Ketua DPRD Kota Jambi Apresiasi Perbaikan Jalan Rusak di Telanaipura

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR serta Pemprov Jambi yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat terkait perbaikan Jalan A. Majid, Telanaipura, Kota Jambi.

Jalan yang sebelumnya rusak parah dengan lubang besar ini, kini sudah mulai diperbaiki, memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Jalan AMajid merupakan salah satu titik yang kerap dikeluhkan masyarakat akibat kondisi berlubang yang membahayakan pengendara.

Faried Alfarelly menjelaskan bahwa, dirinya telah menerima banyak keluhan terkait kerusakan jalan tersebut.

Baca juga:  Terpilih dalam Muscablub, Kemas Faried Alfarelly Siap Bawa Pramuka Kota Jambi ke Era Baru

Baca juga:  Kemas Faried Alfarelly Tegaskan Pentingnya Program Perlindungan Sosial, untuk RT di Kota Jambi

Sebagai wakil rakyat, ia merasa bertanggung jawab untuk menyampaikan aspirasi masyarakat agar segera mendapat perhatian dari pihak berwenang.

“Saya menerima banyak laporan dari masyarakat tentang kondisi Jalan A. Majid yang rusak parah. Jalan ini sangat penting karena banyak digunakan oleh warga. Saya bersyukur bahwa Pemprov Jambi dan PUPR Provinsi Jambi telah merespons dengan baik dan mulai melakukan perbaikan,” ujar Kemas Faried Alfarelly.

Meskipun perbaikan jalan ini berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jambi, Faried Alfarelly tetap turun langsung ke lapangan untuk memastikan keluhan warga tersampaikan dan ditindaklanjuti dengan cepat.

Ia berharap perbaikan ini dapat selesai sesuai jadwal sehingga tidak lagi membahayakan masyarakat.

Baca juga:  Pastikan Volume MinyakKita Kemasan Botol Maupun Pouch, Dirreskrimsus Polda Jambi Lakukan Pengecekan 

Baca juga:  Kemas Faried Tinjau Apel Siaga Bencana, Tegaskan Kesiapan Menghadapi Banjir di Kota Jambi

“Meskipun bukan kewenangan langsung DPRD Kota Jambi, kami tetap berusaha untuk mendorong percepatan perbaikan ini. Hal ini merupakan bentuk tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” tambahnya.

Dengan dimulainya perbaikan jalan ini, Faried Alfarelly berharap Pemerintah Provinsi Jambi terus memperhatikan infrastruktur di Kota Jambi dan merespons keluhan masyarakat dengan cepat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu berperan aktif dalam menyampaikan aspirasi agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik.(*)




Dinas Damkar Lapor Tiga Korban Jiwa Akibat Banjir, Satu Rumah Roboh di Penyengat Rendah

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Kadis Damkar dan Penyelamata  Kota Jambi melaporkan tiga korban jiwa akibat bencana banjir yang melanda wilayah Kota Jambi.

Selain itu, satu rumah dilaporkan roboh di kawasan Penyengat Rendah.

Laporan tersebut disampaikan setelah tim Damkar melakukan evakuasi dan pencarian korban yang terdampak banjir di berbagai lokasi.

Korban pertama adalah seorang ibu-ibu yang sedang memancing di pinggiran Sungai Batanghari.

Baca juga:  Walikota Jambi Pimpin Rakor Penanganan Banjir, Fokus Evakuasi Kelompok Rentan

Baca juga:  Jelang Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Energi Aman dengan SATGAS Pengendalian BBM dan LPG

Tragisnya, korban tergelincir dan jatuh ke sungai, namun tidak bisa berenang dan akhirnya meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

“Kami menerima informasi bahwa korban sedang memancing di pinggiran sungai, lalu tergelincir dan jatuh. Sayangnya, korban tidak bisa berenang, sehingga tak dapat diselamatkan,” ujar Kadis Damkar.

Korban kedua adalah seorang anak-anak yang sedang bermain perahu-perahuan di kawasan Payo Selincah.

Anak tersebut tidak dapat berenang dan tenggelam, yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca juga:  Bupati Merangin: 60 Persen Jalan Rusak, Pembangunan Harus Tepat Sasaran

Baca juga:  Fokus di PSU Kabupaten Bungo, Bakri Sebut PAN Siap Berjuang!

Selain itu, pada sore hari, tim Damkar juga menemukan seorang anak berusia 10 tahun di kawasan Namura yang hilang dan tidak ditemukan oleh orang tuanya.

Setelah dilakukan pencarian oleh tim Damkar di genangan air, anak tersebut berhasil dievakuasi, namun dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

“Dua dari tiga korban jiwa ini merupakan anak-anak yang bermain di sekitar area yang terendam banjir,” kata dia.

i”Kami sangat menyesalkan kejadian ini, terutama karena mereka tidak bisa berenang dan tidak dapat diselamatkan,” tambah Kadis Damkar.

Baca juga:  Hari Ini Debit Sungai Batanghari Naik, Pemkot Tetapkan Siaga I, Ini Arahan Wali Kota Maulana

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Tegaskan Kesiapsiagaan, dalam Apel Tanggap Darurat Bencana

Selain tiga korban jiwa, tim Damkar juga melaporkan satu rumah roboh di Penyengat Rendah akibat dampak banjir.

Proses evakuasi dan pemantauan kondisi pasca-banjir terus dilakukan untuk menghindari lebih banyak korban.

Pihak Pemkot Jambi bersama Damkar terus mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama yang tinggal di daerah yang terdampak banjir, serta menghindari aktivitas di dekat sungai dan genangan air.

Pihak berwenang juga menghimbau agar masyarakat tidak membiarkan anak-anak bermain di area berbahaya yang terendam banjir.

Dengan kejadian ini, pemerintah Kota Jambi juga berkoordinasi lebih lanjut dengan berbagai instansi untuk memberikan bantuan kepada korban banjir dan melakukan upaya mitigasi agar bencana serupa dapat dicegah di masa depan.(*)




Walikota Jambi Imbau Warga Jauhi Sungai dan Genangan Banjir untuk Cegah Korban Jiwa

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, mengimbau agar seluruh lurah di wilayah Kota Jambi segera menginstruksikan masyarakat.

Khususnya yang berusia rentan, lansia, dan anak-anak, untuk menghindari bermain di pinggiran sungai maupun di area genangan banjir.

Hal ini disampaikan menyusul tercatatnya tiga korban jiwa akibat banjir yang melanda Kota Jambi.

Imbauan ini disampaikan Walikota Jambi dalam rapat koordinasi (Rakor) penanganan banjir yang dipimpin bersama Wakil Walikota Diza Hazra Aljosha dan Sekretaris Daerah Kota Jambi, A. Ridwan.

Baca juga:  Walikota Jambi Pimpin Rakor Penanganan Banjir, Fokus Evakuasi Kelompok Rentan

Baca juga:  Jelang Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Energi Aman dengan SATGAS Pengendalian BBM dan LPG

Rakor yang dilaksanakan pada Selasa, 18 Maret 2025, dihadiri oleh Forkompinda dan pemangku kepentingan dari wilayah Kota dan Provinsi Jambi.

Walikota Maulana menekankan bahwa, langkah ini penting untuk menghindari jatuhnya korban lebih lanjut.

“Saya mengimbau agar lurah-lurah menginstruksikan kepada masyarakat agar tidak membiarkan anak-anak dan lansia berada di dekat sungai atau genangan banjir. Kita harus lebih sigap mengantisipasi hal ini, terutama mengingat sudah ada tiga korban jiwa,” ujarnya.

Maulana juga menekankan pentingnya peran lurah dalam memetakan titik pengungsian serta memastikan warga yang terdampak banjir dapat segera dievakuasi.

Baca juga:  Pastikan Warga Terlayani, Wawako Diza Salurkan Bantuan Tanggap Darurat 

Baca juga:  Hari Ini Debit Sungai Batanghari Naik, Pemkot Tetapkan Siaga I, Ini Arahan Wali Kota Maulana

“Lurah harus mengetahui titik pengungsian dan segera memberikan informasi kepada warga yang terancam banjir,” jelasnya.

“Terutama kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, yang harus menjadi prioritas evakuasi,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, Maulana juga mengungkapkan bahwa pemerintah kota telah menggelontorkan bantuan sembako untuk korban banjir.

“Kami sudah menyalurkan bantuan sembako dan memastikan cadangan beras yang ada di Bulog tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, bantuan ini harus melalui prosedur yang sesuai,” jelasnya.

Baca juga:  Longsor Ancam Akses Dusun Tapiandanto Bungo, Jalan Tinggal 1 Meter!

Baca juga:  PAN Jambi Makin Kuat! Ini Strategi H Bakri yang Mengantarkannya ke Puncak

Selain itu, rakor juga membahas berbagai langkah lanjutan dalam penanganan bencana banjir, termasuk distribusi bantuan dan upaya mitigasi yang lebih efektif.

Pemerintah Kota Jambi berharap dengan adanya koordinasi yang lebih solid, penanganan banjir dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Rakor ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan semua elemen terkait dalam memberikan respons yang optimal terhadap bencana banjir yang tengah melanda wilayah Kota Jambi.(*)




Walikota Jambi Pimpin Rakor Penanganan Banjir, Fokus Evakuasi Kelompok Rentan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID  – Walikota Jambi, Dr dr H Maulana, MKM, didampingi oleh Wakil Walikota Diza Hazra Aljosha dan Sekretaris Daerah Kota Jambi, A Ridean, memimpin Rakor penanganan banjir bersama Forkompinda serta pemangku kepentingan wilayah Kota dan Provinsi Jambi.

Rapat yang dilaksanakan pada Selasa, 18 Maret 2025, bertujuan untuk memastikan langkah-langkah efektif dalam menghadapi dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jambi.

Maulana dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya koordinasi antara semua pihak dalam mengambil kebijakan untuk penanganan banjir.

“Koordinasi ini sangat penting untuk mengambil berbagai kebijakan penanganan banjir secara cepat dan terorganisir,” ujarnya.

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

Baca juga:  Hari Ini Debit Sungai Batanghari Naik, Pemkot Tetapkan Siaga I, Ini Arahan Wali Kota Maulana

Menurut Walikota Jambi, jumlah rumah yang terendam banjir dan jumlah jiwa yang terdampak mencapai lebih dari 4.000 orang.

Maulana menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menangani bencana tersebut.

“Kita harus sigap mengatasi ini, prinsipnya lurah harus mengetahui titik pengungsian dan warga yang tiba-tiba terdampak banjir secara mendalam,” kata dia.

“Terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang menjadi prioritas dalam proses evakuasi,” katanya.

Baca juga:  Walikota Maulana: Bantuan Ramadan 1446 H Jadi Sumber Harapan Bagi Anak Yatim Piatu

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Tegaskan Kesiapsiagaan, dalam Apel Tanggap Darurat Bencana

Walikota Maulana juga mengungkapkan bahwa pemerintah kota sudah menggelontorkan bantuan sembako untuk korban banjir.

“Cadangan beras yang tersedia saat ini ada di Bulog, namun kami tetap memastikan bantuan ini memenuhi berbagai persyaratan yang diperlukan untuk disalurkan kepada masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, dalam rakor tersebut dibahas juga langkah-langkah lanjutan terkait pengelolaan bencana banjir, termasuk alur distribusi bantuan dan upaya mitigasi yang dapat dilakukan oleh seluruh elemen terkait.

Pemerintah Kota Jambi berharap dengan koordinasi yang solid, penanganan banjir dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Baca juga:  Jelang Lebaran, Pertamina Pastikan Stok Energi Aman dengan SATGAS Pengendalian BBM dan LPG

Baca juga:  Bupati Merangin: 60 Persen Jalan Rusak, Pembangunan Harus Tepat Sasaran

Rakor ini juga menjadi langkah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan semua pihak terkait demi memberikan respons yang optimal dalam menghadapi bencana banjir yang terjadi.(*)




Banjir Landa Muaro Jambi, 50 Sekolah Terendam dan Aktivitas Belajar Terganggu

SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Puluhan sekolah di Kabupaten Muaro Jambi terdampak banjir yang melanda beberapa kecamatan di wilayah tersebut.

Banjir ini terutama merendam sekolah-sekolah yang berada di daerah dataran rendah, menyebabkan aktivitas belajar mengajar harus dilakukan secara daring (online).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muaro Jambi, Firdaus, mengungkapkan bahwa total 40 Sekolah Dasar (SD) dan 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdampak banjir.

Meskipun demikian, proses belajar tetap berjalan dengan sistem pembelajaran daring.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Tanam Jagung Hibrida sebagai Dukungan Swasembada Pangan

Baca juga:  Banjir Melanda Muaro Jambi, Bupati BBS dan Wakil Bupati Junaidi Salurkan Bantuan ke Korban

“Semua siswa diberikan tugas oleh guru dan mengerjakannya di rumah. Ini untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meskipun sekolah terendam banjir,” ujar Firdaus.

Firdaus menjelaskan bahwa tidak semua sekolah benar-benar tenggelam. Beberapa sekolah hanya mengalami banjir di bagian halaman, terutama yang memiliki bangunan bertiang.

Namun, akses menuju sekolah menjadi kendala karena jalanan terendam air sehingga tidak memungkinkan bagi siswa dan guru untuk berjalan kaki.

“Ada sekolah yang hanya bagian halamannya tergenang, tetapi akses menuju sekolah benar-benar terputus akibat banjir, jelasnya.

Baca juga:  Bupati Muaro Jambi Ajak ASN Bangun Sinergi dalam Mewujudkan Visi Misi Daerah

Baca juga:  Setelah Sebulan Kabur, Zul Ditangkap Kembali Polres Muaro Jambi di Desa Tantan

Dalam situasi ini, Firdaus juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka agar tidak bermain air sembarangan.

Kami mengimbau orang tua untuk selalu menjaga anak-anaknya dan membatasi aktivitas bermain air karena dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, seperti penyakit kulit dan infeksi,” tambahnya.

Masyarakat setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah-langkah untuk menangani banjir agar aktivitas sekolah dapat kembali berjalan normal.(*)




Longsor Ancam Akses Dusun Tapiandanto Bungo, Jalan Tinggal 1 Meter!

MUARABUNGO, SEPUCUKJAMBI.ID – Jalan kabupaten yang menghubungkan Dusun Tapiandanto, Kecamatan Jujuhan Ilir, mengalami kerusakan parah setelah dijadikan jalur alternatif pasca putusnya jalan utama Jambi-Sumbar pada Minggu (2/3/2025) lalu.

Akibatnya, kondisi badan jalan hampir seluruhnya amblas, menyisakan lebar kurang dari satu meter.

Kendaraan dengan muatan di atas tiga ton sudah tidak bisa melintas, meningkatkan risiko keterisolasian bagi warga sekitar.

Kerusakan ini diduga terjadi akibat tingginya volume kendaraan berat yang melewati jalan tersebut setelah putusnya jalan utama Jambi-Sumbar.

Baca juga:  Jalan Rusak Parah di Dusun Tepian Danto, Warga Desak Pemkab Bungo Segera Perbaiki

Baca juga:  Proyek Jembatan Bailey di Bungo Molor, Kemacetan Meningkat di Jalan Lintas Sumatera

Hal ini diungkapkan oleh Yuliana S.Gz, Datin Rio Dusun Tapiandanto.

“Jalan ini rusak karena banyak kendaraan bermuatan lebih dari lima ton melintas. Kami berharap Dinas PUPR Bungo segera turun tangan membangun box culvert, karena arus mudik Lebaran akan segera ramai, dan jalan ini satu-satunya akses utama di Jujuhan Ilir, ujar Yuliana.

Menurutnya, jika perbaikan tidak dilakukan segera, bagian jalan yang tersisa bisa ambruk sepenuhnya, mengakibatkan akses transportasi terputus total.

Saat ini, kendaraan kecil masih bisa melintas, tetapi dengan risiko tinggi karena banyaknya lubang dalam di sepanjang jalan.

Baca juga:  Warga Sei Pinang Hanyut di Sungai Batang Bungo, Pencarian Masih Berlangsung

Baca juga:  Proses Administrasi Tertunda, Pengangkatan CPNS 2024 di Bungo Baru Dilaksanakan pada Oktober 2025

Kerusakan jalan ini semakin memprihatinkan karena Dusun Tapiandanto menjadi jalur alternatif utama bagi pemudik yang melintas dari Jambi ke Sumbar.

Jika dibiarkan, jalur ini akan semakin sulit dilewati, sehingga memicu lonjakan kemacetan dan risiko kecelakaan.

Warga setempat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret agar akses mereka tidak semakin terhambat, terutama menjelang Lebaran, saat lalu lintas kendaraan meningkat tajam.

“Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, Dusun Tapiandanto dan desa sekitar bisa terisolasi total. Pemerintah harus bertindak cepat sebelum jalan benar-benar putus,” tegas seorang warga.

Baca juga:  Hasil Sidak Ditemukaan Takaran Minyakkita Tidak Sesuai, Polres Bungo Lakukan Penyelidikan

Baca juga:  Banjir Rendam 20 Hektare Lahan Sawah di Aurgading, Petani di Bungo Terancam Gagal Panen

Melihat kondisi yang semakin memburuk, masyarakat mendesak Dinas PUPR Bungo serta pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah perbaikan sebelum arus mudik meningkat.

Langkah seperti pembangunan box culvert dan penguatan struktur jalan dinilai sebagai solusi terbaik untuk memastikan keamanan dan kelancaran mobilitas warga serta pemudik.

Jika tidak ada tindakan cepat, bukan hanya warga lokal yang terdampak, tetapi juga pemudik yang melintasi jalur ini saat Lebaran.

Kerusakan jalan kabupaten di Dusun Tapiandanto menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak.

Baca juga:  Gasak Aktivitas PETI, Polres Bungo Amankan Alat Berat di Desa Sungai Telang

Baca juga:  KPU Kabupaten Bungo Siapkan Logistik, untuk PSU 21 TPS Pasca Putusan MK

Dengan kondisi jalan yang semakin mengerikan, perbaikan infrastruktur harus segera dilakukan guna menghindari kemacetan besar, kecelakaan, dan keterisolasian warga.

Pemerintah diharapkan segera merespons keluhan warga sebelum akses jalan benar-benar terputus total, terutama menjelang musim mudik Lebaran yang tinggal beberapa minggu lagi.(*)




Kolaborasi dan Sinergi Tangani Banjir, Gubernur dan Wali Kota Turun Bersama Tinjau Warga Terdampak

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Bersama Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi Maulana-Diza meninjau sejumlah wilayah dalam kota Jambi yang terdampak banjir, pada Senin siang (17/3/2025).

Adapun daerah yang ditinjau tersebut, yakni Lrg Madrasah RT 11 Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin, Jln K. H. A Tomok RT 12 Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, dan RT 01, Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura.

Tidak hanya meninjau warga yang terdampak banjir, dikesempatan itu Gubernur Al Haris bersama Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza turut menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa paket sembako yang dilangsungkan di Aula Kantor Camat Jambi Timur dan Kelurahan Penyengat Rendah Kecamatan Telanaipura.

Kepada awak media, usai tinjauannya, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa tinjauannya bersama Gubernur Jambi itu bertujuan untuk memantau langsung kondisi banjir yang melanda wilayah Kota Jambi, sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

Baca juga:  Walikota dan Wawako Jambi Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir dan Berikan Bantuan Sembako

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

Maulana juga mengungkapkan terimakasihnya kepada Gubernur Jambi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan kepada warga kota Jambi tersebut.

“Atas nama warga dan Pemkot Jambi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan bantuan serta hadir langsung untuk melihat kondisi banjir yang terjadi di Kota Jambi ini, dimana saat ini ada 1239 rumah telah terendam banjir,” ungkap Maulana.

Lanjut Maulana, sebagai upaya tanggap dalam posisi Siaga I bencana hidrometeorologi ini jajarannya terus memantau situasi dan telah menyiapkan mitigasi penanganannya, seperti menyiapkan berbagai bantuan, mulai dari logistik, tenda pengungsian, hingga dapur-dapur umum.

“Kami terus memantau situasi jika hujan terus turun lagi karena jumlah rumah yang terdampak bisa bertambah. Dan kami juga sudah memutuskan untuk memberikan bantuan sembako kepada warga yang terdampak, terutama mereka yang tidak bisa bekerja karena rumah mereka terendam apalagi sedang menjalani ibadah puasa,” singkat Wali Kota Maulana.

Baca juga:  Rayakan Hari Hak Konsumen, Hutama Karya Bagikan Takjil dan Voucher Makan di Jalan Tol

Baca juga:  Hari Ini Debit Sungai Batanghari Naik, Pemkot Tetapkan Siaga I, Ini Arahan Wali Kota Maulana

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan, rakyat harus dapat dilayani dalam kondisi apapun terlebih lagi dalam kondisi bencana banjir saat ini. Kata Al Haris, itu lah wujud hadirnya pemerintah ditengah masyarakat.

“Oleh karena itu, kami memastikan tidak ada warga yang tertinggal dan tidak mendapatkan bantuan, baik dalam hal kesehatan maupun bantuan lainnya,” tegasnya.

Dirinya juga menekankan komitmen pemerintah provinsi Jambi untuk terus mendukung pemerintah kota Jambi dalam upayanya menangani warga terdampak bencana banjir.

“Kota Jambi ini sangat dekat dengan pesisir Sungai Batanghari dan beberapa sungai kecil seperti Sungai Asam dan Danau Sipin. Maka, ketika curah hujan tinggi, luapan dari Sungai Batanghari pasti akan mempengaruhi kondisi di kota ini setiap tahunnya,” tekannya.

Baca juga:  Ivan Wirata Ajak Semua Perusahaan Jambi Dukung Zero ODOL

Baca juga:  Terpilih dalam Muscablub, Kemas Faried Alfarelly Siap Bawa Pramuka Kota Jambi ke Era Baru

“Kami Pemerintah Provinsi memiliki tugas untuk membantu semua Kepala Daerah se-Provinsi Jambi untuk selalu hadir langsung di lapangan guna memastikan warga yang terdampak mendapatkan bantuan sesuai yang dibutuhkan,” pungkasnya.

Tinjauan pimpinan kedua pemerintahan daerah itu menunjukkan komitmen bersama untuk berkolaborasi dan bersinergi guna memastikan keselamatan, kebutuhan dasar serta layanan kesehatan warga terdampak banjir dapat terpenuhi.

Dalam tinjauan tersebut, turut hadir para Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemprov dan Pemkot Jambi, serta Instansi vertikal Provinsi dan Kota Jambi.(*)




Walikota dan Wawako Jambi Dampingi Gubernur, Tinjau Lokasi Banjir dan Berikan Bantuan Sembako

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID – Kota Jambi mengalami musibah banjir bakibat curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Luapan Sungai Batanghari menyebabkan 1.239 rumah warga di berbagai wilayah, termasuk Kelurahan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura, terendam air.

Walikota Jambi, Maulana dan Wawako Diza bersama Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau langsung kondisi banjir pada Senin (17/03/2025).

Selain melihat dampak yang ditimbulkan, pemerintah daerah juga memberikan bantuan sembako bagi warga yang terdampak banjir.

Baca juga:  Libur Idul Fitri 1446 H ASN Ditetapkan, Berikut Jadwalnya dan Harapan Sekda Kota Jambi

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

“Terima kasih kepada Gubernur Jambi yang telah memberikan bantuan sembako dan meninjau langsung kondisi warga,” ujar Walikota Maulana.

Ia juga menambahkan bahwa, pemerintah Kota Jambi terus memantau perkembangan situasi dan siap menghadapi kemungkinan banjir yang lebih luas jika hujan kembali turun.

Banjir besar ini tidak hanya menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal sementara, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi.

Banyak kepala keluarga yang tidak dapat bekerja karena tempat usaha mereka terendam air.

Baca juga:  Hari Ini Debit Sungai Batanghari Naik, Pemkot Tetapkan Siaga I, Ini Arahan Wali Kota Maulana

Baca juga:  Walikota Maulana: Bantuan Ramadan 1446 H Jadi Sumber Harapan Bagi Anak Yatim Piatu

“Kami memutuskan untuk memberikan bantuan sembako kepada warga yang kesulitan. Alhamdulillah, kami mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jambi,” kata Maulana.

