SEPUCUKJAMBI.ID – Fenomena krisis kesehatan mental kini menjadi isu global yang terus meningkat, termasuk di kalangan Generasi Z.
Generasi Z merupakan golongan individu yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an.
Di era modern yang dipenuhi tekanan digital dan dominasi media sosial, kelompok ini menghadapi tantangan mental yang semakin kompleks.
Menurut studi American Psychological Association (APA), Generasi Z tercatat memiliki tingkat stres tertinggi dibanding generasi lainnya. Hanya 45 persen di antara mereka yang menyatakan memiliki kesehatan mental yang baik atau sangat baik. Selain itu, mereka juga lebih rentan mengalami gangguan seperti depresi, kecemasan, bipolar, dan ADHD.
Generasi Z dikenal tumbuh dalam lingkungan serba digital dan terhubung melalui berbagai perangkat.
Tekanan sosial, tuntutan kesempurnaan, serta kehidupan online yang terus berlangsung dinilai turut memengaruhi kondisi mental mereka.
Berikut ini beberapa ciri gangguan kesehatan mental yang sering muncul pada Generasi Z:
1. Perubahan Pola Makan
Gangguan makan seperti anoreksia, bulimia, atau kebiasaan makan yang tidak sehat sering terjadi pada Generasi Z.
Hal ini karena tak jarang dari mereka yang merasa mendapat tekanan untuk memiliki bentuk tubuh yang sempurna, sesuai dengan standar kecantikan yang sering ditampilkan di media sosial.
Kecanduan media sosial dan gadget dapat mengganggu pola tidur Generasi Z. Alhasil, mereka menjadi kurang tidur dan istirahat.
Kekurangan tidur atau istirahat ini pastinya bisa memengaruhi kesehatan mental mereka.
3. Mood Swing
Gangguan kesehatan mental bisa menyebabkan seseorang mengalami perubahan suasana hati yang ekstrem dan tidak stabil. Hal ini bisa berdampak pada perilaku impulsif, agresif, atau menarik diri dari lingkungan sosial.
4. Penurunan Fungsi Otak
Tekanan yang berlebihan, kurang tidur, dan kecanduan teknologi dapat menyebabkan penurunan fungsi otak. Generasi Z bisa saja menjadi kesulitan berkonsentrasi dan mengambil keputusan.
5. Berkurangnya Interaksi Sosial







