Namun Maulana menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan masyarakat.
Menurutnya, pemasangan jargas membutuhkan proses fisik seperti penggalian, pemasangan pipa, hingga penarikan jaringan ke dapur warga.
“Karena menggunakan ruang milik jalan, jaringan akan masuk ke lorong hingga dapur rumah. Jadi dibutuhkan kerja sama warga,” kata dia.
“Calon pelanggan harus menyiapkan dapurnya. Semakin siap, semakin cepat pemasangannya,” jelasnya.
Menurut Wali Kota, manfaat jargas tidak hanya sebatas penghematan bulanan, tetapi juga berdampak pada meningkatnya ruang ekonomi keluarga.
“Penghematan ini luar biasa bagi ekonomi warga. Uang yang biasanya dipakai untuk membeli gas bisa dialihkan untuk kebutuhan lain, termasuk pendidikan. Kita ingin semakin banyak masyarakat merasakan manfaat jargas,” tegas Maulana.(*)







