JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Anggota DPRD Provinsi Jambi, Amrizal, kembali mengingatkan pentingnya pemerataan infrastruktur jalan di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.
Dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi yang digelar Selasa (8/4/2025), ia menegaskan permintaannya kepada Gubernur Al Haris untuk segera merealisasikan pembangunan jalan mantap sepanjang 37 kilometer di daerah tersebut.
Politisi Partai Golkar ini menyampaikan bahwa dari total lebih dari 1.000 kilometer jalan mantap di Provinsi Jambi, hanya sebagian kecil yang berada di wilayah Dapil 4 (Kerinci-Sungai Penuh).
Menurutnya, kondisi ini sangat tidak adil dan perlu segera dibenahi.
“Saya hanya minta satu hal yang sederhana tapi penting, yaitu penambahan jalan mantap sepanjang 37 km di daerah saya. Itu bagian dari aspirasi rakyat yang harus diwujudkan,” ujarnya di hadapan Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, H. Hafiz Fattah.
Usulan ini bukan pertama kali disampaikan Amrizal.
Pada 3 April 2025 lalu, ia juga menyoroti ketimpangan pembangunan jalan provinsi di Kerinci yang dinilainya belum merata.
Dalam forum resmi itu, Amrizal menuntut keadilan infrastruktur untuk seluruh kabupaten/kota di Jambi.
“Dari total 1.000 km jalan mantap yang ada, seharusnya dibagi secara proporsional ke seluruh 11 kabupaten/kota agar semua wilayah merasakan manfaat pembangunan,” tegasnya.
Selain menyuarakan aspirasi daerah, Amrizal juga mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali pasangan Haris-Sani untuk periode kedua sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi.
Ia berharap kepemimpinan mereka membawa berkah bagi seluruh masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jambi Al Haris berjanji akan membahas lebih lanjut terkait pembangunan jalan provinsi bersama DPRD dan dinas terkait dalam waktu dekat, terutama menjelang penyusunan RPJMD.
“Kami ingin ada kesepahaman antara legislatif dan eksekutif untuk mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur,” ujar Gubernur Haris.
Ia juga menyampaikan bahwa, panjang jalan provinsi saat ini telah mencapai sekitar 1.100 kilometer, sebagian di antaranya didorong untuk ditingkatkan menjadi jalan nasional guna mengurangi beban daerah.(*)
Tinggalkan Balasan