Miretti Cetak Dua Gol, Genoa Kalahkan Lecce 2-1 di Liga Italia

SEPUCUKJAMBI.ID – Genoa berhasil kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Lecce dengan skor 2-1 dalam pertandingan Liga Italia yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, pada Sabtu malam.

Genoa memimpin pertandingan berkat dua gol spektakuler dari Fabio Miretti. Gol pertama tercipta pada menit ke-16 melalui penyelesaian akrobatik yang memanfaatkan umpan cerdik dari Ruslan Malinovskyi.

Gol kedua terjadi pada menit ke-45+2, berkat kerja sama yang kembali melibatkan Malinovskyi, yang memberikan assist brilian kepada Miretti untuk menggandakan keunggulan tim tuan rumah menjadi 2-0.

Lecce memperkecil ketertinggalan pada menit ke-68 setelah eksekusi penalti yang sukses dilakukan oleh Nikola Krstovic.

Baca juga:  Cody Gakpo Kembali Berlatih, Liverpool Siap Hadapi PSG di Leg Kedua Liga Champions

Baca juga:  TiKay, Maskot Piala Dunia Sepak Bola Pantai 2025 Seychelles, Diperkenalkan FIFA

Penalti diberikan setelah tinjauan VAR yang mengidentifikasi blok tangan yang dilakukan oleh pemain pengganti Genoa, Allan Matturo, terhadap tembakan Danilo Veiga.

Kemenangan ini membuat Genoa naik ke posisi ke-12 dengan total 35 poin. Di sisi lain, Lecce tertahan di posisi ke-16 dengan 25 poin, berjuang keras untuk keluar dari zona aman.

Genoa kembali diperkuat oleh Ruslan Malinovskyi yang telah pulih dari cedera panjang selama enam bulan.

Malinovskyi langsung menunjukkan kualitasnya dengan memberikan dua assist yang membantu kemenangan Genoa.

Baca juga:  PSG Wajib Menang Dua Gol, untuk Lolos ke Perempat Final Liga Champions

Baca juga:  AC Milan Tumbang dari Bologna, Terpuruk di Posisi Kedelapan Serie A

Susunan Pemain:

  • Genoa: Nicola Leali, Stefano Sabelli, Koni De Winter, Johan Vasquez, Aaron Martin, Morten Frendrup, Patrizio Masini, Alessandro Zanoli, Ruslan Malinovskyi, Fabio Miretti, Andrea Pinamonti
    Pelatih: Patrick Vieira

  • Lecce: Wladimiro Falcone, Frederic Guilbert, Federico Baschirotto, Gaby Jean, Antonino Gallo, Lassana Coulibally, Medon Berisha, Santiago Pierotti, Johann Helgason, Tete Morente, Nikola Krstovic
    Pelatih: Marco Giampaolo. (*)




Turut Berduka Cita, Staf Diskominfo Kota Jambi Gugur Dalam Tugas, Ini Kata Walikota dan Kadis Kominfo

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Keluarga besar Pemerintah Kota Jambi berduka. Salah seorang pegawainya, Marhamah meninggal dunia, pada Kamis sore sekira pukul 17.30 WIB.

Almarhumah Marhamah TKK yang bekerja di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah sebelumnya mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bratanata Kota Jambi.

Wali Kota Jambi, dokter Maulana yang hadir dan memimpin sholat jenazah turut menyampaikan duka citanya dan mendoakan Almarhumah.

“Sebagai pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Jambi, Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhumah Marhamah, S.E., M.Kom, salah satu tenaga kerja kontrak (TKK) pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi, yang telah mengabdikan dirinya dengan penuh dedikasi,” ucap Wali Kota Maulana.

Maulana juga mengapresiasi kinerja Almarhumah selama bekerja di Pemerintah Kota Jambi.

“Almarhumah berkinerja baik, sosok yang tekun, dan penuh tanggung jawab. Semoga Almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta diterima segala amal ibadahnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami juga mendoakan agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” tambah Maulana.

Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi, Abu Bakar, turut menyampaikan belasungkawanya.

