Jambi, SEPUCUKJAMBI.ID – Wali Kota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, M.K.M, turut mendampingi Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos.MH, melakukan peresmian sekaligus melepas armada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Lazuardi Kendari yang bertempat di JI. Nusa Indah 2 No. 23 Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatam Telanaipura, Kota Jambi, pada Senin pagi (28/07/2025).
Program SPPG merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Daerah dan sektor swasta dalam upaya menciptakan generasi sehat dan bebas stunting. Pelepasan ini juga menandai dimulainya distribusi makan siang bergizi gratis (MBG) untuk 14 sekolah dasar di kawasan Nusa Indah, Kota Jambi, di bawah koordinasi penuh Yayasan Lazuardi Kendari yang dipimpin H. Alven Stoni.
Diresmikannya SPPG Yayasan Lazuardi Kendari ini sebagai bagian dari pemenuhan terhadap gizi masyarakat, terutama untuk anak-anak, ibu hamil, dan menyusui, serta mendukung program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh pemerintah untuk menciptakan kualitas Sumber Daya Manusia yang handal untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Serta diharapkan memberikan dampak positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengapresiasi kepada para pengusaha dan seluruh pihak yang terlibat dalam pendirian serta operasional SPPG ini.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dan kerja keras para pengusaha serta semua pihak yang telah mewujudkan SPPG ini. Ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan berdaya,” ujarnya.
Dirinya mengatakan, hadirnya SPPG ini juga memberikan dampak positif sangat luas, tidak hanya meningkatkan gizi anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Jambi.
“Pemenuhan gizi yang optimal adalah fondasi utama untuk membangun generasi yang cerdas dan produktif. SPPG ini akan berperan vital dalam memastikan setiap individu mendapatkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas,” katanya.
Selain itu, Ia juga menyoroti, penyerapan 2000 tenaga kerja dengan hadirnya SPPG di Kota Jambi saat ini, dengan harapan dapat berkontribusi pada penurunan tingkat pengangguran terbuka.







