Batik Air Tetap Berangkat dari Jambi
Di tengah terbatasnya jarak pandang, aktivitas penerbangan di Bandara Sultan Thaha tidak sepenuhnya terhenti.
Batik Air ID6807 dengan rute Jambi-Jakarta berhasil melakukan lepas landas pada pukul 06.00 WIB.
Pesawat tersebut merupakan armada yang sebelumnya bermalam di Bandara Sultan Thaha atau dikenal sebagai remain overnight (RON).
Sementara itu, penerbangan Batik Air ID6804 dari Jakarta yang dijadwalkan tiba di Jambi juga menjadi bagian dari penerbangan yang dipantau berdasarkan perkembangan kondisi cuaca dan visibility.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa operasional penerbangan tetap berjalan dengan mempertimbangkan situasi aktual di lapangan.
Citilink dan Garuda Masih Menunggu Kondisi Jambi
Untuk Citilink QG960 dan Garuda Indonesia GA126, keputusan keberangkatan dari Jakarta masih menunggu perkembangan kondisi di Bandara Sultan Thaha.
Kondisi visibility menjadi salah satu pertimbangan penting karena pesawat yang diberangkatkan dari Jakarta pada akhirnya harus melakukan pendaratan di Jambi.
Pihak bandara terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan maskapai terkait perkembangan cuaca serta jarak pandang.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi visibility dan berkoordinasi terkait operasional penerbangan,” kata Ikhsan.
Penumpang Diminta Cek Jadwal Sebelum ke Bandara
Kondisi kabut asap dapat berubah mengikuti dinamika cuaca dan atmosfer.
Perubahan visibility juga berpotensi memengaruhi jadwal keberangkatan maupun kedatangan pesawat.
Karena itu, penumpang yang memiliki penerbangan dari maupun menuju Jambi diminta memantau informasi terbaru dari maskapai dan pihak Bandara Sultan Thaha sebelum berangkat ke bandara.
Hingga informasi terakhir, Citilink QG960 dan Garuda Indonesia GA126 masih mengalami penundaan keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta sambil menunggu perkembangan kondisi visibility di Jambi.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