“Kami jajaran Diskominfo Kota Jambi turut berduka yang mendalam atas berpulangnya Almarhumah. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran langsung bapak Wali Kota yang memimpin sholat jenazah sekaligus melepas Almarhumah keperistirahatannya,” ucapnya.

Abu juga mengenang mendiang Marhamah sebagai sosok yang berkinerja baik selama di Diskominfo Kota Jambi.

“Almarhumah adalah salah satu pegawai kami yang memiliki kinerja sangat baik, selain kreatif, Almarhumah juga sosok yang disiplin, santun sekaligus ceria. Dia memberikan kontribusi nyata dalam tugasnya, khususnya di bidang TIKS tempatnya bekerja. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi kami semua, khususnya bagi rekan-rekan yang telah bekerja selama ini bersama Almarhumah,” sambungnya.

Abu juga berharap keluarga ikhlas dan sabar, karena Almarhumah insyaAllah husnul khatimah.

“Kami berharap keluarga ikhlas dan sabar menghadapi cobaan ini, insyaAllah Almarhumah husnul khatimah. Ia meninggal saat pulang setelah melaksanakan tugasnya sebagai Abdi Negara, meninggalnya juga di bulan yang baik, yakni bulan suci Ramadhan terlebih lagi Almarhumah juga sedang menjalankan ibadah puasanya,” tambah Abu Bakar.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama kurang lebih 11 tahun mengabdi di Pemerintah Kota Jambi, selamat jalan Ema, orang baik, insyaAllah min ahlil khair wa husnul khatimah,” tutup Kadis Kominfo Kota Jambi itu.

Almarhumah Marhamah adalah TKK yang bekerja di Diskominfo Kota Jambi. Magister Ilmu Komputer lulusan UNAMA itu ditempatkan di bidang Tata Kelola Teknologi, Informatika dan Statistik. Ia memulai karirnya sebagai TKK sejak tahun 2014 di Kantor Pengolahan Data Elektronik (PDE) Pemerintah Kota Jambi, yang kemudian sejak tahun 2017 PDE berubah status menjadi Diskominfo Kota Jambi.

Mendiang Marhamah lulus seleksi PPPK Pemerintah Kota Jambi formasi tahun 2024, rencananya Almarhumah akan diangkat sebagai ASN dari formasi PPPK di tahun 2025 ini. Selamat jalan Ema, Alfatihah.(*)




Hasto Kristiyanto Didakwa Suap dan Halangi Penyidikan Kasus Harun Masiku

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekjen DPP  PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, didakwa memberikan uang senilai 57.350 dolar Singapura atau setara Rp600 juta kepada Anggota  KPU periode 2017-2022, Wahyu Setiawan, pada 2019-2020.

Uang tersebut diduga diberikan agar Wahyu mengupayakan pergantian antarwaktu (PAW) Calon Legislatif Terpilih Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan (Sumsel) I, yang sebelumnya memenangkan Riezky Aprilia, kepada tersangka Harun Masiku.

Jaksa KPK, Wawan Yunarwanto, mengungkapkan bahwa suap tersebut merupakan bagian dari upaya Hasto, bersama advokat Donny Tri Istiqomah, mantan terpidana kasus Harun Masiku, Saeful Bahri, dan Harun Masiku untuk memuluskan PAW tersebut.

“Perbuatan melawan hukum ini dilakukan terdakwa bersama-sama dengan beberapa pihak yang terlibat dalam kasus ini,” ujar JPU saat sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat (14/3).

Baca juga:  Hasto Kristiyanto Tegaskan Siap Ikuti Proses Hukum! Kasus Dugaan Perintangan Penyidikan Korupsi Harun Masiku

Baca juga:  Grand Re-Opening Planet Surf WTC Batanghari Jambi, Nikmati Berbagai Promo Eksklusif dan Belanja yang Menyenangkan

Selain memberi suap, Hasto juga didakwa menghalangi penyidikan kasus korupsi yang menyeret Harun Masiku.

Hasto diduga memerintahkan Harun untuk merendam telepon genggamnya ke dalam air, melalui penjaga Rumah Aspirasi, Nur Hasan, sebagai tindakan pencegahan terhadap upaya paksa yang dilakukan penyidik KPK.

Perintah untuk merendam ponsel tersebut diduga dikeluarkan oleh Hasto setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wahyu Setiawan.

Hasto juga diduga memerintahkan ajudannya, Kusnadi, untuk menenggelamkan telepon genggam guna mengantisipasi penyidik KPK yang akan melakukan penyitaan.

Baca juga:  Bupati Sarolangun Ajak ASN Ikut Gerakan Gemastajid Maju, Ciptakan Kebersamaan dalam Ibadah

Baca juga:  Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

Tindakannya ini membuat Hasto terancam pidana berdasarkan Pasal 21 dan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Kasus ini berawal sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, saat KPU menerima informasi bahwa Nazarudin Kiemas, calon legislatif DPR Dapil Sumsel I dari PDI Perjuangan, meninggal dunia pada 26 Maret 2019.

Berdasarkan informasi ini, KPU mengirimkan surat kepada DPP PDI Perjuangan yang kemudian mengonfirmasi kematian Nazarudin melalui surat tertanggal 11 April 2019.

Setelah itu, dilakukan pemungutan suara ulang dengan Riezky Aprilia yang memperoleh suara terbanyak.

Baca juga:  Jonathan Christie Gagal Pertahankan Gelar Tunggal Putra All England 2025

Baca juga:  Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

Namun, Harun Masiku yang mendapat suara jauh lebih sedikit, hanya 5.878 suara, tetap diupayakan untuk menjadi anggota DPR. Pada 5 Agustus 2019, DPP PDI Perjuangan mengirimkan surat kepada KPU yang meminta agar suara dari calon yang meninggal dialihkan kepada Harun.

Pada 26 Agustus 2019, KPU menanggapi surat tersebut dengan menegaskan bahwa permohonan itu tidak dapat dipenuhi karena bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.

Rangkaian pemberian suap dimulai pada 5 Desember 2019, saat Saeful bertanya kepada Agustiani Tio Fridelina mengenai biaya operasional yang diperlukan untuk memuluskan PAW Harun Masiku.

Agustiani kemudian menghubungi Wahyu Setiawan dan mereka sepakat untuk menyediakan dana sebesar Rp750 juta, yang kemudian disesuaikan menjadi Rp1 miliar.

Baca juga:  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jambi: Komitmen Layanan Kesehatan Berkualitas dan Tanpa Diskriminasi

Baca juga:  Menag Imbau Pejabat Tak Gunakan Fasilitas Negara, untuk Kepentingan Pribadi Jelang Lebaran 2025

Pada 17 Desember 2019, Agustiani bertemu dengan Saeful dan Wahyu untuk membicarakan permohonan bantuan.

Setelah itu, Saeful menyerahkan uang muka operasional sebesar 19 ribu dolar Singapura kepada Agustiani yang kemudian diteruskan kepada Wahyu.

Pada 26 Desember 2019, Agustiani kembali menerima uang tambahan sebesar 38.350 dolar Singapura untuk biaya operasional Wahyu.

Akhirnya, pada 8 Januari 2020, Wahyu menghubungi Agustiani untuk meminta tambahan uang sebesar Rp50 juta untuk mengganti biaya pertemuan sebelumnya.

Baca juga:  Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa, Wawako Diza Beri Semangat Optimis dan Motivasi

Baca juga:  Masalah Makanan Diduga Jadi Pemicu, Buntut Pelarian 50 Narapidana dari Lapas Kutacane

Namun, saat itu, KPK mengamankan Wahyu, Agustiani, Saeful, dan Donny bersama uang sejumlah 38.350 dolar Singapura.

Hasto Kristiyanto kini menghadapi dakwaan yang bisa membuatnya terjerat dalam tindak pidana yang diatur dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Proses hukum terhadap Hasto dan para pihak terkait dalam kasus ini akan terus berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan perkembangan kasus ini, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami proses hukum yang sedang berlangsung dan pentingnya penegakan hukum yang adil dalam pemerintahan dan politik Indonesia.(*)




Hasto Kristiyanto Tegaskan Siap Ikuti Proses Hukum! Kasus Dugaan Perintangan Penyidikan Korupsi Harun Masiku

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa, ia akan mengikuti seluruh proses hukum terkait kasus dugaan perintangan penyidikan kasus korupsi dengan tersangka Harun Masiku dan pemberian suap.

“Republik Indonesia dibangun dengan pengorbanan jiwa dan raga para pahlawan bangsa, yang berjuang demi negara hukum. Tanpa adanya supremasi hukum, keadilan, dan penghormatan terhadap proses hukum yang sudah inkrah, negara ini tidak akan berdiri kokoh,” ujar Hasto setelah menghadiri sidang pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (14/3).

Menurut Hasto, jika proses hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap bisa didaur ulang kembali karena kepentingan politik, maka cita-cita untuk membangun negara dan menarik investasi akan menjadi sia-sia.

Hasto mengaku sudah mendengarkan dengan seksama seluruh surat dakwaan yang dibacakan oleh penuntut umum.

Baca juga:  Grand Re-Opening Planet Surf WTC Batanghari Jambi, Nikmati Berbagai Promo Eksklusif dan Belanja yang Menyenangkan

Baca juga:  Kakanwil Ditjenpas Jambi dan Walikota Jambi Makan Bersama Warga binaan Lapas Jambi saat Safari Ramadan

Berdasarkan dakwaan tersebut, ia meyakini bahwa kasus yang menjeratnya merupakan kriminalisasi hukum yang bertujuan untuk membongkar perkara yang sudah inkrah dan kembali diproses karena kepentingan politik tertentu.

“Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa cita-cita menegakkan hukum yang berkeadilan adalah cita-cita seluruh bangsa Indonesia,” tambah Hasto.

Dalam kasus ini, Hasto didakwa menghalangi penyidikan kasus korupsi yang melibatkan Harun Masiku sebagai tersangka, pada rentang waktu 2019-2024.

Ia diduga menginstruksikan Harun Masiku untuk merendam telepon genggam miliknya ke dalam air, setelah penangkapan tangan oleh KPK terhadap Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Baca juga:  Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Tidak hanya itu, Hasto juga disebutkan memerintahkan ajudannya, Kusnadi, untuk menenggelamkan telepon genggam sebagai antisipasi terhadap upaya paksa penyidik KPK.

Selain tuduhan menghalangi penyidikan, Hasto didakwa bersama dengan beberapa pihak lainnya, termasuk advokat Donny Tri Istiqomah, Saeful Bahri, dan Harun Masiku, memberikan suap sejumlah 57.350 dolar Singapura (sekitar Rp600 juta) kepada Wahyu Setiawan pada 2019-2020.

Suap ini diduga diberikan untuk mempengaruhi keputusan KPU agar menyetujui pergantian antarwaktu (PAW) Calon Legislatif Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I, yang awalnya diberikan kepada Riezky Aprilia, untuk diserahkan kepada Harun Masiku.

Hasto Kristiyanto kini terancam pidana berdasarkan Pasal 21 dan Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Dengan berjalannya proses hukum ini, Hasto berharap seluruh proses akan berjalan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, demi tegaknya keadilan di Indonesia.(*)




Grand Re-Opening Planet Surf WTC Batanghari Jambi, Nikmati Berbagai Promo Eksklusif dan Belanja yang Menyenangkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Planet Surf Indonesia dengan bangga mengumumkan pembukaan kembali toko baru di WTC Batanghari, Lantai Dasar, Jambi, Jumat 14 Maret 2025.

Planet Surf menghadirkan konsep baru yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbelanja yang lebih modern, nyaman, dan menarik bagi para pelanggan setia.

Tak hanya itu, Planet Surf Indonesia memberikan promo eksklusif, yaitu voucher belanja senilai Rp1.000.000 yang hanya berlaku pada hari pembukaan, serta diskon 20% untuk pembelian dua item atau lebih yang berlaku dari 14-15 Maret 2025.

Jangan lewatkan kesempatan emas untuk berbelanja dengan penawaran menarik di toko terbaru Planet Surf!

