“Kami menyediakan bimbingan belajar agama Islam secara gratis setiap hari Minggu, dari ba’da Dzuhur hingga ba’da Ashar,” jelas Faisal.
Selain bimbingan spiritual, mereka juga memberikan dukungan dalam bidang sosial dan ekonomi agar para mualaf tetap semangat menjalani kehidupan barunya.
Alisha Zafira, yang sebelumnya memeluk agama Buddha, menyampaikan rasa syukur atas momen penting dalam hidupnya. Ia mengaku tidak menyangka akan mengucap syahadat dalam peringatan Maulid Nabi dan langsung dibimbing oleh Wali Kota Jambi.
“Hati saya terasa damai dan ringan. Ini adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Alisha, warga Jalan Fatahillah, Rajawali, Jambi Timur, juga mengungkapkan bahwa keinginannya memeluk Isla berasal dari dorongan hati dan dukungan keluarga.
“Saya berdoa meminta petunjuk, dan Allah memberi saya jalan. Terima kasih kepada semua yang telah membimbing saya,” tambahnya.(*)







