Honda E-Clutch Jadi Daya Tarik Utama
Keunggulan utama New NX500 terletak pada teknologi Honda E-Clutch, yang memungkinkan pengendara berpindah gigi tanpa harus mengoperasikan tuas kopling saat mulai berjalan, berhenti, maupun melakukan perpindahan gigi.
Sistem elektronik akan mengatur kerja kopling secara otomatis, namun pengendara tetap bisa menggunakan kopling secara manual kapan pun dibutuhkan.
Fitur ini diklaim membuat perjalanan lebih nyaman, terutama ketika menghadapi kemacetan lalu lintas.
Mesin 471cc Siap untuk Touring
Dari sisi performa, New NX500 mengusung mesin 471cc Parallel Twin DOHC berpendingin cairan dengan sistem injeksi PGM-FI yang dipadukan transmisi enam percepatan.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 37,1 kW pada 8.500 rpm dan torsi puncak 44,7 Nm pada 6.500 rpm, sehingga menawarkan karakter tenaga yang responsif untuk perjalanan harian maupun touring lintas daerah.
Dibekali Honda RoadSync dan Fitur Keselamatan
AHM juga melengkapi New NX500 dengan panel instrumen TFT Full Color 5 inci yang telah terintegrasi Honda RoadSync.
Melalui fitur ini, pengendara dapat mengakses navigasi, panggilan telepon, pesan singkat, hingga kontrol musik melalui smartphone.
Di sektor keselamatan, motor ini dibekali Honda Selectable Torque Control (HSTC) untuk menjaga traksi roda belakang serta Emergency Stop Signal (ESS) yang secara otomatis mengaktifkan lampu hazard saat terjadi pengereman mendadak.
Kenyamanan berkendara didukung suspensi depan Showa 41 mm SFF-BP Upside Down, suspensi belakang Showa Pro-Link Monoshock, velg depan 19 inci dan belakang 17 inci, serta sistem pengereman ABS dua kanal dengan kaliper Nissin.
Hadir dalam Tiga Warna Premium
New Honda NX500 dipasarkan dalam tiga pilihan warna premium, yakni Pearl Horizon White, Graphite Black, dan Mat Gunpowder Black Metallic.
Ketiga pilihan tersebut semakin memperkuat karakter adventure modern yang menjadi identitas motor ini.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