Baca juga:  Kakanwil Ditjenpas Jambi dan Walikota Jambi Makan Bersama Warga binaan Lapas Jambi saat Safari Ramadan

Baca juga:  Bupati Sarolangun Ajak ASN Ikut Gerakan Gemastajid Maju, Ciptakan Kebersamaan dalam Ibadah

Toko Planet Surf di WTC Batanghari Lantai Dasar, Jambi, menawarkan pengalaman berbelanja yang unik dengan desain interior yang lebih modern dan koleksi pakaian serta aksesoris trendi dari berbagai merek ternama.

Toko Planet Surf di WTC Batanghari Jambi Hadir dengan Konsep Baru dan Diskon Menari

Beberapa merek populer yang tersedia di toko ini antara lain Insight, Rip Curl, Volcom, Dragon, Planet Surf Clothing, Vissla, Vans, No Fear, dan Chimpanzees.

Didirikan pada tahun 1997 di Yogyakarta Galleria Mall, Planet Surf lahir dari kecintaan pendirinya terhadap fashion surfing ala Amerika dan Australia.

Sejak awal, Planet Surf telah menjadi destinasi utama bagi para pecinta fashion surfing dengan menghadirkan merek-merek terbaik dan gaya yang fresh.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

Baca juga:  BBM Terkontaminasi Air di SPBU Merangin, Pertamina Segera Tanggapi Keluhan Masyarakat

Kini, Planet Surf telah memiliki lebih dari 66 outlet yang tersebar dari Banda Aceh hingga Jayapura, dan terus berkembang dengan ekspansi yang akan datang.

Planet Surf bangga menghadirkan berbagai merek ternama seperti Insight, Rip Curl, Vissla, Volcom, Dragon, Oakley, Vans, Juice Ematic, No Fear, dan banyak lagi.

Sebagai bagian dari komitmennya untuk menghadirkan fashion dan lifestyle terbaik di Indonesia, Planet Surf terus berinovasi dalam menyediakan produk berkualitas tinggi, pelayanan pelanggan terbaik, serta keterlibatan dengan komunitas.

Planet Surf bertekad untuk memberikan pengalaman berbelanja yang luar biasa bagi semua pelanggan.

Baca juga:  Safari Ramadhan MUI Provinsi Jambi, Merangin sebagai Pusat Lahirnya Ulama Hebat

Baca juga:  Buka Puasa Bersama Insan Pers, Kombes Pol Agus Tri: Kita Mitra Kerja dan Keluarga 

Segera kunjungi toko Planet Surf terbaru di WTC Batanghari, Lantai Dasar, Jambi, dan nikmati pengalaman belanja yang menyenangkan serta berbagai penawaran menarik dari koleksi pakaian dan aksesoris surfing terkemuka.(*)




Kakanwil Ditjenpas Jambi dan Walikota Jambi Makan Bersama Warga binaan Lapas Jambi saat Safari Ramadan

JAMBI,SEPUCUKJAMBI.ID – Kakanwil DitjenPas Jambi, Hidayat, menggelar kegiatan Safari Ramadan dengan mengunjungi Lapas Kelas IIA Jambi, Kamis 13 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelayanan makan dan takjil buka puasa bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Jambi.

Kunjungan ini di sambut langsung oleh Kalapas Kelas IIA Jambi beserta jajaran. Dalam kegiatan ini turut hadir Walikota Jambi, Dr. Maulana ke Lapas Kelas IIA Jambi, Kakanwil DitjenPas Jambi, Hidayat menyambut baik kedatangan Walikota Jambi, Dr. Maulana.

Safari Ramadan merupakan bagian dari upaya Kakanwil DitjenPas Jambi dalam mendekatkan diri kepada seluruh jajaran Lapas Jambi, baik para petugas maupun warga binaan dan melihat langsung pembinaan kepribadian yang telah diberikan oleh Lapas Jambi khususnya di bulan suci Ramadan ini.

Baca juga:  Bupati Sarolangun Ajak ASN Ikut Gerakan Gemastajid Maju, Ciptakan Kebersamaan dalam Ibadah

Baca juga:  Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

Pada kesempatan ini Kakanwil dan Kalapas Jambi beserta Walikota Jambi memberikan Sertifikat sebanyak 7 orang warga binaan Wisuda Hafidz Quran Juzz 30 Bagi Warga Binaan Lapas Jambi.

Wisuda hari ini adalah buah dari program pembinaan kemandirian berbasis pondok pesantren yang telah dimulai oleh Lapas Jambi.

“Saya merasa kagum akan keberhasilan Lapas Jambi yang telah melakukan pembinaan dengan baik dan berkelanjutan bagi warga binaan yang berhasil mewisuda sebanyak 7 orang warga binaan Hafidz Quran Juzz 30, semoga kedepannya seluruh warga binaan yang beragama muslim bisa menjadi Hafidz Quran”, imbuh Maulana.

Selanjutnya Kakanwil dan Kalapas Jambi beserta Walikota Jambi melaksanakan buka bersama dengan petugas dan Warga Binaan Lapas Jambi.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

Baca juga:  Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

Dilanjutkan dengan Salat Maghrib berjamaah. Sebelum pelaksanaan sholat tarawih, Hidayat juga memberikan tausiah singkat kepada warga binaan untuk selalu berbuat kebaikan kepada semua orang.

Selain itu, kakanwil juga menekankan untuk senantiasi menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan ramadan di Lapas Kelas IIA Jambi.

Safari Ramadan yang dilakukan oleh Kakanwil ini diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi baru bagi warga binaan untuk terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik selama bulan suci ini.(*)




Bupati Sarolangun Ajak ASN Ikut Gerakan Gemastajid Maju, Ciptakan Kebersamaan dalam Ibadah

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Bupati Sarolangun, H. Hurmin, melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sarolangun pada Rabu, 12 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan jajaran Disdikbud serta memastikan keaktifan pegawai dalam mendukung program Gerakan Masyarakat Cinta Masjid (Gemastajid Maju).

Bupati Hurmin disambut dengan hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sarolangun, Drs. H. Arsyad, Sekretaris Disdikbud Sarolangun, Ali Umar, serta pejabat dan pegawai Disdikbud lainnya.

Kunjungan tersebut dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Dzuhur berjamaah di musala kantor Disdikbud sebagai bagian dari implementasi program Gemastajid Maju.

Baca juga:  Bupati Sarolangun Baru Dilantik, Gubernur Al Haris Beri Arahan Pembangunan Daerah

Baca juga:  Gerry Trisatwika Mulai Tugas sebagai Wakil Bupati Sarolangun, Siap Wujudkan Sarolangun Maju

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hurmin menyampaikan pentingnya program Gemastajid Maju yang bertujuan untuk mengajak seluruh masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), untuk rutin melaksanakan shalat berjamaah lima waktu di masjid.

Bupati menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan moralitas masyarakat dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat yang aman dan nyaman.

“Gerakan Gemastajid Maju sangat penting, karena selain meningkatkan kualitas ibadah, juga mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan umat. Kami berharap seluruh pegawai bisa menjadi contoh yang baik dalam melaksanakan shalat berjamaah,” ujar Bupati Hurmin.

Bupati Sarolangun juga mengingatkan seluruh pegawai Disdikbud untuk menjadikan shalat berjamaah sebagai kebiasaan sehari-hari di setiap dinas, dengan pemimpin sebagai contoh utama dalam hal ini.

Baca juga:  Kapolres Sarolangun Ajak Anak Muda Bangun Kamtibmas Lewat Momen Buka Bersama

Baca juga:  Laka Lantas di Jalan Sarolangun-Tembesi, Satu Tewas, Dua Terluka

Hal ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap program keagamaan di Kabupaten Sarolangun.

Di akhir kegiatan, Bupati Sarolangun, H. Hurmin, juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1446 Hijriyah kepada seluruh masyarakat Sarolangun.

Beliau berharap seluruh umat Muslim di Sarolangun mendapatkan ridho, berkah, dan rahmat dari Allah SWT selama bulan suci ini.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, salam-salaman, dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen dalam menjalankan program keagamaan di Kabupaten Sarolangun.(*)




Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Adi Saputra (41), warga Kelurahan Sei Pinang, Kecamatan Bungo Dani, dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Batang Bungo di Dusun Sungai Telang, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo pada Rabu, 12 Maret 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Kejadian ini bermula saat Adi Saputra bersama rekannya, Joni (30), berangkat pada pagi hari sekitar pukul 11.00 WIB untuk memperbaiki mobil Mitsubishi Strada milik rekannya, Faizal, di Dusun Sungai Telang.

Namun, pada malam hari, keduanya terjebak arus sungai yang deras akibat curah hujan yang tinggi. Joni berhasil diselamatkan oleh warga setempat, sementara Adi Saputra hingga kini masih hilang.

Baca juga:  Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

Baca juga:  Hasil Sidak Ditemukaan Takaran Minyakkita Tidak Sesuai, Polres Bungo Lakukan Penyelidikan

Varel Adiofitra (18), anak dari Adi Saputra, mengungkapkan bahwa ayahnya menerima telepon dari Faizal untuk memperbaiki mobil dan kemudian berangkat bersama Joni pada Rabu pagi.

Sementara itu, Amin (38), seorang warga setempat, mendapat informasi dari Faris bahwa ada orang yang meminta tolong di sekitar kebun orang tuanya.

Ketika Amin tiba di lokasi sekitar pukul 19.45 WIB, ia menemukan Joni berada di seberang kebun dan meminta bantuan karena terbawa arus sungai.

Amin segera bertanya tentang keberadaan temannya, Adi Saputra, dan Joni menjawab bahwa ia tidak tahu karena sudah terpisah oleh arus.

Baca juga:  Proyek Jembatan Bailey di Bungo Molor, Kemacetan Meningkat di Jalan Lintas Sumatera

Baca juga:  Zakat Fitrah 2025 di Kabupaten Bungo, Ini Besaran dan Cara Pembayarannya

Mengingat kondisi cuaca yang buruk, Amin meminta Joni untuk bertahan di tempat sambil mencari bantuan dari warga sekitar.

Setelah sekitar 30 menit, Amin bersama empat warga lainnya berhasil mengevakuasi Joni setelah satu jam pencarian.

Kejadian ini segera dilaporkan kepada Datuk Rio Sungai Telang, Ramaini (58), yang kemudian mengonfirmasi kejadian tersebut.

“Kami masih melakukan pencarian terhadap Adi Saputra bersama masyarakat sekitar. Sampai saat ini, korban belum ditemukan,” kata Ramaini, Datuk Rio Sungai Telang.

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Hingga Kamis (13/3) pagi, pencarian terus dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat, namun curah hujan yang tinggi dan peningkatan debit air sungai menjadi tantangan besar dalam proses pencarian.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono melalui Kasi Humas Polres Bungo AKP M Nur membenarkan bahwa warga yang hanyut masih dalam pencarian.

“Korban yang hilang masih dicari,” kata AKP M Nur.

Masyarakat berharap adanya dukungan tim SAR dan aparat setempat untuk mempercepat proses pencarian dan penyelamatan Adi Saputra yang masih hilang.(*)




Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, SP., MM., M.Si., melaksanakan penanaman jagung hibrida di lahan Kelompok Tani Gelora, yang terletak di belakang pekarangan rumah Dinas Sekretaris Daerah Muaro Jambi, Budhi Hartono, di Desa Bukit Baling, Sekernan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (13/3) dan dihadiri oleh berbagai pejabat serta perwakilan kelompok tani setempat.

Acara penanaman jagung ini dihadiri oleh Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono, S.Sos., MT, serta beberapa kepala dinas seperti Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kadis Perkebunan, Kadis Perikanan, dan Kadis Ketahanan Pangan.

Selain itu, perwakilan dari kelompok tani juga turut hadir untuk menyaksikan langsung acara tersebut.

Baca juga:  Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Dalam acara tersebut, Bupati Bambang Bayu Suseno melakukan penanaman jagung dengan menggunakan Alat Mesin Traktor Roda Empat.

Penanaman jagung ini merupakan bentuk apresiasi terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia.

Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan pentingnya dukungan terhadap program swasembada pangan.

“Pemerintah daerah mendukung penuh program Presiden RI dalam mencapai swasembada pangan. Kami di Kabupaten Muaro Jambi juga terus menggerakkan program tanaman pangan untuk mendukung tujuan tersebut,” ujar Bupati.

