“Pada hari ini, dengan penuh rasa hormat, saya umumkan bahwa seluruh PBB rumah milik Ayahanda dan Ibunda veteran kami gratiskan. Tidak perlu lagi dibayar. Dan mulai hari ini, BPPRD akan segera mendata rumah-rumah veteran, agar kebijakan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya,” tutur Maulana.
Kata Maulana, perhatian kepada para veteran bukanlah sekedar tradisi seremonial tahunan, melainkan kewajiban moral bangsa terhadap para pejuang.
“Apa yang kami berikan hari ini mungkin tak sebanding dengan pengorbanan yang telah bapak dan ibu berikan untuk negeri ini. Namun izinkan kami menyampaikannya dengan penuh cinta, sebagai tanda bahwa bangsa ini tidak pernah melupakan jasa para pahlawan,” katanya.
Menutup sambutannya, dihadapan para Legiun Veteran yang hadir, Wali Kota Maulana kembali menyampaikan rasa hormat dan terima kasihnya. Ia juga memohon doa restu dari para veteran, agar perjuangan mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan, dapat terus menjadi cahaya dan kekuatan bagi generasi penerus dalam membangun bangsa.
“Kami mohon doa dari Ayahanda dan Ibunda, agar kami bersama jajaran Forkopimda senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Doa restu dari para pejuang inilah yang menjadi penyemangat kami untuk terus mewujudkan visi dan misi Kota Jambi Bahagia,” tutup Wali Kota Maulana.
Sementara itu, usai penyerahan tali asih, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Jambi, H. Kholil Anwar, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Ia mengapresiasi perhatian besar yang terus diberikan Pemerintah Kota Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, yang senantiasa menghadirkan penghormatan khusus bagi para pejuang di peringatan Hari Kemerdekaan ini.
“Saya, selaku Ketua Legiun Veteran, mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah Daerah. Perhatian ini adalah bukti nyata bahwa jasa kami tidak pernah dilupakan, bahwa pengorbanan kami di masa lalu masih tetap dihargai hingga kini,” ucapnya haru.







