Disnakan Sarolangun Pastikan Pasokan Daging Aman Hingga Idulfitri

Dinas Peternakan dan Perikanan Sarolangun pastikan stok daging sapi dan kerbau aman selama Ramadan hingga Idulfitri 1447H. Pengawasan ternak dan kualitas daging dijaga untuk keamanan konsumsi masyarakat.
Dengarkan

SAROLANGUN, SEPUCUKJAMBI.ID – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Sarolangun memastikan stok daging sapi dan kerbau aman selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa gangguan.

Kepala Disnakan Sarolangun, Setiadi, menyatakan pihaknya rutin memantau ketersediaan ternak sekaligus memastikan hewan yang akan dipotong dalam kondisi sehat.

Menurutnya, prediksi kebutuhan daging pada Ramadan hingga Idulfitri tahun 2026 relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2025, jumlah pemotongan sapi dan kerbau mencapai sekitar 320 ekor.

Baca juga:  Terlibat Tawuran dan Bawa Celurit, 21 Remaja Geng Motor Diciduk Polisi

“Jumlah pemotongan tahun lalu sampai H-1 Idulfitri sekitar 320 ekor. Tahun ini kemungkinan tidak jauh berbeda,” jelas Setiadi saat dikonfirmasi.

Setiadi menambahkan, meskipun stok ternak di tingkat lokal cukup, sebagian pemilik ternak memilih menahan sapi atau kerbau karena dijadikan investasi jangka panjang.

Biasanya ternak dijual saat ada kebutuhan mendesak. Kondisi ini membuat beberapa pedagang mencari pasokan tambahan dari wilayah lain, seperti Kabupaten Batanghari dan beberapa daerah di Provinsi Sumatera Barat.

Baca juga:  Jalan Alternatif Padang Lamo Dibuka Kembali, Kendaraan Hingga 30 Ton Bisa Melintas

Meski begitu, Disnakan Sarolangun memastikan kebutuhan daging masyarakat tetap tercukupi. Koordinasi terus dilakukan dengan pedagang dan pemilik usaha pemotongan hewan untuk memonitor kondisi pasar.

Selain ketersediaan, pengawasan kesehatan ternak juga diperketat. Pemeriksaan dilakukan untuk mencegah penyakit menular seperti Septicaemia Epizootica (SE) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Setiadi menegaskan, pengawasan ini penting untuk menjamin keamanan pangan.

“Kami rutin memantau lalu lintas ternak dan proses pemotongan. Tujuannya agar hewan yang dikonsumsi masyarakat sehat dan layak konsumsi,” tambahnya.

Baca juga:  Anggota DPRD Muaro Jambi Tekankan Kinerja dan Integritas Pejabat Baru, Robinson: Ini Tanggung Jawab!

Disnakan juga mengimbau masyarakat membeli daging dari pedagang terpercaya dan memastikan hewan dipotong sesuai standar kesehatan dan kebersihan.

Dengan upaya ini, Pemerintah Kabupaten Sarolangun optimis pasokan daging selama Ramadan dan Idulfitri tetap aman, berkualitas, dan higienis.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait