SENGETI, SEPUCUKJAMBI.ID – Tumpukan sampah rumah tangga mengular di RT 13 dan RT 21, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, membuat lingkungan sekitar terganggu.
Bau busuk menyengat tercium sejak jauh, bahkan mengganggu pengendara yang melintas setiap hari.
Pantauan di lokasi, sampah berserakan dan sebagian menggunung, sebagian lagi tercecer.
Titik penumpukan berada tepat di depan sekolah, sehingga lingkungan belajar ikut terdampak.
Andun, salah satu pengendara, mengaku terganggu.
“Baunya menyengat sekali, apalagi siang hari. Kami yang lewat jadi tidak nyaman, harus menahan napas,” katanya.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi, Muhammad Rifai, membenarkan adanya penumpukan sampah di kawasan tersebut.
Menurut Rifai, pengangkutan sampah sebenarnya dilakukan setiap hari. Namun, volume sampah yang tinggi melebihi kapasitas armada yang tersedia.
“Diangkut tiap hari, tapi karena jumlah sampah banyak, tidak terangkut semua,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterbatasan armada menjadi kendala utama. Truk pengangkut kerap sudah penuh sebelum seluruh sampah bisa diangkut.
“Diangkut sebagian lantaran mobilnya sudah penuh,” tutup Rifai.(*)







