Lapas Muara Tebo Digerebek 117 Personel Gabungan, HP hingga Narkoba Jadi Sasaran

Sebanyak 117 personel gabungan merazia Lapas Muara Tebo. Brimob, Polres, BNNK dan TNI ikut menyisir seluruh blok untuk memperkuat Zero Halinar.
Dengarkan

MUARATEBO, SEPUCUKJAMBI.ID – Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Tebo diperketat.

Sebanyak 117 personel gabungan diterjunkan dalam razia dan tes urine terhadap pegawai serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis  24 September 2026.

Kekuatan tersebut terdiri atas 55 personel Aparat Penegak Hukum (APH) dari luar Lapas Muara Tebo dan 62 petugas internal Lapas.

Dari unsur eksternal, 20 personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jambi dipimpin Wakil Komandan AKP Yusrizal Amri.

Kemudian 21 personel Polres Tebo dipimpin Kabag Ops Polres Tebo Jecky Arman Putra, enam personel BNNK Kabupaten Bungo, serta delapan personel Kodim 0416/Bungo Tebo.

Dengan dukungan personel lintas institusi tersebut, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap blok dan kamar hunian.

Baca juga:  Kanwil Ditjenpas Jambi Pindahkan 32 Napi High Risk ke Nusakambangan

Kegiatan dipimpin langsung Kalapas Muara Tebo Mukhlisin Fardi. Petugas menyisir satu per satu kamar, mulai dari Blok A, Blok B, Blok C hingga kamar tahanan.

Razia menyasar potensi keberadaan handphone, narkoba, senjata tajam dan barang terlarang lainnya.

Pemeriksaan sekaligus menjadi bagian dari deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Razia kali ini berbeda dari pelaksanaan sebelumnya karena melibatkan dukungan puluhan personel dari berbagai institusi penegak hukum.

Mukhlisin mengatakan, pengerahan kekuatan gabungan dilakukan untuk memastikan pemeriksaan dapat berlangsung optimal.

Sekaligus memperkuat komitmen Lapas Muara Tebo terhadap program Zero Halinar, yakni upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.

Baca juga:  Lapas Kelas IIA Jambi Gelar Kurban Iduladha, Perkuat Pembinaan dan Kepedulian Sosial

“Pelaksanaan razia ini menunjukkan keseriusan kami dalam menjaga komitmen Zero Halinar. Dengan melibatkan kekuatan personel yang lebih besar, kami ingin memastikan seluruh blok dan kamar diperiksa secara optimal, tetap humanis, dan sesuai prosedur,” ujar Mukhlisin.

Menurutnya, sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Wakil Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jambi, AKP Yusrizal Amri mengatakan keterlibatan personelnya merupakan bentuk dukungan terhadap pengamanan Lapas Muara Tebo.

“Kami hadir sebagai bentuk sinergi dengan Lapas Muara Tebo untuk bersama-sama menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan di lingkungan Pemasyarakatan,” katanya.

Dukungan serupa disampaikan Kabag Ops Polres Tebo Jecky Arman Putra. Ia menilai koordinasi lintas aparat penting untuk memperkuat deteksi dini.

Baca juga:  Tradisi Pedang Pora Warnai Perpisahan Wakapolda Jambi, Sambut Pengganti Baru

“Sinergi antar-APH sangat penting dalam kegiatan seperti ini. Kami siap mendukung upaya deteksi dini dan menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” ujarnya.

Keterlibatan Brimob, Polres Tebo, BNNK Bungo dan Kodim 0416/Bungo Tebo membuat operasi kali ini memiliki dukungan lintas institusi.

Selain pemeriksaan kamar hunian, kegiatan juga disertai tes urine terhadap pegawai dan WBP sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Melalui operasi gabungan tersebut, Lapas Muara Tebo menegaskan kembali komitmennya memperketat pengawasan sekaligus membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan bebas dari Halinar.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait