Pengendara Keluhan Mobil Mogok Setelah Isi Pertalite di SPBU Pal 10 Tebo

Sejumlah pengendara mengeluh setelah isi Pertalite di SPBU Pal 10 Tebo — mobil mereka mendadak mogok. SPBU membantah ada kerusakan dan mengklaim bahan bakar sesuai standar.
Dengarkan

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Seorang pengendara mobil mengeluhkan kualitas BBM jenis Pertalite di SPBU Pal 10, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Jambi.

Setelah mengisi BBM tersebut, mobilnya mendadak mogok saat berkendara.

Munasdi, warga Kabupaten Bungo, menceritakan kronologi kejadian pada Jumat siang (10/10/2025). Ia mengisi sekitar 30 liter Pertalite di SPBU Pal 10 lalu melanjutkan perjalanan ke Bungo.

Namun, tak lama kemudian mobilnya mengalami ngadat, padahal sebelum mengisi BBM di SPBU tersebut kondisi mesin masih normal.

Baca juga:  PPDB Resmi Diganti SPMB, Ini Sistem Baru Penerimaan Siswa 2026/2027

“Setelah saya keluarkan BBM yang saya isi di Pal 10 dan ganti dengan BBM baru, mobil kembali normal. Tapi saya takut menggunakan bensin itu lagi,” ujarnya, Selasa (14/10/2025).

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Mesran, pengendara lain, yang setelah mengisi Pertalite di SPBU KM 10 mengaku kendaraannya sama-sama bermasalah dan tidak dapat menyala.

Baca juga:  Karhutla di Tanjab Barat Jadi Perhatian, Empat Tersangka Sudah Diproses Hukum

Ia menyebut sudah banyak yang mengalami hal serupa sejak SPBU tersebut beroperasi, namun belum ada pihak yang berani mengajukan komplain.

Menanggapi hal ini, Manager SPBU Pal 10, Faisal, menyatakan tidak mengetahui adanya keluhan serentak dari konsumen. Menurutnya, banyak pelanggan mengisi di SPBU-nya tanpa mengajukan komplain.

“Kami selalu mengecek SG (specific gravity) BBM setiap masuk, sesuai standar Pertamina,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sampel bensin dari hari Jumat masih disimpan, tetapi menolak untuk melakukan pemeriksaan ulang atas bahan bakar yang telah keluar dari pompa.

Baca juga:  Antisipasi Kelangkaan, Polres Tebo Awasi Distribusi BBM Bersubsidi

“Bensin yang sudah keluar tidak lagi jadi tanggung jawab kami. Namun kita masih menyimpan sampel hari Jumat,” pungkasnya.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait