Kepada Camat dan Lurah, Wali Kota Maulana juga menginstruksikan, agar lebih aktif dalam mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat melalui para Ketua RT.
Karen hal ini merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam pembangunan untuk kota Jambi.
“Kalau sinergi yang baik ini kita lakukan, maka insyaAllah PAD kita akan meningkat secara signifikan yang akan bisa digunakan untuk mewujudkan pembangunan kota Jambi,” tutup Maulana.
Sebelumnya, dalam laporan Kepala BPPRD, Nella Ervina mengatakan Opsen Pajak ini menjadi instrumen penting bagi kota Jambi setelah opsen PKB dan BBNKB per Januari 2025 resmi dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia.
“Maka untuk itu kami mendukung penuh optimalisasi opsen pajak ini, sebagai langkah awal dan bentuk kerja sama antara Pemkot Jambi bersama Pemprov Jambi, Ditlantas Polda Jambi dan Jasa Raharja,” katanya.
Dia menyebut, ditahun 2025 ini Pemkot Jambi menargetkan opsen BBNKB sebesar 10 miliar dan PKB sebesar 79 miliar, dengan sasaran 854.393 unit kendaraan, yang terdiri dari kendaraan roda empat 151.686 unit dan kendaraan roda dua 702.707.
“Untuk mengoptimalkan opsen pajak ini, Pemkot Jambi melalui BPPRD juga telah menyiapkan 2 unit kendaraan roda empat untuk memberikan pelayanan samsat keliling yang akan beroperasi setiap hari, sehingga dapat memudahkan masyarakat kota Jambi untuk membayar pajak, baik itu PKB maupun BBNKB,” singkatnya.
Rakor itu dirangkai dengan launching kendaraan operasional Samsat Keliling milik Pemerintah Kota Jambi.
Wali Kota Maulana yang melepas secara resmi kendaraan tersebut, berharap mobil keliling pajak itu dapat lebih optimal dimanfaatkan untuk menjangkau dan memberikan kemudahan masyarakat menunaikan kewajibannya membayar PKB dan BBNKB di seluruh wilayah Kota Jambi.(*)







