Terminal Rawasari dan Pasar Bakal Direvitalisasi, Walikota Maulana: Dukung Ekonomi dan Kreativitas Anak Muda

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Pemkot Jambi terus berinovasi untuk menciptakan kawasan yang mendukung kreativitas anak muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Salah satu langkah yang sedang dipersiapkan adalah revitalisasi kawasan Terminal Rawasari dan pasar yang kurang diminati pengunjung, dengan tujuan menjadikan kedua lokasi ini sebagai pusat aktivitas positif yang dapat merangsang perkembangan ekonomi dan sosial.

Wali Kota Jambi, Maulana mengungkapkan bahwa, Pemkot Jambi berencana untuk menghidupkan kawasan Terminal Rawasari, yang saat ini terkesan sepi dan kurang dimanfaatkan.

Rencana ini bertujuan untuk mengubah terminal tersebut menjadi kawasan yang penuh aktivitas positif bagi anak muda Kota Jambi.

Baca juga:  Hadirkan Rawasari Creative Space, Wawako Diza Hazrah Aljosha: Ruang Baru bagi Anak Muda dan UMKM di Kota Jambi

Baca juga:  Majukan Sektor UMKM, Wali Kota Maulana Buka Bedug Fest Bazar Ramadhan Bahagia 1446 Hijriah

Wali Kota Maulana menegaskan, perubahan ini dilakukan agar ruang tersebut tidak hanya menjadi tempat yang tidak produktif, tetapi menjadi pusat kreatif yang dapat dimanfaatkan untuk berinovasi.

“Kami tidak ingin kawasan ini hanya menjadi area yang tidak produktif. Dengan adanya ruang kreatif ini, anak-anak muda dapat berkumpul, berinovasi, dan mengembangkan ide-ide mereka,” kata Wali Kota Maulana.

Untuk mendanai proyek ini, Pemkot Jambi akan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan, termasuk Bank Jambi.

Dengan dukungan CSR ini, anggaran APBD Kota Jambi tidak akan terganggu, sehingga proyek revitalisasi ini tetap berjalan sesuai rencana.

Baca juga:  Pemanfaatan QRIS dalam Sistem Parkir di Jambi, Maulana: Pendapatan Langsung Masuk ke Kas Daerah

Baca juga:  Safari Ramadan Walikota Jambi Maulana, Jalin Silaturahmi dan Sosialisasi Program 100 Hari Kerja

Selain Terminal Rawasari, Pemkot Jambi juga memfokuskan perhatian pada revitalisasi kawasan pasar yang saat ini sepi pengunjung.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa, pasar yang kurang diminati tersebut akan diubah menjadi pusat kuliner yang menarik lebih banyak pengunjung.

Langkah ini bertujuan untuk menjadikan pasar tidak hanya sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai pusat ekonomi yang hidup dan dinamis.

“Revitalisasi pasar ini juga masuk dalam program prioritas kami. Kami ingin menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi yang hidup dan dinamis,” ungkap Maulana.

Baca juga:  Kartu Merah Menghancurkan Persija, Arema Menang 3-1 di Liga 1 Indonesia

Baca juga:  Cucurella Cetak Gol Penentu, Chelsea Kalahkan Leicester City 1-0 di Liga Inggris

Revitalisasi kedua lokasi ini merupakan bagian dari agenda jangka panjang Pemkot Jambi untuk menciptakan pusat-pusat aktivitas yang mendukung kreativitas anak muda serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Proyek ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Jambi, tetapi juga berperan dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan baru.(*)




Hadirkan Rawasari Creative Space, Wawako Diza Hazrah Aljosha: Ruang Baru bagi Anak Muda dan UMKM di Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wakil Kota Jambi , Diza Hazrah Aljosha menyebutkan, Pemkot Jambi terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan anak muda dan ekonomi lokal.

Ini sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah mengoptimalkan gedung Terminal Rawasari, yang berada di Pasar Jambi.

Terminal Rawasari nantinya akan, diubah menjadi Rawasari Creative Space, sebuah tempat bagi inovasi dan kreativitas generasi muda.

Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha mengungkapkan bahwa Rawasari Creative Space bertujuan untuk memberikan ruang bagi pengembangan sumber daya manusia, terutama bagi anak muda Kota Jambi.

Baca juga:  Wako dan Wawako Jambi Sambangi BPK dan BPKP Perwakilan Jambi, Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi

Baca juga:  Pemerintah Hadir, Wawako Diza Cek Banjir dan Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Bagi Warga Terdampak

Dalam kunjungannya ke lokasi pada Sabtu (7/3/2025), Diza menjelaskan bahwa, gedung dua lantai tersebut akan menjadi pusat pelatihan, pengembangan diri, serta ruang belajar bagi generasi milenial.

“Kami meninjau lokasi terminal ini untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Rencananya, gedung ini akan menjadi rumah milenial, sebuah ruang kreatif yang mendukung Pemkot Jambi dalam menyambut Indonesia Emas 2045,” ujar Diza Hazra Aljosha, kala itu.

Selain sebagai pusat pengembangan SDM, Rawasari Creative Space juga akan berfokus pada pemberdayaan sektor ekonomi lokal, khususnya bagi UMKM dan sektor swasta.

Gedung ini akan menyediakan beberapa tenan untuk memfasilitasi promosi dan pemasaran produk-produk lokal.

Baca juga:  Dukung Swasembada dan Ketahanan Pangan, Wako Maulana Siapkan Gerakan Pemanfaatan Lahan Tidur

Baca juga:  Walikota Maulana Hadiri Puncak Byon Fest #Ramadhan Jadi Mudah Bank Syariah Indonesia

“Kerja sama dengan swasta dan UMKM akan kami buka tanpa biaya sewa dalam waktu dekat. Kami berharap ini dapat mendukung kebangkitan ekonomi lokal,” tambahnya.

Dengan adanya Rawasari Creative Space, Pemkot Jambi berharap dapat membuka peluang baru bagi anak muda untuk berinovasi dan berkolaborasi, sekaligus memberikan dorongan positif bagi perekonomian lokal.(*)




Polda Jambi Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Idul Fitri 1446 H

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID -Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jambi terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Angso Duo Kota Jambi,  Minggu (09/3/2025).

Ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga menjelang perayaan Idul Fitri 1446 H.

Pemantauan dilakukan pada hari ke-9 Bulan Ramadhan 1446 H, bertujuan untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok selama bulan suci.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Dr Bambang Yugo Pamungkas melalui Kasubdit I Indagsi AKBP Hernawan menyatakan bahwa, pemantauan harga bahan pokok ini akan terus dilakukan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Baca juga:  Bhayangkari Polairud Polda Jambi Bagikan Takjil, Bangun Keharmonisan dengan Masyarakat Pesisir

Baca juga:  Polda Jambi dan Kementerian ESDM Investigasi Kerusakan Lingkungan di Koto Boyo Batanghari

“Tim turun ke lapangan untuk memastikan harga bahan pokok di pasar tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan harga ataupun permainan harga pasar yang merugikan masyarakat,” ujar AKBP Hernawan.

AKBP Hernawan juga menegaskan bahwa, pihaknya tidak akan ragu memberikan sanksi tegas jika ditemukan adanya pelanggaran seperti penimbunan bahan pokok atau permainan harga yang melanggar Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pada kegiatan pemantauan hari ini, petugas mengecek stok dan harga beberapa komoditas penting, seperti Daging Ayam Ras, Daging Sapi Segar, dan Daging Beku.

Adapun Hasil Pemantauan Harga Bahan Pokok seperti di antaranya

  • Daging Ayam Ras: Rp. 30.000/kg
  • Daging Sapi Segar: Rp. 130.000/kg
  • Daging Beku: Rp. 98.000 – Rp. 118.000/kg

Berdasarkan hasil pengecekan, stok daging di pasar masih aman dan harga bahan pokok ini terjaga stabil selama bulan Ramadhan 2025.(*)




Safari Ramadan Pertamina Hulu Rokan Zona 1: Menyapa Media dengan Diskusi Migas yang Edukatif

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Rangkaian Safari Ramadan menjadi momentum yang penting untuk mempererat tali silaturahmi, termasuk dengan rekan-rekan media.

Baleum lama ini, Safari Ramadan Harmoni Merangkai Energi Pertamina Hulu Rokan Zona 1 menggelar acara bincang-bincang seputar hulu migas dan buka bersama media.

Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatera, Eviyanti Rofraida, turut hadir menyapa dan berbincang dengan 20 pimpinan media yang hadir.

Meskipun sedang menunaikan ibadah puasa, bincang-bincang pada sore itu berlangsung seru dan penuh antusias. Evi, sapaan akrab Eviyanti, memaparkan bahwa Pertamina Hulu Rokan adalah bagian dari Subholding Upstream yang berfokus pada eksplorasi dan produksi migas.

Baca juga:  Rocky Candra Kritik PetroChina, Desak Realisasi PI 10% dan Gas 5 MMBTU untuk Jambi

Baca juga:  Pansus Participate Interest (PI) dan PAD Dibentuk DPRD Provinsi Jambi, Apa Tujuannya?

Wilayah kerja Regional 1, yang membentang dari Aceh hingga Sumatera Selatan, merupakan salah satu kontributor utama bagi produksi minyak bumi Pertamina Subholding Upstream, bahkan menghasilkan sepertiga dari total produksi.

Dalam kesempatan tersebut, Evi juga mengungkapkan komitmen perusahaan terhadap ketahanan energi yang menjadi salah satu agenda utama Presiden Prabowo.

“Sekecil apapun peluangnya, selama ada nilai keekonomian dan dukungan teknologi serta sumber daya lainnya, sektor hulu migas ini akan terus diupayakan,” jelas Evi.

Fokus utama Pertamina Hulu Rokan adalah memastikan hasil produksi migas dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri untuk mendorong swasembada energi.

Baca juga:  Diidentifikasi Melanggar Aturan, Tiga Perusahaan Minyakita Terancam Ditutup Menteri Pertanian

Baca juga:  2 Pelaku Penambang Minyak Ilegal Dicokok, Sejumlah Barang Bukti Diangkut Polda Jambi

Upaya yang dilakukan di antaranya adalah penerapan teknologi steam flood di Zona Rokan, yang bertujuan untuk menahan laju penurunan alami produksi minyak bumi.

Di Pertamina EP Field Jambi, keberhasilan pengeboran di struktur Puspa Asri berhasil meningkatkan produksi hingga mencapai 7.000 BOPD.

Head of Relations Zona 1, Budi Ariyanto, juga memaparkan rincian mengenai wilayah kerja Zona 1 yang memiliki lebih dari 470 sumur migas dari 6 anak perusahaan, termasuk PHE NSO, Pertamina EP Rantau, Pertamina EP Pangkalan Susu, Pertamina EP Lirik, Pertamina EP Jambi, dan PHE Jambi Merang.

Selain berfokus pada keamanan dan keselamatan operasional, PHR Zona 1 juga berupaya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca juga:  Touring Ramadhan Yamaha Fazzio & Damn! Love Indonesia, Kolaborasi Anak Muda Jambi

Baca juga:  Kemenkop Targetkan Pembentukan 70 Ribu Kopdes Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Desa

Diskusi mengenai swasembada energi, target produksi nasional, penggunaan teknologi migas, dan praktik bisnis berkelanjutan sangat menarik dan penting untuk diketahui oleh masyarakat luas.

Sandika Prihatnala, mantan jurnalis ekonomi yang kini aktif di PHR, berbagi tips dan best practice dalam menyusun berita migas yang mendalam dan edukatif.

