Memasuki babak kedua, Norwegia memperoleh kesempatan emas untuk memangkas skor setelah Theo Hernandez menjatuhkan Oscar Bobb di kotak terlarang.
Jorgen Strand Larsen maju sebagai eksekutor, tetapi Mike Maignan tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan penalti tersebut.
Penyelamatan itu menjadi yang pertama dari titik putih sepanjang Piala Dunia 2026.
Norwegia terus mencoba menekan melalui Oscar Bobb dan Aasgaard, namun lini belakang Prancis tampil disiplin menjaga keunggulan.
Saat pertandingan memasuki masa injury time, Prancis memastikan kemenangan lewat Desire Doue.
Sundulan pemain muda tersebut mengubah skor menjadi 4-1 sekaligus menutup pesta gol Les Bleus.
Hasil ini menegaskan Prancis sebagai salah satu kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026.
Dengan produktivitas lini depan yang terus meningkat dan penampilan impresif Ousmane Dembele, skuad asuhan Didier Deschamps mengirim sinyal bahaya kepada seluruh pesaing di fase gugur.
Sementara itu, Norwegia tetap memiliki kesempatan memperbaiki performa saat menghadapi babak 32 besar.
Rotasi besar yang dilakukan pada laga ini diperkirakan menjadi bagian dari strategi menjaga kebugaran pemain inti untuk menghadapi pertandingan yang lebih menentukan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







