Menurutnya, program ini memberi kontribusi signifikan dalam mengendalikan laju inflasi daerah, terutama dari sektor pangan seperti beras.
“Kegiatan ini tidak hanya menyediakan beras, tetapi juga kebutuhan pokok lainnya, termasuk gas elpiji 3 kilogram. Atas nama Pemerintah Kota dan masyarakat, saya menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.
Ridwan menegaskan, Pemerintah Kota Jambi akan terus mendukung penuh upaya seperti ini agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu-isu terkait kenaikan harga maupun kelangkaan bahan pokok dan gas elpiji.
“Seluruh penjualan di sini mengikuti harga eceran tertinggi (HET). Alhamdulillah, berkat sinergi berbagai pihak, penanganan inflasi di Kota Jambi dapat berjalan optimal, dan angkanya pun tetap terkendali,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan peninjauan langsung ke stand penjualan beras dan gas elpiji 3 kilogram yang berlokasi di lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis penjualan beras perdana kepada masyarakat.
Melalui kegiatan yang digelar Polresta ini, diharapkan masyarakat Kota Jambi dapat lebih mudah memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga daya beli warga tetap terjaga dan stabilitas harga pangan di pasaran dapat dipertahankan.
Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, dalam launching secara virtual tersebut, Ketua Pelaksana, Irjen Pol Edi Purbo, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menyediakan akses bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.
Selain itu, program ini juga bertujuan menstabilkan harga kebutuhan pokok serta menunjukkan kehadiran nyata pemerintah dan aparat negara dalam melindungi daya beli masyarakat.
“Selama tujuh hari terakhir, Satgas Gerakan Pangan Murah Polri telah menyalurkan beras SPHP Bulog sebanyak 5.706 ton. Hari ini, secara serentak akan disalurkan lagi sebanyak 2.424 ton, dan khusus di lokasi ini disiapkan 15 ton beras,” ungkap Edi.







