Cerpen karya: Lilyana Agnesia. S
Rami yang berusia sebelas tahun berlari ke toko kecil milik orangtuanya di pinggir jalan.
Toko itu penuh dengan aroma nasi goreng dan ayam bakar.
Ayahnya sedang memasak di dapur, ibunya melayani pelanggan.
“Rami, tolong bantu ibu ya,” kata ibunya sambil tersenyum lelah.
Rami mengangguk cepat.
Ia tahu ia harus membantu, karena orangtuanya sibuk sekali hari ini karena memiliki banyak pelanggan.
Rami mulai mencuci piring di wastafel cuci piring.
Ia memutar keran, air mengalir deras, piring-piring kotor dari pelanggan sebelumnya menumpuk tinggi.
Rami menggosok kuat-kuat dengan sabun, air sabun berbuih putih.
Ia merasakan tangannya basah dan dingin, tapi ia terus bekerja.
“Aku bisa lakukan ini,” pikirnya.
Itu kesadaran dirinya sendiri, Rami tahu kekuatannya dan tidak akan merasa lelah segera.
Tiba-tiba, pintu toko terbuka lebar.
Masuklah teman-temannya yaitu Lina, Budi, Sari, dan Toni.
“Hai, Rami! Kami lapar nih,” kata Lina sambil melambaikan tangan.
Rami tersenyum lebar.
“Ayo, duduk dulu, aku lagi bantu ibu.”
Mereka duduk di meja kayu, memesan nasi goreng dan jus jeruk dengan uang jajan yang diberikan orangtua mereka masing-masing.
Ibunya sibuk melayani pelanggan lain.
Rami cepat membersihkan meja kosong dengan lap basah.
Ia menyeka kuat-kuat, debu dan remah-remah terbang.
“Meja ini harus bersih,” gumamnya.
Ia mengontrol emosinya, tidak marah meski tangannya pegal.
Itu pengendalian diri Rami tetap tenang dan fokus.
Lina yang melihat Rami bekerja merasa iba.
“Kami bantu ya, Rami,” katanya.
Mereka ikut membersihkan meja.
Budi menyapu lantai, Sari membereskan kursi-kursi, dan Toni mengambil sampah.
Rami merasakan hati hangat.
Ia terharu, bisa merasakan kelelahan ibunya dan kebaikan teman-temannya.
“Terima kasih, teman-teman. Ini membantu sekali,” kata Rami sambil tersenyum.
Ayahnya keluar dari dapur, membawa piring nasi goreng panas.
“Wah, banyak bantuan hari ini!” serunya.
Rami dan teman-temannya tertawa. Mereka makan bersama di meja yang sudah bersih.
Rami mengunyah nasi gorengnya, rasa pedas dan gurih.







