“Jadi tahun ini jumlah keseluruhan PPPK kita berjumlah 5.907 lebih banyak dibandingkan ASN yang hanya 4. 200,” sebutnya.
“Dengan jumlah tersebut menyatakan, kekuatan pelayanan kita di masyarakat sangat dipengaruhi oleh semangat dan motivasi dari PPPK. Oleh karena itu, diharapkan PPPK dapat memberikan layanan publik terbaik, dan terus berinovasi,” lanjutnya.
Selain itu, Maulana juga mengingatkan terkait dengan kode etik dan kode perilaku selaku abdi negara, dengan menjunjung tinggi kehormatan dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
“Jadilah ASN BerAKHLAK yaitu ASN yang Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif. Untuk itu teruslah mengembangkan kompetensi diri, menguasai keterampilan yang diperlukan dalam bekerja dan tentunya teruslah bersyukur dengan menunjukkan integritas tinggi dalam melaksanakan tugas sebaik-baiknya,” ucapnya.
“Semua itu harus dikelola dengan baik dan saling bersinergi untuk mencapai visi dan misi Kota Jambi BAHAGIA (Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif dan Sejahtera) dalam segala aspek kehidupan yang harus diwujudkan dalam lima tahun ke depan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Jambi itu juga mengungkapkan kedepan jika ada regulasi yang membolehkan PPPK mempunyai jabatan akan langsung diseleksi siapa yang terbaik.
Wali Kota Jambi itu juga menyoroti adanya tenaga pendidik, yang tidak bisa mengikuti seleksi PPPK dikarenakan berbagai hal.
“Kami Pemerintah Kota telah mengambil langkah strategis, khususnya bagi guru-guru tahfiz dengan tetap menyiapkan insentif dari Bagian Kesra nantinya, namun bukan untuk menjadi honorer, sehingga masih bisa tetap bekerja,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Maulana mengucapkan selamat kepada para PPPK dan CPNS dilingkungan Pemkot Jambi, teruslah menjaga sikap dan perilaku.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa saudara memiliki kompetensi.Untuk itu, sekali lagi Saya berharap agar PPPK dan CPNS dapat bekerja dengan baik, mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan yang terpenting adalah untuk tidak merasa berpuas diri, teruslah belajar dan meningkatkan kapasitas diri, menunjukkan kinerja yang baik dan memahami kultur atau budaya kerja dimana saudara berada,” pungkasnya.