Ketua Forum Jurnalis Migas, Mursyid Songsang, mengapresiasi acara silahturahmi dengan media tersebut.

“Diskusi tanya jawab sangat menarik karena acaranya dikemas dengan pas, tidak terlalu besar namun berkualitas. Semoga momen seperti ini dapat terus ditingkatkan, dan sinergi media dengan PHR semakin erat,” pungkasnya.(*)




Pansus Participate Interest (PI) dan PAD Dibentuk DPRD Provinsi Jambi, Apa Tujuannya?

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID –  DPRD Provinsi Jambi resmi membentuk dua Panitia Khusus (Pansus), yaitu Pansus Participate Interest (PI) dan Pansus Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pembentukan kedua pansus ini dilakukan dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, dan dihadiri oleh 33 anggota DPRD Provinsi Jambi.

Pansus 1, yang bertugas mengawal masalah Participate Interest (PI), diketuai oleh Abun Yani, dengan Arpin Siregar sebagai Wakil Ketua dan Riana Doris Sembiring sebagai Sekretaris.

Sementara itu, Pansus 2, yang fokus pada Optimalisasi PAD, dipimpin oleh Erpan sebagai Ketua, dengan Edminuddin sebagai Wakil Ketua dan Afuan Yuza Putra sebagai Sekretaris.

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

Baca juga:  Status Banjir Siaga II, Dinas Damkar dan Pemyelamatan Kota Jambi Imbau Masyarakat Waspada

Ketua Pansus PI, Abun Yani menyatakan bahwa, pembentukan dua pansus ini merupakan bentuk kepedulian DPRD Jambi terhadap daerah untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Menurutnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi selama ini stagnan, padahal terdapat banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kerja-kerja seperti ini tidak bisa dilakukan secara individual atau hanya oleh satu komisi, maka dibentuklah pansus. Pembentukan pansus ini sudah jelas dasar hukumnya,” ujar Abun Yani.

Abun Yani menjelaskan, setelah pembentukan pansus, mereka akan melakukan rapat internal untuk merumuskan langkah-langkah yang harus diambil ke depannya.

Baca juga:  Diidentifikasi Melanggar Aturan, Tiga Perusahaan Minyakita Terancam Ditutup Menteri Pertanian

Baca juga:  Nikmati Servis Praktis dan Menguntungkan di AHASS Sentosa Sakti Motor Selincah Sekarang

“Dari rapat internal itu nanti kami akan tahu langkah-langkah selanjutnya,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya optimalisasi Participate Interest (PI), Abun Yani menegaskan bahwa Pansus PI berkomitmen untuk menghasilkan peraturan yang mengatur tentang kerja sama dalam menghasilkan PI 10 persen.

Ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016, yang merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004.

Abun Yani menambahkan bahwa ,perusahaan Migas yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tanjab Timur, Tanjab Barat, Batanghari, Sarolangun, dan daerah lainnya, berkewajiban untuk menawarkan saham 10 persen kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), bukan untuk pribadi.

Baca juga:  OJK Rancang Regulasi Pengawasan, untuk Finfluencer di Media Sosial

Baca juga:  Polres Metro Jakarta Barat Gagalkan Pengiriman 13 Motor Curian ke Bengkulu

“Ini adalah kewajiban perusahaan Migas sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Pembentukan pansus ini diharapkan dapat mendorong realisasi PI 10 persen, yang selama ini menjadi harapan masyarakat dan DPRD Jambi.

“Hingga hari ini, PI 10 persen yang sudah digadang-gadang belum terealisasi. Kami mendorong pembentukan pansus ini untuk mewujudkannya,” tutup Abun Yani.(*)




Zakat Fitrah 2025 di Kabupaten Bungo, Ini Besaran dan Cara Pembayarannya

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Besaran atau tingkatan kadar zakat fitrah untuk tahun 1446 Hijriyah atau 2025 Masehi, di Kabupaten Bungo telah ditetapkan.

Penetapan kadar zakat ini dilakukan berdasarkan hasil rapat bersama yang melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Kabag Kesra, Bulog, dan MUI.

Dalam surat yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Bungo dan Kemenag, dijelaskan bahwa, besaran zakat fitrah tahun ini ditentukan berdasarkan jenis beras yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat.

Zakat fitrah dalam bentuk beras ditetapkan sebesar 2,5 kg per jiwa, sesuai dengan jenis beras yang biasa dikonsumsi oleh pembayar zakat.

Baca juga:  Besaran Zakat Fitrah Kota Jambi Tahun 2025 Sudah Ditetapkan, Berikut Rinciannya

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Sementara itu, zakat fitrah dalam bentuk uang disesuaikan dengan harga beras yang berlaku di pasaran sebagai berikut:

  • Harga beras tertinggi: Rp58.000
  • Harga beras menengah: Rp45.000
  • Harga beras terendah: Rp42.000

Pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan mulai tanggal 1 Ramadhan hingga sebelum terbit matahari pada 1 Syawal 1446 H.

Masyarakat diimbau untuk membayar zakat fitrah melalui Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) setempat guna memastikan distribusi zakat yang tepat.

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Baca juga:  Desak Perbaikan Jalan Nasional di Bungo, Ketua DPRD Jambi Hafiz Fattah: Sebelum Mudik Lebaran Harus Selesai

Ketua MUI Kabupaten Bungo, Nm Sanusi menjelaskan bahwa, besaran zakat fitrah tahun ini telah disesuaikan dengan harga beras di pasaran.

“Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Berdasarkan pendapat Imam Syafi’i, zakat fitrah harus dibayarkan dengan beras,” kata dia.

“Namun, masyarakat Indonesia umumnya membayar dengan uang, dan itu diperbolehkan menurut mazhab Imam Hanafi,” ujar Nm Sanusi.

Nm Sanusi juga menegaskan bahwa keputusan ini telah disepakati bersama oleh berbagai pihak terkait demi memastikan zakat fitrah dapat ditunaikan sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Baca juga:  Status Banjir Siaga II, Dinas Damkar dan Pemyelamatan Kota Jambi Imbau Masyarakat Waspada

Baca juga:  Kapolres Sarolangun Ajak Anak Muda Bangun Kamtibmas Lewat Momen Buka Bersama

Dengan adanya ketentuan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Bungo dapat menunaikan zakat fitrah dengan tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal untuk yang membutuhkan.(*)




Banjir Rendam 20 Hektare Lahan Sawah di Aurgading, Petani di Bungo Terancam Gagal Panen

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Petani di Dusun Aurgading, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, harus menghadapi kerugian besar akibat banjir yang merendam lahan sawah mereka.

Sekitar 20 hektare lahan cetak sawah, yang biasanya menjadi sumber penghasilan utama petani, kini dipastikan gagal panen setelah diterjang luapan Sungai Jujuhan.

Tanaman padi yang terendam banjir rata-rata berusia sekitar tiga bulan dan seharusnya siap panen dalam waktu dekat.

Namun, banjir mendadak yang datang dengan cepat menghilangkan harapan petani untuk memperoleh hasil panen yang baik tahun ini.

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Kaspur, salah satu petani di Aurgading, mengungkapkan kesedihannya atas musibah tersebut.

“Betul, untuk musim panen kali ini, dipastikan para petani yang mencetak sawah gagal panen akibat banjir luapan Sungai Jujuhan,” kata dia.

“Banyak petani sangat bergantung pada hasil padi sawah ini. Sekarang, mau Lebaran, malah terkena musibah. Kami berharap pemerintah dapat memberikan bantuan kepada petani yang terdampak banjir ini,” ujar Kaspur.

Tak hanya di Aurgading, kondisi serupa juga dialami petani di Bukit Sari dan Kuamang, di mana puluhan hektare lahan cetak sawah di daerah tersebut juga terendam banjir.