Pemerintah Kota Jambi mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir untuk tetap waspada, mengingat potensi hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(*)




Libur Idul Fitri 1446 H ASN Ditetapkan, Berikut Jadwalnya dan Harapan Sekda Kota Jambi

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID– Pemkot Jambi telah menetapkan jadwal libur bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jambi selama perayaan Idul Fitri 2025.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, libur Idul Fitri bagi ASN di Kota Jambi akan berlangsung mulai 28 Maret hingga 7 April 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jambi, A Ridwan menjelaskan bahwa, kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap keputusan pemerintah pusat yang tertuang dalam SKB 3 Menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama.

“Libur ASN pada perayaan Idul Fitri ini mengikuti keputusan bersama antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Kementerian Agama, serta Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar A Ridwan, Senin (17/3) di ruang kerjanya.

Baca juga:  Rakor Kepramukaan 2025: Sekda Kota Jambi Dorong Pengurus Pramuka untuk Lebih Berinovasi

Baca juga:  Sekda Sungai Penuh Yakini Ketersediaan Bahan Pokok Aman, Menjelang Momen Ramadan 1446 H

A Ridwan menambahkan bahwa, libur ini bertujuan memberikan kesempatan bagi ASN untuk merayakan hari besar keagamaan bersama keluarga dan menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendukung pemulihan suasana pasca-Idul Fitri yang lebih harmonis di lingkungan pemerintahan.

“Selama periode libur tersebut, kami berharap ASN dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk bersilaturahmi dan beristirahat,” kata dia.

“Kami juga berharap agar pelayanan publik yang mungkin terganggu selama libur dapat kembali normal setelahnya,” jelasnya.(*)




Walikota Jambi Maulana Sebut Sosialisasi Perda RTRW Penting, untuk Hindari Kesalahan Penggunaan Lahan

JAMBI, SEPUCUKJAMBI.ID- Wali Kota Jambi, Dr dr H Maulana MKM, menekankan sejumlah isu penting dalam rapat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dilaksanakan secara virtual pada Senin, 17 Maret 2025.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah mengenai Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Jambi yang telah resmi diundangkan.

Wali Kota Maulana menjelaskan bahwa Perda RTRW Kota Jambi Nomor 5 Tahun 2024 sudah sah dan menjadi langkah strategis dalam mengatur penggunaan lahan serta pembangunan di Kota Jambi.

“Alhamdulillah, Kota Jambi sudah memiliki Perda RTRW yang menjadi pedoman bagi setiap pembangunan dan pengembangan wilayah,” kata dia.

Baca juga:  Walikota Maulana: Bantuan Ramadan 1446 H Jadi Sumber Harapan Bagi Anak Yatim Piatu

Baca juga:  Walikota Jambi Maulana Tegaskan Kesiapsiagaan, dalam Apel Tanggap Darurat Bencana

“Kami akan terus mensosialisasikan Perda ini kepada seluruh warga, mulai dari Camat, Lurah, hingga RT, agar semua pihak paham tentang peruntukan kawasan dan menghindari kesalahan dalam pemanfaatan ruang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Maulana juga menekankan pentingnya Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang lebih terperinci.

RDTR ini akan segera diwujudkan dalam Peraturan Walikota (Perwal) yang diharapkan dapat mempermudah pemetaan kawasan dan mengurangi potensi kesalahan.

Seperti contohnya dalam penggunaan lahan, seperti pembangunan gudang di kawasan yang tidak sesuai peruntukannya.

Baca juga:  Optimalkan PAD, Maulana Buka Rakor Opsen PKB dan BBNKB Serta Launching Kendaraan Operasional Samsat Keliling

Baca juga:  Tekankan Pentingnya Kolaborasi, Walikota Maulana Bahas Strategi Peningkatan PKB dan BBNKB di Kota Jambi

“Saat ini kami sedang mempersiapkan Perwal yang lebih rinci mengenai RDTR, yang akan memberikan panduan jelas terkait peruntukan lahan di setiap titik di Kota Jambi,” jelasnya.

“Dengan adanya aturan yang jelas ini, dunia usaha juga akan lebih mudah dalam mengembangkan bisnisnya, karena mereka akan tahu lokasi yang tepat untuk usaha mereka,” tambah Wali Kota Maulana.(*)