Jarak Pandang Terbatas, Bandara Jambi: Tantangan Utama Saat Pendaratan

Kabut asap tebal menyelimuti Jambi pada 30 September 2026. Jarak pandang Bandara Sultan Thaha sempat 800 meter, namun penerbangan tetap berjalan.
Dengarkan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID — Kabut asap tebal menyelimuti kawasan Kota Jambi pada Rabu 30 September 2026 pagi.

Di Bandara Sultan Thaha Jambi, jarak pandang atau visibility bahkan sempat turun hingga 800 meter.

Kondisi tersebut belum menghentikan aktivitas penerbangan.

Namun, pihak bandara menyebut keterbatasan jarak pandang menjadi perhatian khusus, terutama ketika pesawat melakukan proses pendaratan.

Branch Communication Bandara Sultan Thaha Jambi, Ikhsan Pulungan, mengatakan kondisi visual saat lepas landas masih memungkinkan dengan kondisi yang terjadi pagi itu.

“Kalau untuk lepas landas, kondisi visualnya untuk naik atau take off masih bisa. Yang menjadi tantangan dengan kondisi saat ini adalah visual pilot untuk pendaratan,” ujar Ikhsan, Rabu 30 September 2026.

Baca juga:  Ketua Komisi II DPRD: Kualitas Direksi Tirta Mayang Dipertanyakan Jika Tanpa Kriteria Teknis

Visibility 800 meter pada pukul 06.00 WIB

Kabut asap mulai menyelimuti kawasan Bandara Sultan Thaha sejak pagi. Data pemantauan menunjukkan jarak pandang pada pukul 06.00 WIB berada di angka 800 meter.

Kondisi tersebut kemudian berangsur membaik. Pada pukul 07.00 WIB, jarak pandang meningkat menjadi 1.000 meter.

Perbaikan kembali terlihat pada pukul 08.00 WIB, ketika visibility mencapai 1.500 meter.

Meski membaik, perubahan kondisi atmosfer tetap menjadi faktor yang dipantau dalam operasional penerbangan.

Baca juga:  Masyarakat Jambi Diminta Bayar Zakat Lewat BAZNAS, Aman dan Transparan

Di tengah jarak pandang yang terbatas, pesawat Batik Air ID6807 rute Jambi-Jakarta tetap berhasil diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB.

Pesawat tersebut merupakan armada yang sebelumnya bermalam di Bandara Sultan Thaha atau berstatus remain overnight (RON).

Sementara itu, pesawat Batik Air ID6804 dari Jakarta dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Thaha pada pukul 09.50 WIB.

Pihak bandara terus memantau perkembangan jarak pandang untuk memastikan kondisi operasional penerbangan tetap menjadi perhatian, terutama bagi pesawat yang akan melakukan pendaratan.

Ikhsan kembali membenarkan bahwa kabut asap cukup tebal menyelimuti kawasan bandara sejak pagi.

“Dapat kami informasikan di awal, saat ini kabut asap tebal sejak pagi tadi,” katanya.

Baca juga:  Besok Pemkot Jambi Sembelih 180 Hewan Kurban, Rayakan Idul Adha 2025

Menurut pihak bandara, kondisi visibility dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca dan atmosfer. Karena itu, calon penumpang diminta tetap memantau informasi penerbangan dari maskapai maupun pihak Bandara Sultan Thaha.

Hingga informasi terakhir, penerbangan Batik Air ID6807 rute Jambi-Jakarta telah berhasil berangkat pada pukul 06.00 WIB. Sementara penerbangan berikutnya dari Jakarta dijadwalkan tiba di Jambi pada pukul 09.50 WIB.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait