SEPUCUKJAMBI.ID – Garam memang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dan fungsi saraf.
Namun, jika dikonsumsi berlebihan, natrium justru dapat memicu gangguan kesehatan secara perlahan tanpa disadari.
Banyak orang tidak menyadari tubuhnya kelebihan garam karena gejalanya muncul ringan, tetapi konsisten.
Dokter gizi klinis, dr. Maya Putri, menjelaskan bahwa kelebihan natrium sering berasal dari pola makan tinggi makanan olahan.
“Sebagian besar asupan garam harian justru datang dari makanan kemasan dan siap saji, bukan dari garam dapur yang kita tambahkan sendiri,” ujarnya.
Berikut sejumlah tanda tubuh kelebihan garam yang perlu diwaspadai:
1. Rasa haus berlebihan
Asupan natrium yang tinggi menarik cairan keluar dari sel tubuh. Akibatnya, tubuh terus memberi sinyal haus meski sudah cukup minum.
2. Wajah, tangan, atau kaki terlihat bengkak
Retensi cairan menjadi respons umum saat tubuh kelebihan garam. Pembengkakan ringan biasanya terlihat di wajah, jari tangan, dan pergelangan kaki.
3. Tekanan darah cenderung naik
Kadar natrium yang berlebih meningkatkan volume darah, sehingga tekanan pada pembuluh darah ikut meningkat tanpa gejala yang jelas.
4. Sering sakit kepala atau pusing
Perubahan tekanan darah dan keseimbangan cairan dapat memicu sakit kepala, terutama setelah mengonsumsi makanan asin.
5. Perut terasa kembung dan tidak nyaman
Penumpukan cairan di sistem pencernaan membuat perut terasa penuh, kencang, dan kurang nyaman.
6. Perubahan frekuensi buang air kecil
Ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan natrium, sehingga seseorang bisa lebih sering buang air kecil.
7. Tubuh mudah lelah
Ketidakseimbangan elektrolit dapat memengaruhi kerja otot dan saraf, membuat tubuh terasa lemas meski tidak beraktivitas berat.
8. Kram otot lebih sering terjadi
Kelebihan natrium dapat mengganggu keseimbangan mineral lain seperti kalium, yang berperan penting dalam fungsi otot.
9. Mulut terasa kering
Kadar garam yang tinggi bisa menurunkan produksi air liur, menyebabkan mulut terasa kering dan lengket.
Jika kondisi ini berlangsung lama, risiko gangguan kesehatan serius seperti hipertensi, penyakit jantung, dan gangguan ginjal dapat meningkat.
Karena itu, membatasi konsumsi makanan tinggi garam dan lebih cermat membaca label nutrisi menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang.(*)







