Diza menambahkan, kehadiran EO yang profesional tak hanya berdampak pada kesuksesan event, tetapi juga membuka peluang lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi teman-teman EO yang terus berjuang untuk menyajikan event berkualitas. Ini bukan hanya soal hiburan, tapi juga soal dampak ekonomi dan kesempatan kerja, khususnya bagi generasi muda,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Diza berharap Backstagers Indonesia Jambi dapat menjadi motor penggerak industri event yang berdampak nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.
“Semoga Backstagers terus berkembang dan mampu menjadi wadah yang positif bagi anak-anak muda di Jambi, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholders,” tutupnya.
Backstagers Indonesia merupakan salah satu komunitas event terbesar di Indonesia yang menjadi wadah resmi bagi para pelaku Event Organizer (EO) yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
Sejak pertama kali hadir di Jambi, Backstagers sudah memiliki sembilan anggota aktif dan siap memperluas jaringan kolaborasi di berbagai sektor event dan pariwisata.
Komunitas ini telah berdiri selama delapan tahun dan berbadan hukum sejak 2020.
Hingga kini, Backstagers telah menaungi lebih dari 363 perusahaan yang tersebar di 18 provinsi dengan total anggota mencapai 6.478 pekerja event.
Perannya sangat signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi melalui penyelenggaraan event, pariwisata, budaya, dan berbagai sektor ekonomi kreatif lainnya.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Kemasyarakatan dan SDM Temawisman, Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi Imron, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kebudayaan Kota Jambi Mariani Yanti, jajaran pengurus Backstagers Indonesia Jambi, serta tamu undangan lainnya.(*)