Baca juga:  Jalan Alternatif Muara Bungo Terancam Putus, Pengendara Diminta Waspada

Baca juga:  Jalan Lintas Bungo - Dharmasraya Putus, Ini Rute Alternatif yang Bisa Dilalui

Selain padi, lahan jagung seluas 25 hektare juga mengalami gagal panen akibat genangan air yang tak kunjung surut.

Banjir yang melanda kawasan ini tidak hanya merugikan petani secara ekonomi, tetapi juga mengancam ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Para petani berharap ada perhatian lebih dari pemerintah, baik dalam bentuk bantuan darurat maupun langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir musiman yang kerap terjadi setiap musim penghujan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai langkah yang akan diambil untuk membantu petani yang terdampak.

Baca juga:  MK Putuskan Pemungutan Suara Ulang di 21 TPS Bungo, Ini Penyebabnya

Baca juga:  Terungkap! Surat Suara Tercoblos Sekaligus Ditemukan dalam Kasus Pemilu Bungo 2024

Namun, para petani berharap ada kompensasi atau bantuan agar mereka bisa kembali bangkit dan menggarap lahan pertanian mereka setelah air surut.

Musibah ini menjadi pengingat betapa pentingnya perbaikan sistem irigasi dan mitigasi banjir yang lebih baik di daerah rawan luapan sungai, agar petani tidak terus-menerus mengalami kerugian setiap musim penghujan tiba.(*)




Jalan Alternatif Padang Lamo Dibuka Kembali, Kendaraan Hingga 30 Ton Bisa Melintas

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI – Jalan alternatif Padang Lamo yang terletak di Desa Teluk Kayu Putih kini telah dibuka kembali dan dapat dilalui oleh kendaraan bermuatan hingga 30 ton.

Namun, perlu diperhatikan bahwa sistem lalu lintas di jalur ini masih diberlakukan dengan sistem buka tutup, yang berarti kendaraan tidak dapat melintas secara bersamaan.

Untuk memastikan kelancaran lalu lintas di jalan tersebut, warga setempat telah memasang balok kelapa penghubung jalan yang kemudian ditimpa dengan plat baja yang dikirim oleh Dinas PUPR Provinsi Jambi.

Pemkab Tebo bersama Pemprov Jambi terus bekerja sama dalam menangani perbaikan infrastruktur jalan tersebut.

Baca juga:  Banjir Terjang Enam Kecamatan di Kabupaten Tebo, Ratusan Rumah Terdampak

Baca juga:  Keren! Pemkab Tebo Tambah Pasokan LPG 3 Kg ke Setiap Kecamatan

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tebo, Hendri Nora menjelaskan bahwa, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi untuk melakukan perbaikan lebih lanjut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Provinsi Jambi, mereka mengirimkan plat baja, dan nantinya akan kami letakkan di atas balok kelapa,” ungkap Hendri.

Saat ini, pihak Dinas PUPR Kabupaten Tebo juga tengah berupaya semaksimal mungkin, untuk memperbaiki sisi jembatan yang ambruk agar arus lalu lintas dari Jambi ke Sumbar dan sebaliknya dapat kembali lancar.

“Kami berharap secepatnya dapat mengatasi permasalahan ini agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” tambahnya.

Baca juga:  Bupati Tebo Mulai Evaluasi Kabinet, Ingatkan ASN Tentang Efisiensi Anggaran 2025

Baca juga:  Waduh! Gaji PPPK Tahun 2025 di Tebo Belum Dianggarkan

Namun, Hendri juga mengingatkan bahwa, jalan Padang Lamo tidak layak dilalui oleh kendaraan dengan muatan lebih dari 8 ton.

Kondisi jalan yang sempit dan kurang pencahayaan pada malam hari dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar pengguna jalan lebih berhati-hati dan mengikuti petunjuk petugas yang ada di lapangan.

“Kami harap pengguna jalan dapat mengantisipasi, dan jika diarahkan petugas untuk menepi atau mengambil jalur alternatif lain, mohon untuk mengikuti arahan tersebut demi keselamatan bersama,” kata Hendri Nora.

