Maulana Bidik Perputaran Ekonomi dari Health City Summit, Hotel hingga UMKM Jambi Disiapkan

Walikota Jambi, Maulana
Dengarkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Pemerintah Kota Jambi tidak ingin Health City Summit (HCS) 2026 berhenti sebagai forum pertukaran gagasan tentang pembangunan kota sehat.

Wali Kota Jambi Maulana justru membidik dampak ekonomi dari kedatangan peserta dan kepala daerah berbagai wilayah ke Kota Jambi.

Kehadiran tamu dalam jumlah besar selama rangkaian HCS pada 26-28 September 2026 dinilai dapat menjadi peluang bagi berbagai sektor usaha lokal, mulai dari hotel, restoran, UMKM, kuliner, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Maulana mengatakan, Pemkot Jambi telah mulai mengoordinasikan sektor-sektor pendukung agar momentum tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi daerah.

“Kita sudah mulai menginformasikan kepada hotel, restoran hingga tempat-tempat hiburan untuk mendukung kegiatan ini,” ujar Maulana.

Menurutnya, HCS bukan hanya soal suksesnya penyelenggaraan acara, tetapi juga bagaimana momentum tersebut dapat memperkenalkan Kota Jambi sekaligus mendorong lebih banyak kunjungan ke daerah.

“Kita berharap kegiatan ini bisa menggerakkan perekonomian dan menjadi daya ungkit agar Kota Jambi semakin dikenal sebagai lokasi kunjungan,” katanya.

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Skala HCS 2026 membuat Pemkot Jambi menyiapkan sekitar 560 Liaison Officer (LO) untuk mendampingi para tamu dan delegasi selama berada di Kota Jambi.

Para peserta tidak hanya mengikuti forum utama, tetapi juga akan diarahkan mengikuti sejumlah agenda city tour.

Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain Kampung Bahagia, kawasan SPAL-D, lokasi pengelolaan sampah hingga kawasan Candi Muaro Jambi.

Bagi Pemkot Jambi, rangkaian tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kota sekaligus mendorong peserta mengenal lebih dekat destinasi, kuliner dan aktivitas ekonomi lokal.

Dengan pergerakan peserta dari berbagai daerah, peluang belanja dan konsumsi tidak hanya berada di lokasi acara, tetapi juga dapat menyebar ke sektor pendukung lainnya.

Pemkot Jambi juga mendorong hotel, restoran dan tempat usaha lainnya agar siap menyambut peserta HCS.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari persiapan agar kebutuhan tamu selama berada di Kota Jambi dapat terpenuhi.

Maulana berharap sektor swasta dan pelaku usaha tidak sekadar menjadi pendukung acara, tetapi ikut memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas selama pelaksanaan HCS.

Baca juga:  Pendapatan Daerah Tembus 108 Persen, Pemkot Jambi Perkuat Integritas LKPD 2025

Momentum ini juga diharapkan membuka peluang agar peserta yang datang untuk kegiatan HCS memiliki alasan untuk kembali berkunjung ke Kota Jambi setelah kegiatan selesai.

Potensi dampak ekonomi tersebut datang bersamaan dengan skala HCS yang cukup besar.

Sejumlah pejabat pemerintah pusat telah dikonfirmasi hadir sebagai pemateri.

Di antaranya Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pemkot Jambi juga masih melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait agenda kedatangan Presiden Republik Indonesia.

Maulana mengatakan, Sekretariat Kabinet telah mengonfirmasi akan menjadwalkan agenda kedatangan Presiden dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Beberapa menteri dan menko sudah confirm akan datang menjadi pemateri. Sekretariat Kabinet juga sudah confirm akan menjadwalkan kedatangan Presiden. Sehingga memang butuh dukungan semua pihak,” ujarnya.

Dengan berbagai agenda tersebut, Maulana ingin HCS meninggalkan dampak yang lebih panjang bagi Kota Jambi.

Forum yang mempertemukan kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia itu diharapkan menjadi pintu untuk memperkenalkan Kota Jambi sebagai tujuan kunjungan, bukan hanya sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan.

Baca juga:  Stadion Persijam Memprihatinkan, Komisi IV DPRD Kota Jambi Minta Renovasi Total

Karena itu, city tour menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian HCS.

Peserta akan diperkenalkan dengan program pemerintah, pengelolaan lingkungan, kawasan kota hingga potensi wisata.

Maulana juga mengingatkan seluruh LO agar memberikan pelayanan terbaik kepada tamu.

Menurutnya, pengalaman peserta selama berada di Jambi dapat ikut menentukan kesan mereka terhadap daerah tersebut.

“Kita harus memberikan pelayanan yang baik. Mereka yang datang ke Kota Jambi harus mendapatkan kesan yang baik, karena ini bukan hanya soal kegiatan, tetapi juga bagaimana kita menunjukkan Kota Jambi sebagai tuan rumah,” katanya.

Dengan HCS yang dijadwalkan berlangsung 26-28 September, Pemkot Jambi berharap pergerakan peserta dapat memberikan efek berganda forum tetap berjalan, potensi kota semakin dikenal, dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait