Kesalahan Fatal Uruguay Jadi Titik Balik
Masuk babak kedua, Cape Verde menunjukkan mentalitas luar biasa.
Mereka tidak kehilangan kepercayaan diri meski sempat tertinggal dan terus berusaha mencari celah di pertahanan Uruguay.
Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-61.
Kesalahan komunikasi di lini belakang Uruguay menjadi awal petaka.
Backpass yang kurang sempurna membuat Fernando Muslera keluar terlalu jauh dari sarangnya.
Helio Varela yang sigap membaca situasi langsung merebut bola dan menceploskannya ke gawang kosong.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan.
Cape Verde semakin berani menyerang, sementara Uruguay mulai kehilangan ketenangan.
Duel berlangsung terbuka dengan kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan.
Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta.
Cape Verde Layak Diperhitungkan
Hasil imbang melawan Uruguay mempertegas status Cape Verde sebagai salah satu kejutan terbesar pada fase grup Piala Dunia 2026.
Dalam dua pertandingan pertama, mereka berhasil menghindari kekalahan saat menghadapi dua lawan yang secara ranking dan pengalaman jauh lebih unggul, yakni Spanyol dan Uruguay.
Bagi Uruguay, hasil ini menjadi alarm serius. La Celeste belum sekalipun meraih kemenangan dalam dua laga awal dan kini berada di bawah tekanan menjelang pertandingan penentuan.
Sebaliknya, Cape Verde datang ke laga terakhir dengan kepercayaan diri tinggi dan peluang yang masih terbuka untuk menciptakan sejarah baru di panggung sepak bola dunia.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