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Baca juga:  BBS dan Jun Mahir Dilantik oleh Presiden Prabowo, Terima Pesan Penting untuk Muarojambi

Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Muaro Jambi dan berkontribusi pada swasembada pangan di tingkat nasional.

Bupati Bambang Bayu Suseno juga menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi untuk memastikan kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah kunci untuk kelangsungan hidup yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk mendorong sektor pertanian dan memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi,” jelasnya.

Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan terus mengoptimalkan potensi sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan.

Baca juga:  Bupati Terpilih Muaro Jambi Lakukan Gladi Bersih Menjelang Pelantikan Serentak di Jakarta

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Tegaskan Pentingnya Program Perlindungan Sosial, untuk RT di Kota Jambi

Dengan demikian, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Muaro Jambi dapat meningkat dan mendukung kedaulatan pangan.

Usai kegiatan penanaman jagung, Bupati Bambang Bayu Suseno memberikan bantuan peralatan pertanian kepada kelompok tani di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Bantuan ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan usaha tani jagung dan meningkatkan kesejahteraan para petani di daerah tersebut.(*)




Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Terdampak Banjir Akibat Hujan Lebat

KERINCI, SEPUCUKJAMBI.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Kerinci sejak Rabu malam (12/3), hingga Kamis (13/3) kemarin, menyebabkan sejumlah sungai meluap dan menggenangi beberapa desa.

Banjir tersebut berdampak pada beberapa wilayah seperti Koto Kapeh Siulak, Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kubang Lubuk Suli, Koto Lanang di Kecamatan Depati Tujuh, dan Talang Kemuning di Kecamatan Bukit Kerman.

Berdasarkan informasi yang diterima, puluhan rumah terendam banjir sejak pukul 20.00 WIB pada Rabu malam hingga pukul 06.00 WIB pagi hari.

Di Kecamatan Depati Tujuh, air baru mulai surut sekitar pukul 06.00 WIB pada Kamis pagi (13/3). Sementara itu, banjir di Desa Lempur masih berlangsung hingga pagi hari.

Baca juga:  Polsek Air Hangat Timur Sigap Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kerinci

Baca juga:  Pemkab Kerinci Serahkan Pengelolaan Objek Wisata ke Pihak Ketiga, Prioritaskan Fasilitas

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, melalui Kabid KL BPBD Kerinci, Saktian, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait banjir dan langsung mengerahkan tim untuk membantu masyarakat yang terdampak di sejumlah desa.

“Beberapa laporan telah kami terima, dan tim segera turun ke lapangan untuk membantu masyarakat di desa-desa terdampak seperti Desa Koto Kapeh Siulak, Lempur Gunung Raya, Talang Kemuning Bukit Kerman, serta beberapa desa di Kecamatan Depati Tujuh. Namun, situasi saat ini masih terkendali,” jelas Saktian, kemarin.

Menurut Dedi, salah seorang warga Kecamatan Depati Tujuh, banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Batang Merao. Luapan sungai ini disebabkan oleh curah hujan yang cukup tinggi di bagian hulu Kerinci.

“Banjir terjadi sekitar pukul 20.00 WIB pada Rabu malam dan berlangsung hingga pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB,” ujar Dedi.

Baca juga:  IAIN Kerinci Klarifikasi Isu Pemotongan Dana KIP-K, Rektor Tegaskan Tidak Ada Intervensi

Baca juga:  Sejumlah Pejabat IAIN Kerinci Diperiksa Polisi, Terkait Dugaan Pemotongan Dana KIP-K

Kepala BPBD Kerinci, Dedi Andrizal, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana banjir dan tanah longsor, mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Kerinci.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap bencana seperti banjir dan tanah longsor, terutama di kawasan yang rawan banjir,” tegas Dedi Andrizal.

Selain Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh juga turut terdampak banjir. Beberapa kecamatan seperti Hamparan Rawang, Tanjung, dan Kumun di Kecamatan Kumun Debai juga mengalami genangan air akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut.

Pihak BPBD Kerinci terus memantau perkembangan situasi di berbagai wilayah terdampak dan memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak banjir.

Bantuan tersebut termasuk evakuasi warga dan distribusi kebutuhan darurat.(*)