LPKA Muara Bulian Gelar Art Therapy, Bantu Anak Binaan Ekspresikan Diri

LPKA Muara Bulian menggelar kegiatan art therapy untuk membantu anak binaan meningkatkan kesehatan mental, mengekspresikan emosi, dan membangun rasa percaya diri.

MUARABULIAN, SEPUCUKJAMBI.ID – Upaya meningkatkan kesehatan mental dan rasa percaya diri anak binaan terus dilakukan oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Muara Bulian melalui pendekatan kreatif berbasis seni.

Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan art therapy yang digelar pada 26 Maret 2026 di lingkungan lembaga tersebut.

Program ini diikuti oleh sejumlah anak binaan yang menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan, Budi Sutiyo, bersama para peserta magang yang turut berperan aktif dalam mendampingi proses terapi seni.

Baca juga:  Sindiran Hotman Paris Usai Mundur dari Kasus Nadiem Makarim Jadi Sorotan Publik

Melalui metode ini, anak binaan diajak menyalurkan perasaan, emosi, serta pengalaman pribadi mereka ke dalam bentuk karya visual seperti menggambar dan mewarnai.

Pendekatan tersebut dinilai efektif untuk membantu mereka mengekspresikan diri secara lebih bebas tanpa tekanan.

Menurut Budi, pendekatan berbasis seni memberikan ruang yang aman bagi anak binaan untuk memahami diri mereka sendiri sekaligus membangun kepercayaan diri secara bertahap.

Baca juga:  KPK Dorong Pembaruan Teknologi OTT untuk Kejar Koruptor Modern

“Dengan media seni, mereka bisa menyampaikan apa yang dirasakan tanpa harus terbebani,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala LPKA Muara Bulian, J. Kasogi Surya Fattah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian penting dari program pembinaan.

Ia menegaskan bahwa pembinaan anak tidak hanya menitikberatkan pada aspek kedisiplinan, tetapi juga mencakup kesehatan mental dan pengembangan kepribadian.

Baca juga:  Diding Divonis 18 Tahun Penjara, Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa!

Menurutnya, kegiatan seperti art therapy mampu membantu anak binaan mengenali potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan kondisi mental yang lebih matang saat kembali ke tengah masyarakat.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif berkelanjutan, baik dari sisi emosional maupun sosial, sehingga anak binaan memiliki bekal yang lebih kuat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait