Arti SPH, CYL, Axis dan PD pada Resep Kacamata, Wajib Tahu!

Bingung membaca resep kacamata? Simak penjelasan lengkap arti SPH, CYL, Axis, Add, dan PD agar tidak salah memilih lensa dan mendapatkan penglihatan yang nyaman serta jelas.

SEPUCUKJAMBI.ID – Resep kacamata bukan sekadar deretan angka dan singkatan yang membingungkan.

Dokumen ini merupakan hasil pemeriksaan mata yang dilakukan oleh dokter mata atau optometris untuk menentukan kekuatan lensa yang sesuai dengan kondisi penglihatan seseorang.

Memahami isi resep kacamata sangat penting agar Anda tidak salah memilih lensa.

Kesalahan membaca resep bisa membuat penglihatan tetap buram, tidak nyaman, bahkan menimbulkan pusing.

Mengenal Struktur Resep Kacamata

Biasanya resep ditulis dalam bentuk tabel dengan dua kolom utama:

  • OD (Oculus Dexter): untuk mata kanan

  • OS (Oculus Sinister): untuk mata kiri

Beberapa resep juga mencantumkan kolom tambahan untuk kebutuhan melihat jauh atau dekat.

Berikut istilah yang paling sering muncul dalam resep kacamata:

1. Sphere (SPH)

SPH menunjukkan kekuatan lensa utama dalam satuan diopter.

Contoh:
Jika tertulis SPH -2.50 pada OD, artinya mata kanan membutuhkan lensa minus 2,50 agar dapat melihat jauh dengan jelas.

2. Cylinder (CYL)

CYL digunakan untuk mengoreksi astigmatisme, yaitu kondisi ketika kelengkungan kornea atau lensa mata tidak merata sehingga penglihatan menjadi kabur atau berbayang.

Semakin besar angka CYL, semakin kuat koreksi astigmatisme yang diperlukan. Jika kolom ini kosong, berarti tidak ada astigmatisme yang perlu dikoreksi.

3. Axis

Axis hanya muncul jika terdapat nilai CYL. Angka ini menunjukkan arah koreksi astigmatisme dalam derajat, mulai dari 0 hingga 180.

Nilai Axis tidak menunjukkan tingkat keparahan, melainkan orientasi posisi lensa silinder agar sesuai dengan kondisi mata.

4. Add

Add biasanya terdapat pada resep kacamata baca atau lensa progresif. Nilai ini menunjukkan tambahan kekuatan lensa pada bagian bawah untuk membantu melihat objek dekat.

Contoh:
Jika tertulis Add +1.50, berarti ada tambahan kekuatan 1,50 diopter untuk membantu membaca atau melihat layar ponsel.

image_pdfimage_print
Baca juga:  Terlalu Banyak Garam Bisa Berbahaya, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Pos terkait