Harga Emas Antam Melonjak Rp40.000 Hari Ini, Tembus Rp3.085.000 per Gram

Ilustrasi emas ANTAM
Dengarkan

JAKARTA, SEPUCUKJAMBI.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Sabtu pagi.

Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia yang dipantau di Jakarta pukul 08.47 WIB, harga emas Antam melonjak Rp40.000 per gram.

Sebelumnya berada di level Rp3.045.000 per gram, kini harga emas Antam menembus Rp3.085.000 per gram.

Tak hanya harga jual, nilai beli kembali (buyback) juga ikut menguat menjadi Rp2.864.000 per gram.

Baca juga:  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp2.940.000 per Gram

Harga ini berlaku untuk transaksi di Butik Emas LM dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global.

Untuk penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:

  • 1,5 persen bagi pemegang NPWP

  • 3 persen untuk non-NPWP

PPh 22 tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi buyback.

Baca juga:  Update Harga Emas Antam Minggu Ini: 1 Gram Masih Rp2,9 Juta

Sementara itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017 dengan rincian:

  • 0,45 persen untuk pemegang NPWP

  • 0,9 persen untuk non-NPWP

Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22.

Berikut rincian harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan:

  • 0,5 gram: Rp1.592.500

  • 1 gram: Rp3.085.000

  • 2 gram: Rp6.110.000

  • 3 gram: Rp9.140.000

  • 5 gram: Rp15.200.000

  • 10 gram: Rp30.345.000

  • 25 gram: Rp75.737.000

  • 50 gram: Rp151.395.000

  • 100 gram: Rp302.712.000

  • 250 gram: Rp756.515.000

  • 500 gram: Rp1.512.820.000

  • 1.000 gram (1 kg): Rp3.025.600.000

Baca juga:  HUT Kota Jambi ke-80, Sinsen Honda Hadirkan Diskon Motor hingga Servis Murah

Kenaikan harga emas ini menjadi perhatian investor dan masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai di tengah dinamika ekonomi global.

Dengan tren yang terus bergerak, investor disarankan memantau pergerakan harga secara berkala sebelum melakukan transaksi.(*)

image_pdfimage_print

Pos terkait