langsung ke Panitia Pusat sebagai bagian dari proses penilaian nasional.







