Di antaranya pengaturan lalu lintas dan arus kunjungan, penambahan area parkir, serta penyediaan fasilitas umum seperti toilet dan musala.
Selain itu, layanan kesehatan juga disiagakan di beberapa titik untuk mengantisipasi kebutuhan darurat selama masa kunjungan.
Akses menuju kawasan IKN turut diperkuat dengan difungsikannya secara terbatas ruas tol Balikpapan–IKN selama periode libur Nataru.
Langkah ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan sekaligus mengurangi kepadatan di jalur alternatif menuju kawasan inti ibu kota baru.
Ramainya kunjungan selama libur akhir tahun ini menunjukkan bahwa IKN mulai dipandang tidak hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan.
Tetapi juga sebagai destinasi wisata baru yang menarik minat masyarakat.
Pemerintah menilai tingginya animo publik ini sebagai sinyal positif.
Sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan pengelolaan kawasan dan kualitas pelayanan publik di IKN agar kunjungan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.(*)







