Produktivitas Gol Jadi Penentu
Indonesia dan Malaysia sama-sama mengakhiri Grup A dengan tujuh poin.
Keduanya juga memiliki selisih gol +9 berdasarkan hasil pertandingan terakhir.
Pembeda terdapat pada jumlah gol yang dicetak sepanjang fase grup.
Indonesia mengoleksi 11 gol, sedangkan Malaysia mencetak 9 gol.
Karena produktivitas tersebut, Indonesia finis di posisi teratas dan melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Baker Jadi Bintang dengan Lima Gol
Mitchell Baker menjadi pemain paling menonjol dalam kemenangan Indonesia.
Pemain tersebut mencetak lima gol ke gawang Bangladesh.
Baker mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+7.
Empat gol Indonesia lainnya dicetak Rizky Ridho pada menit ke-32, Justin Hubner pada menit ke-45+1, Luke Vickery pada menit ke-90, serta Kevin Diks pada menit ke-90+6.
Sementara itu, dua gol Bangladesh masing-masing dicetak Shahriar Emon pada menit ke-36 dan Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90+1.
Kemenangan 9-2 tersebut akhirnya menjadi penutup fase grup yang penuh drama bagi Indonesia sekaligus mengantar Garuda ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