Baca juga:  MUI Tebo Imbau Tempat Hiburan Malam dan Warem Tutup Selama Ramadan 2025

Baca juga:  Pimpin Apel, Wali Kota Maulana Tegaskan Tim Terpadu Tertibkan Gepeng dan Anjal Yang Resahkan Masyarakat

Pemerintah Daerah berharap semua pihak dapat bekerja sama menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.

Dengan kerjasama dan perhatian dari pengguna jalan, diharapkan proses perbaikan infrastruktur ini dapat segera selesai tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas.(*)




Walikota Maulana Hadiri Puncak Byon Fest #Ramadhan Jadi Mudah Bank Syariah Indonesia

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi dokter Maulana didampingi Ketua TP-PKK Kota Jambi dokter Nadiyah menghadiri puncak kegiatan Byon Fest #Ramadhan Jadi Mudah 1446 H/2025 PT. Bank Syariah Indonesia yang dilangsungkan di Mall Jambi Town Square (Jamtos), Minggu sore (9/3/2025).

Byond Fest Ramadhan, diselenggarakan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadhan ini telah dimulai penyelenggaraannya sejak 6 Maret lalu, yang diselenggarakan secara serentak di 9 kota se-Indonesia termasuk di Kota Jambi.

Event ini menghadirkan beragam kegiatan, diantaranya, buka puasa bersama dan santunan anak yatim, belanja bareng anak yatim, berbagi Al Quran, shoping race, tausiyah, serta musik Islami. Acara itu bertujuan untuk memberikan pengalaman Ramadhan yang lebih bermakna dan berkesan melalui aktivitas edukatif dan interaktif.

Byond merupakan aplikasi dari Bank Syariah Indonesia yang mempunyai konsep modern, karena tidak hanya memiliki fitur pembayaran maupun transaksional lainnya. Aplikasi Byond juga mempunyai keunggulan Spiritual yang didalamnya dilengkapi dengan Pengingat Shalat, Arah Kiblat, Juz ‘Amma, Kalkulator Qurban, Asmaul Husna. Dari keunggulan Sosial (Berbagi) Byond tidak hanya dipengkapi dari sekadar donasi, Byond by BSI juga menawarkan fitur amal, ziswaf, beasiswa acara, dan berbagai inisiatif kemanusiaan, serta masih banyak yang lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan Byond Fest #Ramadhan Jadi Mudah oleh BSI, dimana kegiatan itu juga diisi dengan berbagai bersama anak yatim dan warga kurang mampu.

“Semoga kerja keras dan kerja ikhlas kita bersama membahagiakan anak-anak yatim ini menjadi barokah dan amal kebaikan untuk kita semua,” ujarnya.

Wali Kota Maulana juga mengapresiasi karena event itu juga memberi ruang tumbuh dan bergeliatnya sektor ekonomi di kota Jambi.

“Dengan tekanan ekonomi global yang terjadi saat ini Alhamdulillah, ekonomi kota Jambi masih tetap tumbuh. Itu terjadi berkat kerja sama yang baik antara Pemerintah bersama semua stakeholder terkait,” tekannya.

Maulana juga mengungkapkan Byond Fest bukan hanya kegiatan seremoni, karena berbagai perlombaan yang diadakan juga menjadi wadah untuk memupuk kebersamaan dan ajang silaturahmi, saling berbagi pengalaman sekaligus ajang meningkatkan kemampuan dari berbagai lomba yang diselenggarakan.

“Saya harap kepada peserta agar mengikuti acara ini dengan penuh semangat, junjung sportivitas dan selalu menjaga kekompakan,” ungkapnya. .

“Dengan berbagai keunggulan yang diberikan, mari sisihkan juga sebagian dari rezeki kita untuk saudara-saudara kita yang kurang beruntung dengan penuh kasih sayang. Ingatlah bahwa, merawat dan menyantuni mereka adalah ajaran agama yang sangat ditekankan, dan merupakan amal yang sangat mulia, yang kelak Allah Subhana wa ta’ala akan membalasnya dengan surga yang penuh dengan kenikmatan,” sambungnya.

Selain mengapresiasi kegiatan itu, Wali Kota Maulana juga menyambut positif fitur-fitur yang diaplikasikan Byond by BSI.

“Dengan adanya kegiatan ini semoga bisa menginspirasi masyarakat dan warga-warga yang lain, serta bisa membawa kita memiliki jiwa sosial yang tinggi, serta suka menolong kepada orang-orang yang membutuhkan. Sehingga kita tergolong orang-orang yang mempunyai hati yang baik, penuh dengan keimanan dan ketaqwaan,” pungkas Wali Kota Jambi itu.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Warsono dan Kepala OJK Provinsi Jambi Yan Iswara Rosya sama-sama mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Byond Fest #Ramadhan Jadi Mudah oleh Bank Syari’ah Indonesia. Keduanya juga berkomitmen untuk terus mendukung meningkatkan sistem keuangan syari’ah di Jambi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Kegiatan Byond Fest itu turut dimeriahkan oleh penampilan Arda Hatuna dan Tantri Syalindri (Kotak), serta juga dilakukan penyerahan secara simbolis Belanja Bareng Yatim dan Santunan Anak Yatim oleh Wali Kota Jambi dokter Maulana.

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi Warsono, Kepala OJK Jambi Yan Iswara Rosya, Regional CEO BSI Regional Office III Palembang Ari Yusnairy Muslim, Area Manger BSI Cabang Jambi Asbi Rachman Faried beserta jajaran, Kadis Perindag Amran, Kabag Perekonomian dan SDA Hendra Saputra, Nasabah Prioritas Bank, serta undangan lainnya.(*)




Status Banjir Siaga II, Dinas Damkar dan Pemyelamatan Kota Jambi Imbau Masyarakat Waspada

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Berdasarkan laporan dari Posyankar Jambi Timur, ketinggian air Sungai Batang Hari di wilayah Ancol/Tanggo Rajo pada Minggu 9 Maret 2025 pagi ini tercatat mencapai 14,35 meter.

Angka ini menunjukkan adanya kenaikan sebesar 10 cm, dari pemeriksaan sebelumnya yang dilakukan oleh petugas setempat pada pukul 08:10 WIB.

Dengan kondisi ini, Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi  mengeluarkan status Siaga II untuk Kota Jambi, yang menunjukkan adanya potensi bencana banjir.

Status ini akan terus dipantau dan dievaluasi berdasarkan perkembangan ketinggian air yang terjadi.

Baca juga:  Sering Banjir, Pemkot Jambi Beri Teguran Terakhir ke JBC Terkait Kolam Retensi

Baca juga:  Banjir Terjang Enam Kecamatan di Kabupaten Tebo, Ratusan Rumah Terdampak

“Untuk saat ini, kami mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran Sungai Batang Hari untuk tetap waspada,” ujar Mustahil Affandy, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi.

“Kami akan terus memantau dan memberikan informasi terbaru jika ada perubahan signifikan dalam ketinggian air,” tambahnya.

Pemeriksaan ketinggian air ini dilakukan menggunakan Alat Pengukur Ketinggian Air Manual (AWLR) yang dipasang di lokasi strategis guna memastikan data yang akurat dalam mengantisipasi risiko banjir.

Dengan adanya status Siaga II ini, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati, terutama bagi yang tinggal di wilayah rawan banjir.

Baca juga:  Banjir Terjang Kampung Penual Kabupaten Bungo, Warga Mengungsi Ke Tempat Aman

Baca juga:  TiKay, Maskot Piala Dunia Sepak Bola Pantai 2025 Seychelles, Diperkenalkan FIFA

Tim dari Dinas Damkar dan  Penyelamatan KotaJambi, dan instansi terkait terus bersiaga untuk memberikan bantuan darurat apabila diperlukan.(*)